Di Lebanon, para pengunjuk rasa yang nyaris jatuh miskin karena ekonomi yang hancur sebelum kasus virus terjadi menyerbu dan membakar bank-bank.
Para pemain di Timur Tengah memang harus mengkaji ulang kebijakan luar negeri mereka yang ambisius, mahal, dan kadang-kadang berbahaya. Hari-hari mereka membeli pengaruh dan melakukan perang proksi mungkin sudah berakhir.
Lina Khatib, kepala program Timur Tengah di Chatham House memandang kekuatan regional seperti Arab Saudi dan Iran harus mengkaji ulang pengaruh mereka di Timur Tengah.
Mereka terpaksa harus menentukan prioritas...mengorbankan berbagai hal yang sebelumnya tidak pernah diantisipasi sebelumnya, misalnya terkait dengan Yaman dan Suriah, ujarnya.
Konsekuensi ekonomi virus corona merusak semua pihak, mulai dari miliarder minyak di Teluk sampai ke pekerja harian di Mesir.
Di negara-negara yang lebih miskin, jutaan orang hanya bergantung pada uang yang mereka dapat setiap hari. Jika mereka tidak dapat bekerja karena larangan keluar, maka mereka tidak memiliki uang untuk membeli makanan.
Iran membuka kembali perbatasannya agar dapat berdagang. Padahal sebelumnya wabah dilaporkan menewaskan lebih dari 6.000 orang dari 97.000 yang terinfeksi. Virus melanda sementara sanksi AS telah menyerang ekonomi Iran.
Ibadah haji berperan penting pada ekonomi Timur Tengah.
Irak, yang telah merugi triliunan dolar karena minyak, juga bergantung pada jutaan jemaah Syiah, terutama dari Iran. Di Arab Saudi, kota Mekah memberlakukan larangan keluar rumah, dan memperkirakan ibadah haji tahunan pada bulan Juli akan dibatalkan.
Baca Juga: Cabuli Anak Temannya Hingga Hamil 4 Bulan, Seorang Lansia Ditangkap Polisi
Amarah meningkatAnjloknya harga minyak berarti penurunan besar pemasukan negara-negara yang sebelumnya kuat keuangannya.
Rencana besar-besaran Arab Saudi untuk mendiversifikasi ekonominya sepertinya tidak mungkin dilakukan.
Aljazair, negara yang 60% pemasukannya dari minyak dan gas, telah memotong sepertiga anggarannya. Pada bulan Maret, gerakan protes Hirak menghentikan unjuk rasa mingguan yang telah dilakukannya selama setahun karena virus corona. Namun setelah pemotongan itu terasa, mereka akan kembali.
Pemberontakan Arab tahun 2011 digerakkan kemarahan generasi muda yang meyakini masa depan mereka dihancurkan. Harapan bagi perubahan nyaris hancur. Tetapi kemarahan telah muncul kembali sebelum wabah terjadi.
Kehancuran karena pandemi dapat kembali menciptakan ledakan politik.
Berita Terkait
-
Melihat Penyulaman Kiswah Kabah di Kota Makkah
-
Donald Trump Pertimbangkan Kembali Operasi Militer di Timur Tengah
-
Krisis Energi Global Mulai Hantam Industri AMDK, Apa Dampaknya Bagi Konsumen?
-
Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19
-
Prabowo Bertemu Marcos Jr di KTT ASEAN, Stabilitas Asia Tenggara Jadi Prioritas
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Warga Jakarta Kini Wajib Pilah Sampah dari Rumah, Bagaimana Aturan dan Caranya?
-
Kasus Kekerasan Seksual di Depok Meningkat, Wakil Wali Kota Ungkap Fakta di Baliknya
-
Waspada Malaria Knowlesi! Penyakit 'Kiriman' Monyet yang Mulai Mengintai Manusia
-
Geger Kabar Syekh Ahmad Al Misry Ditangkap, Polri: Tersangka Masih Sembunyi di Mesir
-
Demo Depan KPK, GMNI DKI Desak Usut Dugaan Mega Korupsi Rp 112 Triliun di Proyek KDMP
-
Kementerian PKP dan KPK Sinkronkan Aturan Baru Program BSPS untuk Rakyat
-
4 Anggota BAIS Penyiram Air Keras Ngaku Salah, Siap Minta Maaf Langsung ke Andrie Yunus
-
Ahmad Rizal Ramdhani, Dari Korps Zeni Menuju Penguatan Ketahanan Pangan Nasional
-
Diplomasi Dudung Abdurachman dengan Dubes Saudi: Ada Undangan Resmi untuk Prabowo Haji Tahun 2027
-
Senyum-senyum Donald Trump Tiba di Beijing Disambut Nyanyian 300 Remaja China