Suara.com - Seorang kurir di Malaysia nyaris dijebloskan ke penjara lantaran dicurigai membawa paket berisi narkoba. Ia diduga membawa paket berisi sabu-sabu yang ternyata merupakan donat gula.
Insiden nyaris salah tangkap itu diunggah oleh akun Twitter bernama @HassrayMohammad. Ia menceritakan kisah seorang kurir yang hampir ditangkap polisi gara-gara membawa paket berisi donat gula.
"Hahahah aduh buat pasal betul lah orang yang jual donut packing gula macam tu. Tak pasal menggelupur orang yang delivery tu dengan polis," tulis @HassrayMohammad.
"Hahaha ada saja penjual donat yang mengemas gula seperti itu. Pantas saja ada polisi yang curiga." (--red)
Penangkapan itu terjadi bukan karena sebab. Ini karena gula putih yang jadi taburan donat itu dibungkus secara terpisah di dalam plastik sehingga terlihat sangat mirip seperti narkoba.
Namun, sang kurir sengaja membungkusnya demikian karena permintaan dari pelanggan. Ia diminta memisahkan gula putih dengan donat agar gula tersebut tidak mencair saat paketnya sampai.
Beruntung, sang kurir tidak jadi ditangkap lantaran seorang polisi akhirnya mencoba gula itu. Barulah mereka percaya kalau paket tersebut memang bukan berisi narkoba.
Dikutip dari World of Buzz, seorang polisi akhirnya berinisiatif untuk mencoba bubuk gula berwarna putih itu. Sebelumnya, ia meminta sang kurir untuk mencobanya, namun karena sang kurir sedang puasa, maka akhirnya ia yang terpaksa mencobanya sendiri.
Warganet yang mengetahui kejadian itu pun sontak menjadi heboh. Mereka mengaku merasa terhibur dengan insiden tersebut.
Baca Juga: Update Corona RI 19 Mei, 18.496 Orang Terinfeksi COVID-19, 4.467 Sembuh
"Weh kalau dia suruh rasa untuk confirm kan, habis kalau tu dadah betul?? Tak masal high pulak polis tu hahaha," kata @tartcadburyy. Wah kalau diminta buat memastikan dan ternyata beneran narkoba apa enggak melayang itu polisinya hahaha.
"Minta orang jual tulis "GULA UNTUK DONUT"," kata @Ismail_Hakim96.
Berita Terkait
-
Sabu 50 Kg Disamarkan Label Durian, Kurir Ditangkap sebelum Masuk Kampung Bahari
-
Tergiur Rp26 Juta, Pasutri Ini Ditangkap Saat Jadi Kurir Sabu 19 Kg di Tambora
-
Plot Twist! Kurir Narkoba Kecelakaan di Tol Lampung, Nyabu Dulu Sebelum Bawa 194 Ribu Ekstasi
-
Siasat Licik Bandar Libatkan Anak Jadi Kurir Narkoba, Bareskrim: Supaya Gampang Lepas!
-
Geger! Narkoba Disulap Jadi Cairan Vape, Jaringan Om Bos Terbongkar Dramatis di Jakarta
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
Terkini
-
Dulu Cap PKI Sekarang 'Antek Asing', Pola Lama Bungkam Kritik dengan Wajah Baru
-
Terduga Pembunuh Wanita Muda di Hotel Kebayoran Baru Ditangkap
-
Gugur Gunung Tandang Gawe, Saat Wayang Bicara Soal Kriminalisasi dan Ketimpangan Sosial
-
Jokowi Dijadwalkan Kunjungi Lampung Akhir Juni, PSI Sebut Antusiasme Warga Tinggi
-
Buntut Aksi Anarkis Viral di Tol JORR, Sopir Taksi Online Diciduk Polisi di Ciputat
-
Skandal WO Marwah: 58 Calon Pengantin Tertipu, Total Kerugian Tembus Rp2,6 Miliar
-
Tak Perlu Tunggu 32 Tahun, Ray Rangkuti Ungkap Alasan Rezim Sekarang Lebih Cepat Digoyang
-
Gagal 'Pelaminan', Pasutri Pemilik WO Marwah Kini Berakhir di Sel Tahanan
-
Prabowo Diminta 'Pensiun' Keliling Dunia, Saatnya Oper Misi Diplomatik ke Menlu Sugiono
-
Dinasti Politik Tak Lagi Vulgar Ala Orba, Kini Lebih Licin dan 'Main Cantik'