Suara.com - Sebanyak lima puluh pedagang Pasar Perumnas Klender Jakarta Timur diperkirakan pernah kontak dengan pengidap positif COVID-19 yang juga sesama profesi di kawasan itu.
"50 orang ini hasil dari pelacakan kami dari pasien positif sebelumnya," kata Kepala Puskesmas Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, Rita Wedya Astuti di Jakarta, Jumat (29/5/2020).
Puluhan pedagang tersebut, kata Rita, saat ini berstatus sebagai orang dalam pengawasan (ODP) sehingga diharuskan menjalani tes cepat (rapid test) dan swab.
Kegiatan tes tersebut dilaksanakan Jumat ini bertempat di pelataran parkir Pasar Perumnas Klender dengan 50 pedagang sebagai peserta.
Hasil swab akan disampaikan kepada peserta pada Minggu (31/5). Sedangkan hasil tes cepat sudah bisa keluar beberapa menit setelah tes dilakukan.
Sebelumnya, sudah ada lima pedagang Pasar Perumnas Klender dinyatakan tertular COVID-19.
Kondisi itu diketahui setelah Puskesmas setempat menggelar kegiatan tes kesehatan terhadap pedagang pada Jumat (22/5), pekan lalu.
Sebanyak empat pedagang saat ini dirawat di Wisma Atlet Kemayoran Jakarta Pusat dan satu pedagang lainnya di RSUD Duren Sawit.
Petugas Kelurahan Klender juga telah menyemprotkan disinfektan di seluruh area pasar untuk mencegah penularan kepada konsumen maupun pedagang lainnya.
Baca Juga: Suruh Jokowi Mundur, Bareskrim Korek Peran Pecatan TNI Ruslan Buton
Berita Terkait
-
Perusahaan Harus Sering Semprot Disinfektan di Ruang Kerja Saat New Normal
-
Diboikot Warga Desanya, Pria Ini Pilih Lakukan Karantina di Mobil
-
Jelang New Normal, Masjid Istiqlal Masih Tunggu Imbauan Pemerintah
-
Viral Sopir Ojol Pasang Sekat Plastik Malah Diprotes, Publik: New Normal
-
Tunggu Perintah Anies, Rumah Ibadah Akan Dibuka Saat New Normal
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Dukung Iran, Organisasi Houthi Siap Blokir Jalur Minyak Laut Merah
-
Apa Itu OSD HMT ITB? Mengenal Tradisi Musik Mahasiswa Tambang yang Sarat Lirik Mesum
-
Golkar Desak RUU Pemilu Segera Dibahas Jika Ingin Ada Perubahan: Akhir Tahun Tahapan Dimulai!
-
Analis Beberkan Dampak Mengerikan Bagi Asia Jika Iran Tutup Laut Merah
-
Kata Nelayan Ciliwung Soal Ikan Sapu-sapu: Jadi Hama Sekaligus Bahan Baku Cilok
-
Mendadak! Warga China Berbondong Mempelajari Sejarah Iran, Lho Ada apa?
-
Manuver Diam-diam Jepang demi Selat Hormuz, Hubungi Iran Minta Hal Ini
-
Jangan Diam! Siulan dan Chat Mesum Bisa Dipidana, Begini Cara Lapor Kekerasan Seksual Verbal
-
Yasonna Laoly Minta Warga Berani Lapor Pelecehan Seksual, Termasuk yang Verbal
-
Bantu Zarof Ricar Cuci Uang, Produser Film Sang Pengadil Agung Winarno Resmi Tersangka