Suara.com - Pengusaha muda asal Batam yang juga YouTuber Putra Siregar tersandung kasus kepabeanan di Jakarta.
Meski demikian, program kurban ratusan hewan yang direncanakan Putra Siregar terus berjalan.
Ketua program Qurban Putra Siregar Peduli, Nurul Syafitri menuturkan, untuk Kota Batam pihaknya sudah menyiapkan sebanyak 315 hewan qurban.
Sementara 50 hewan kurban juga sudah terdata di 9 kota besar di Indonesia.
"Satu hewan kurban juga ada di Palestina, satu ekor Unta," kata Nurul saat dihubungi pada Selasa (28/7/2020).
Untuk pendistribusian daging kurban tersebut akan dibagikan ke-64 kelurahan yang ada di Batam.
Termasuk 10 pulau yang ada di kawasan pesisir Batam.
Nurul meyakini, apa yang dijalankan ini, akan disambut baik pemerintah.
"Hal sepositif ini, pemerintah pasti akan mendukung ya, apalagi jumlah penerima hewan kurban sampai hari ini datanya ada sekitar 15.400 paket yang sudah masuk kedalam data kami," ujarnya.
Baca Juga: Youtuber Putra Siregar Ditahan, Toko Ponselnya di Batam Tetap Beroperasi
Lebih jauh, berdasarkan laporan tim di lapangan, kata Nurul, masyarakat sangat bersyukur ada program kurban tahun ini.
Karena Singapura dan Malaysia tidak menyalurkan kurban di Batam akibat Covid-19.
Tahun-tahun sebelumnya, di daerah di Kelurahan Batu Besar, Kecamatan Nongsa, biasanya banyak kurban dari Singapura dan Malaysia.
"Jika ada pun mungkin jumlahnya turun sangat drastis dari tahun-tahun sebelumnya," tutur Nurul.
Kasus Kepabeanan
Diberitakan sebelumnya, Kepala Bidang Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi (BKLI) Bea Cukai Batam Sumarna membenarkan Putra Siregar tersandung kasus kepabeanan di Jakarta.
Berita Terkait
-
Sikat 'Underground Economy', Bea Cukai-Pajak Segel Kapal Mewah di Teluk Jakarta
-
KPK Pamerkan Barang Bukti Lima Koper Berisi Uang Rp5,19 Miliar Korupsi Bea Cukai
-
Usai Lakukan 2 OTT, KPK Sudah Tetapkan Tersangka Kasus Pajak Kalsel dan Bea Cukai Jakarta
-
Penerimaan Bea Cukai Jakarta Capai Rp 11,4 Triliun
-
Daftar Bisnis Septia Siregar dan Putra Siregar, Pasangan di Balik PStore
Terpopuler
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- Mitsubishi Destinator dan XForce Lagi Promo di Bulan Mei, Harga Jadi Segini
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
Pilihan
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
Terkini
-
Momen Prabowo Mau Reshuffle Zulhas Gara-Gara Salah Kasih Info Nama Desa, Ternyata Cuma Guyon
-
Hindari Area Kuningan, Dishub DKI Terapkan Buka-Tutup Jalan Hingga 26 Mei 2026
-
Usai 9 WNI Dipulangkan, Wanda Hamidah Serukan Konvoi Lebih Besar ke Palestina
-
Potensi Korupsi Program MBG Ramai Dilaporkan ke KPK, Ini Alasan Belum Ada Penindakan
-
13 Jukir Liar Blok M Terjaring Razia, Begini Nasibnya Kini
-
Seskab Teddy Borong 5 Sapi Kurban dari Irfan Hakim
-
Prabowo Ikut Tarik Jaring Udang di Tambak Kebumen, Kagum Panen Capai 40 Ton per Hektare
-
MK Putuskan Hanya BPK yang Bisa Hitung Kerugian Negara, KPK Siapkan Edaran
-
Noel Tak Terima Dituntut 5 Tahun, Eks Penyidik KPK: Pejabat Korup Seharusnya Dihukum Lebih Berat
-
Reformasi dalam Bayang-Bayang Militer, Seskab Teddy Dinilai Jadi Contoh Nyata