Suara.com - Kepolisian India menemukan mayat perempuan berusia 60 tahun di sebuah karung sayuran, tersembunyi di bagasi sebuah taksi.
Menyadur Gulf News, Sujamani Gayen tewas ditangan menantu perempuan dan tiga anggota keluarganya pada Kamis (13/8) lalu.
Petugas polisi yang menangani kasus ini, mengatakan pembunuhan yang terjadi di negara bagian Bengal Barat ini dipicu oleh permasalahan keluarga yang melibatkan menantu perempuannya, Sujata.
"Perempuan tua itu diduga dipukuli dengan tongkat dan kemudian dicekik hingga tewas oleh menantu perempuannya dan tiga orang lainnya karena permasalahan keluarga," ujar petugas polisi setempat.
Setelah membunuhnya, sambung petugas polisi, mereka memasukkan mayat Gayen ke dalam karung yang telah berisi sayuran, lalu naik taksi untuk membuangnya.
Disebutkan, Gayen yang sehari-hari berprofesi sebagai penjual bunga di luar kuil ini, memiliki hubungan kurang harmonis dengan Sujata.
Saat akan mengeksekusi Gayen, Sujata dibantu oleh ibu kandungnya, Malina Mondal, dan kerabatnya, Ajay, dan pamannya, Basu Mondal.
Malina dan Ajay berperan dalam menggiring korban ke rumah menantunya. Setelahnya, Gayen sengaja diberi makanan yang telah dicampur dengan obat tidur.
Perempuan asal Haridevpur itu langsung tak sadarkan diri. Hal ini dimanfaatkan oleh Sunjata untuk mencekik Gayen hingga tewas.
Baca Juga: Update Covid-19 Nasional: di Puskesmas Kini Bisa Swab Test
Sujata dan ketiga orang ini langsung memasukkan Gayen ke dalam karung dan menyewa taksi untuk membuang mayat itu.
"Taksi berhasil lolos dari beberapa pos pemeriksaan tetapi kemudian berhasil diberhentikan oleh beberapa polisi yang sedang bertugas patroli," kata pejabat kepolisian.
"Mereka menghentikan taksi di daerah chowbaga dekat jalan Bypass Anandapur, dan meminta sopir untuk membuka taksi. Ajay yang berada di dalam taksi dengan Malina, mencoba melarika diri tetapi tertangkap," sambungnya.
Selanjutnya, Sujata dan pamannya ditangkap berdasarkan keterangan dari Malina. Keempat orang ini didakwa dengan pasal 302 KUHP India terkait tindak pembunuhan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
- Tak Terima Dideportasi, WNA Cina di Sumsel Bongkar Dugaan Kejanggalan Proses Imigrasi
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- 5 Rekomendasi HP All Rounder 2026, Spek Canggih, Harga Mulai 2 Jutaan
Pilihan
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
Terkini
-
5 Fakta Wacana Indonesia Pajaki Kapal yang Melintas di Selat Malaka, Negara Tetangga Gusar
-
Ekspresi Trump Lihat Bocah Nyeker dan Tidur Santai di Ruang Oval, Anak Siapa Tuh?
-
Pembatasan Masa Jabatan Ketum Parpol Dinilai Krusial Perbaiki Demokrasi
-
Israel Bersiap Lawan Iran Lagi, Menanti Restu dari AS
-
Dua Hari Berturut, Langit Kelapa Gading Tercemar Asap Kebakaran Sampah
-
Momen Saling Puji PM Thailand dengan Menlu China: Kamu Tampan, Kamu Juga!
-
DPR Murka, Debt Collector Gunakan Ambulans dan Damkar untuk Tagih Utang
-
Iran Kecam Usulan Italia Gantikan Posisi Timnas di Piala Dunia 2026: Kebangkrutan Moral
-
Tarif Rp1 Bikin Transjakarta Diserbu, Penumpang Membludak di Kampung Rambutan
-
Orang Kencing Sembarangan Makin Tak Terkendali, Walkot New York Mau Bangun Toilet Rp62 Miliar