Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menghadiri acara peletakan batu pertama di Kampung Akuarium, Penjaringan, Jakarta Utara, Senin (17/8/2020) sore.
Acara tersebut merujuk pada upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang berencana membangun hunian bagi warga di kawasan tersebut, lantaran dahulu pernah digusur Gubernur Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.
Dalam sambutannya, orang nomor satu di ibu kota itu mengatakan, hari ini menjadi babak baru bagi kolektif Kampung Akuarium. Sebab, pembangunan lokasi yang disebut 'Kampung Susun Akuarium' dimulai pada hari ini.
"Sore hari ini jadi hari bersejarah karena Insha Allah, babak baru kampung akuarium akan dimulai sore ini," ungkap Anies di Kampung Akuarium.
Anies mengungkapkan, acara peletakan batu pertama yang bertepatan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) RI ke-75 sebagai momen khusus. Bagi dia, hari ini adalah hari kemerdekaan bagi kolektif Kampung Akuarium.
"Tapi Allah punya takdir, bahwa hari kemerdekaan ini dirayakan juga sebagai kemerdekaan bagi warga Kampung Akuarium juga," sambungnya.
Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu melanjutkan, acara peletakan batu pertama bukanlah sebagai perjuangan terakhir. Dia menyebut, program akan tuntas jika kunci rumah telah diserahkan ke warga.
"Hari ini kita mulai program itu. Tapi tuntas, pada saat warga masuk ke rumah. InsyaAllah, penyerahan kunci bisa lebih awal pada yang direncanakan," jelas Anies.
Pantauan Suara.com, kolektif yang bermukim di Kampung Akuarium menyabut kedatangan Anies secara meriah.
Baca Juga: Bekas Digusur Ahok, Anies Resmikan Pembangunan Kampung Susun Akuarium
Sebagian besar masyarakat tampak mengenakan pakaian serba berwarna merah, mengingat acara ini bertepatan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) RI ke-75.
Tak hanya itu, tampak pula sejumlah warga membawa poster aspirasi ketika mantan Rektor Universitas Paramadina itu tiba di lokasi.
Rata-rata, poster aspirasi itu berupa dukungan terhadap Anies Baswedan.
Poster aspirasi tersebut misalnya "Kami bangga memiliki pemimpin muda dan intelektual seperti Bapak Anies Baswedan" dan "Semoga tuhan membalas kebaikan dan kemurahan hatimu berlimpah limpah #AniesBaswedan#"
Dalam acara itu, turut hadir anggota DPR RI Abraham Lunggana (Haji Lulung), Sekda Provinsi DKI Jakarta Saefullah, anggota DPRD fraksi Gerindra M Syarif, dan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman DKI Jakarta Sarjoko.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
Terkini
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar
-
Sekjen ASEAN Serukan Indo-Pasifik yang Terbuka dan Inklusif di Tengah Memanasnya Geopolitik
-
Kejari Jakbar Sita Uang Rp5,19 Miliar dari Kasus Korupsi Pembebasan Lahan Srengseng
-
Bahlil Lahadalia Siap Buka Data untuk Penyidikan Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU
-
BEM SI Dukung Pengusutan Dugaan Korupsi oleh Kortastipidkor Polri, Minta Tak Ada Intervensi
-
Kejagung Tepis Isu TNI Jaga Jampidsus Febrie Adriansyah Karena Ditarget Polri
-
TNI Jaga Rumah Jampidsus Febrie Ancam Supremasi Sipil dan Independensi Hukum
-
Kejagung Tegaskan Surat Edaran Jamintel soal Kewaspadaan Tak Terkait Penggeledahan Polri
-
Bukan Balas Dendam dan Politik! Polri Harus Profesional Usut Kasus Korupsi yang Seret Jampidsus