Setelah menyelesaikan studi S3, Anies pulang ke Indonesia dan menjabat sebagai Direktur Riset The Indonesian Institute yakni sebuah lembaga riset dan analisis kebijakan publik.
Anies Baswedan mendapatkankan beasiswa Fulbright dari AMINEF pada 1997. Alhasil, ia bisa melanjutkan pendidikannya di bidang keamanan internasional dan kebijakan ekonomi School of Public Affairs, University of Maryland, College Park.
Setahun berselang, Anies berhasil menyelesaikan kuliahnya dan memperoleh penghargaan William P. Cole III Fellow pada 1998.
Tahun berikutnya, yakni 1999 Anies melanjutkan kuliah di bidang ilmu politik di Northern Illinois University. Di sana, Anies bekerja sebagai asisten peniliti di Office of Research, Evaluation, and Policy Studies sekaligus mendapatkan beasiswa sebagai mahasiswa berprestasi yakni Gerald S. Maryanov Fellow.
Ketika masih berusia 38 tahun, Anies Baswedan terpilih sebagai rektor Universitas Paramadhina dan menginisiasi Gerakan Indonesia Mengajar yang melibatkan anak-anak muda untuk mengajar pendidikan di pelosok daerah dan membuat Kelas Inspirasi.
Karir Politik
Anies Baswedan mulai terjun ke dunia politik dengan bergabung ke Partai Demokrat.
Karirnya di dunia politik mulai naik ketika ia terpilih sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan atau Mendikbud periode 2014-2016. Namun kemudian Anies di-resuffle pada 27 Juli 2016.
Terakhir, Anies Baswedan mencalonkan diri dalam Pilgub DKI Jakarta 2017 bersama pasangannya Sandiaga Uno. Ia menang dan mengalahkan rivalnya, pasangan Ahok dan Djarot.
Baca Juga: Anggota Fraksi Demokrat Kritik Anies Pasang Masker di Patung Soedirman
Kontroversi
Selama menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan sempat beberapa kali terseret kontroversi. Misalnya kabar heboh soal anggaran lem aibon, penebangan pohon di Monas, instalasi seni patung bambu 'Getah Getih' senilai Rp 550 juta.
Terakhir, keputusan Anies memulai membangun Kampung Susun Akuarium di Pejaringan, Jakarta Utara pada bulan Agustus 2020 ini juga dinilai kontroversi.
Bahkan Anies baru-baru ini juga berencana memasang masker ke patung Jenderal Sudirman.
Kontributor : Lolita Valda Claudia
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Dompet Penarik Rejeki Warna Apa? Ini Pilihan agar Kamu Beruntung sesuai Shio dan Feng Shui
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Prabowo: kalau Malaysia Bisa Bikin Izin dalam 2 Minggu, Kenapa Kita 2 Tahun? Memalukan!
-
Puan Maharani: APBN 2027 Jangan Hanya Kejar Angka PDB, Tapi Harus Ciptakan Lapangan Kerja
-
Jateng Media Summit 2026: Gubernur Luthfi Dorong Media Lokal Bertransformasi
-
Warga Uganda Dilarang Saling Jabat Tangan, Alasannya Bikin Ngeri
-
Tiap Malam Puluhan Ribu Kapal Berbendera Asing Curi Kekayaan Indonesia, Prabowo Bakal Tindak Tegas
-
Usai Izin Minum Kopi di Paripurna, Prabowo Pakai Kacamata Cek Fraksi Gerindra: Ada yang Tidur Nggak?
-
Puan Maharani: DPR Akan Evaluasi KEM-PPKF RAPBN 2027 yang Dibacakan Prabowo pada 4 Juni
-
Prabowo Sindir Bangsa 'Penjarah': Kaya karena Merampas, Tak Perlu Kita Kagumi!
-
Kerajaan-kerajaan yang Ada di Tatar Sunda
-
Gertakan atau Ancaman Nyata? Klaim Donald Trump Tunda Serangan Bikin Iran Ketar-ketir