Suara.com - Pengamat Kebijakan Publik dari Universitas Tri Sakti, Trubus Rahardiansyah, mengkritisi rencana Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membangun hunian di Kampung Akuarium, Penjaringan, Jakarta Utara. Ia menilai ada kemungkinan bangunan itu tak akan bertahan lama.
Menurut Trubus, proyek ini berdiri di atas lahan pemerintah. Karena itu jika dibangun hunian, maka akan menabrak Peraturan Daerah (Perda) nomor 1 Tahun 2014 tentang Rencana Detail dan Tata Ruang (RDTR).
"Warga harus hati-hati karena ada kemungkinan kalau ganti Gubernur bisa digusur lagi, jadi warga harus bisa berpikir sampai ke sana," ujar Trubus saat dihubungi, Jumat (19/8/2020).
Karena itu, Trubus meminta agar warga mengantisipasi jika sewaktu-waktu huniannya digusur kembali. Terlebih lagi proyek ini merupakan janji kampanye semata.
"Itu kan ada pelanggaran aturan menurut saya, apapun dalihnya warga jangan bangga dulu. Jangan terlalu percaya pada janji manis politik," jelasnya.
Ia lantas menyarankan Anies agar merelokasi warga Kampung Akuarium ke Rumah Susun yang sudah ada.
Kemudian jika terdapat berbagai keluhan, maka Anies mengakomodir dan memberikan fasilitas agar tak ada lagi masalah ketika ditempati seperti bus TransJakarta gratis dan lainnya.
"Rusun-rusun yang sudah dibagun itu sekarang banyak yang masih kosong jadi menurut saya jangan disitu lagi. Dipindahkan ke tempat yang layak," pungkasnya.
Baca Juga: Kampung Akuarium dan Kenangan Supiyatih Digusur Ahok, Kini Doakan Anies
Berita Terkait
-
Anies Minta Atap Dekat Flyover Tanjung Barat Dicat Warna Biar Bagus Difoto
-
Khawatir Gangguan Jantung, Anies Izinkan Warga Lepas Masker saat Olahraga
-
Anies Bakal Pidanakan Orang yang Bawa Paksa Jenazah Covid-19
-
Langgar PSBB, Perkantoran hingga Hotel di DKI Bisa Didenda Rp 150 Juta
-
Anies Sebut Penambahan Jumlah Pasien Corona Bukan Kabar Buruk
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Iran Tutup Pintu Negosiasi, Dubes: Kami Bereskan Musuh di Medan Perang
-
Fatwa Ayatollah Ali Khamenei soal Senjata Nuklir: Haram!
-
KPK Ungkap ART Fadia Arafiq Jadi Direktur PT RNB, Diduga Alat Korupsi Rp13,7 Miliar
-
Dua Hari Lalu Dinyatakan Gugur, Eks Presiden Iran Ahmadinejad Masih Hidup
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
Terkini
-
Mamah Dedeh Bocorkan Isi Pertemuan Prabowo dan Ulama: Bahas Perang Dunia hingga Krisis Bangsa
-
JK Ungkap Isi Pertemuan dengan Prabowo: Bahas Kondisi Negara hingga Ketegangan Global
-
Jusuf Kalla Ajak Seluruh Masjid Indonesia Baca Qunut Nazilah untuk Perdamaian Dunia
-
Suasana Hangat Bukber Istana: Prabowo Salami Ulama dan Cium Tangan Kiai Nurul Huda Djazuli
-
Pemprov DKI 'Guyur' Warga Ciganjur dengan Sembako Murah dan Kacamata Gratis
-
Prabowo Buka Bersama Ulama di Istana, Dapat Saran Keluar dari BoP
-
Resmi! Biaya Pemakaman di Jakarta Kini Nol Rupiah
-
Jimly Mau Bisik-bisik ke Prabowo, Minta Waktu Lapor Hasil Komisi Percepatan Reformasi Polri
-
Cegah Korban Jiwa Terulang, Pramono Anung Percepat Penertiban Kabel Semrawut di Jakarta
-
Dubes Iran Tegaskan Selat Hormuz Tetap Terbuka, Terapkan Protokol Khusus Selama Situasi Perang