Suara.com - Nasib nahas menimpa Regi (21), seorang penjaga parkir tempat hiburan malam X-Baar di Kota Pangkalpinang, Kepulauan Riau. Ia tewas bersimbah darah kena tikam saat mencoba melerai dua pemuda yang terlibat duel di tempat hiburan tersebut pada Rabu (2/9/2020) dini hari pukul 03.00 WIB.
Kedua pemuda yang terlibat duel berdarah itu diketahui bernama Aris dan Acil.
Sementara korban merupakan warga Batu Kaldera, Semabung Lama, Kota Pangkalpinang. Regi tewas dengan luka tikam di bagian dada tembus ke paru-paru.
Kabag Ops Polres Pangkalpinang Kompol Jadiman Sihotang mengatakan, pelaku saat ini telah diamankan dan masih dalam tahap penyelidikan untuk mengetahui motif kejadian.
"Satu orang telah diamankan. Untuk identitas terduga pelaku masih belum bisa disampaikan karena masih dalam tahap penyelidikan," ujar Jadiman.
Menurut dia, kejadian berdarah itu berawal saat korban Regi bersama kedua rekannya Endang dan Ari, Rabu dini hari sekitar pukul 02.00 WIB sedang duduk-duduk di depan X-Baar. Di mana korban bekerja sebagai tukang parkir di tempat hiburan tersebut.
Tak lama berselang korban mendengar keributan antara Aris dan Acil. Kemudian korban mendatangi tempat perkelahian tersebut dengan maksud untuk melerai perkelahian.
Namun saat melerai itulah korban terkena tikaman benda tajam pada bagian dada hingga tembus ke paru-paru.
Melihat korban dalam kondisi kritis kedua pemuda yang sempat due tersebut langsung melarikan diri. Sementara korban dalam kondisi sekarat langsung dilarikan ke RSUD Depati Hamzah Pangkalpinang.
"Korban dinyatakan meninggal meninggal pada pukul 04.00 WIB akibat mengalami luka tusuk pada bagian dada tembus ke paru-paru," ujar Jadiman.
Dari Tempat Kejadian Perkara (TKP) polisi menemukan barang bukti berupa dua senjata tajam yang digunakan kedua tersangka dalam duel tersebut.
"Pelaku sempat melerai perkelahian antara Acil dan Aris yang saat itu mengunakan senjata tajam," imbuh Jadiman.
Kontributor : Wahyu Kurniawan
Berita Terkait
-
Bunuh Remaja 13 Tahun, Masri Dendam Rumah Dibilang Sarang Narkoba
-
Rumah Disebut Sarang Narkoba, Nick Dibunuh dan Dimasukan ke Dalam Karung
-
Detik - detik Bayi Baru Lahir Langsung Dikubur Hidup-hidup di Aceh
-
Bos Rongsokan Dibunuh Tetangga, Dada Ditusuk Tembus hingga 10 Cm
-
Ngeri! Seorang Wanita Hamil Dibunuh dan Dicuri Bayinya
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
Terkini
-
Polisi Periksa 15 Saksi Korupsi, Sekuriti Rumah Jampidsus Febrie di Sentul Ikut Dicecar
-
Polda Metro Jaya Pastikan Bakal Periksa Jampidsus Febrie Soal Rumah, Dolar hingga Emas 74 Kg!
-
816 Titik Bazar Daging Murah Sudah Sambangi Permukiman Warga Jakarta
-
Kejagung Bantah Datangi Polda Metro Jaya Pasca Penggeledahan Cafe de'Clan Signature
-
Geledah 13 Lokasi dan Sita 74 Kg Emas Tapi Belum Ada Tersangka, Polda: Masih Pendalaman Paripurna
-
Prabowo: Banyak yang Nyusup ke MBG untuk Jadi Maling!
-
Open House Sekolah Rakyat di Lombok Barat, Gus Ipul: Siswa Tunjukkan Banyak Perubahan
-
Drama Putri Mandalika Berbahasa Inggris Meriahkan Open House Sekolah Rakyat Lombok
-
Mendagri Minta Pemda Akselerasi Program BSPS, Target 400 Ribu Rumah
-
Pimpinan Ponpes Tak Ditahan Meski Jadi Tersangka Kasus Santri Terbakar, Polisi Buka Suara