Suara.com - BPJS Ketenagakerjaan atau BPJamsostek melakukan pelayanan dengan protokol kesehatan lebih ketat dan mengoptimalkan Layanan Tanpa Kontak Fisik alias LAPAK ASIK untuk memberikan dukungan terhadap pengetatan Pembatasan Sosial Berskala Besar/PSBB DKI Jakarta.
"Kami juga kembali mengimbau kepada peserta untuk melakukan klaim dari rumah menggunakan prosedur LAPAK ASIK online karena lebih mudah dan dapat dilakukan di rumah tanpa harus datang secara langsung ke kantor cabang, sehingga terhindar dari risiko terpapar Covid-19," kata Direktur Pelayanan BPJamsostek Krishna Syarif dalam keterangan pers di Jakarta, Selasa (15/9/2020).
Selain itu, bagi tenaga kerja yang mengalami pemutusan hubungan kerja alias PHK massal atau yang ingin mengajukan klaim secara berkelompok dapat berkoordinasi dengan HRD perusahaan untuk memanfaatkan fasilitas layanan klaim JHT secara kolektif. Fasilitas itu ditujukan kepada perusahaan skala besar maupun menengah yang terpaksa melakukan PHK kepada minimal 30 persen tenaga kerjanya.
Hal itu dapat dilakukan agar tenaga kerja tidak perlu datang ke kantor cabang dan menyerahkan seluruh dokumen pendukung klaim JHT kepada HRD untuk diproses lebih lanjut.
Menurut data BPJamsostek, hingga 31 Agustus 2020 jumlah pengajuan klaim Jaminan Hari Tua (JHT) telah mencapai 1,69 juta kasus dengan nominal mencapai Rp21,1 triliun. Sementara dari ketiga kanal LAPAK ASIK yang disediakan, kanal online menjadi sarana yang paling banyak digunakan oleh peserta.
"Yang melapor secara online sebesar 83 persen dari total pengajuan yang dilakukan, dan 17 persen sisanya menggunakan kanal offline dan kolektif," ujarnya.
Peserta yang ingin melakukan klaim JHT melalui LAPAK ASIK daring harus melalui beberapa langkah, yaitu mendaftar ke aplikasi BPJSTKU atau situs LAPAK ASIK, memilih waktu pengajuan dan kantor cabang yang tersedia. Kemudian memindai semua dokumen yang menjadi syarat klaim, dan mengirimkan dokumen yang sudah dipindai melalui link yang sudah diterima paling lambat sehari sebelum tanggal pengajuan.
Selanjutnya peserta harus memastikan email dan nomor ponsel yang didaftarkan aktif dan terhubung dengan aplikasi WhatsApp karena informasi dan konfirmasi akan dilakukan oleh petugas BPJamostek melalui panggilan video. Dokumen asli harus disiapkan dan ditunjukkan saat panggilan video, dengan jika dinyatakan lengkap maka pengajuan akan diproses dan klaim akan dikirim langsung ke rekening peserta.
Krishna menegaskan bahwa agar proses pengajuan klaim JHT berjalan dengan lancar peserta juga harus memastikan kelengkapan dokumen yang disyaratkan. Tenggat waktu pengiriman dokumen, jadwal wawancara dengan petugas serta memastikan keberadaan dokumen asli untuk proses verifikasi.
Baca Juga: Kedok Karaoke Keluarga, Satpol PP Tutup Puluhan Hiburan Malam Pantai Anyer
Selain itu peserta juga dapat memanfaatkan fasilitas tracking klaim melalui kanal resmi di www.bpjsketenagakerjaan.go.id/tracking untuk mengetahui perkembangan proses klaim yang sedang mereka ajukan.
"Prosedur LAPAK ASIK ini sudah sangat mudah dengan tetap mengedepankan keamanan data dan dana peserta. Oleh karena itu kami mengimbau agar peserta tidak menggunakan jasa calo karena seluruh klaim JHT ini tidak dipungut biaya. Dan saya mengimbau mari kita bersama disiplin mematuhi protokol kesehatan, agar pandemi ini bisa segera berlalu," ujar Krishna. (Antara)
Berita Terkait
-
Dari Rp500 Ribu Jadi Skandal Rp24,5 Miliar: Begini Cara "Orang Dalam" Bobol BPJS Ketenagakerjaan
-
BPJS Ketenagakerjaan Pastikan Fire Walk dalam OPK Didampingi Instruktur Kompeten
-
Viral Calon Pegawai BPJS Jalan di Atas Bara Api, DPR Minta Penjelasan Resmi
-
BPJS Ketenagakerjaan Buka Suara soal Video Calon Pegawai Jalan di Atas Bara Api
-
Apa Urgensinya? Direksi BPJS TK Didesak Jelaskan Alasan Calon Pegawai Dilatih Jalan di Atas Api
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Empuk untuk Jogging hingga Long Run Sesuai Review Pembeli
- Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- 4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Fakta Pahit: Belanda Akui Kemerdekaan Indonesia tapi Ogah Kembalikan Utang Rp500 T
-
Harga Emas Hari Ini di Butik Antam dan Pegadaian, 17 Agustus Kompak Menguat!
-
HUT ke-81 RI, BRI Gelar Promo Belanja Hemat Pakai QRIS BRImo di Indomaret
-
5 Promo Minuman Matcha Spesial 17 Agustus 2026, Cukup Bayar Mulai Rp8 Ribuan
-
Ayahku Dibunuh Massa, Hari Ini Ia Tak Ikut Upacara Kemerdekaan
-
4 Wilayah Riau Masih Dikepung Karhutla, Manggala Agni Dikerahkan
-
Kenapa Pembawa Baki Bendera dan Paskibraka Ditentukan pada Hari H? Ini Alasannya
-
Main, Bertemu Satwa hingga Kulineran, Ini Cara Menikmati Seharian di Enchanting Valley
-
Hanya Gara-gara Rp10 Ribu! Eks Anggota DPRD Diduga Cekik dan Tampar Perempuan di Gym
-
Bukan Diculik, tapi Diamankan: Keluarga Djiauw Kie Siong Luruskan Kisah Rengasdengklok