Suara.com - Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), berupaya untuk menghadirkan sumber daya manusia (SDM) berkualitas dan profesional. Untuk mewujudkan hal tersebut, PPSDM Kementerian ATR/BPN dan Direktorat Jenderal (Ditjen) Tata Ruang menyelenggarakan uji kompetensi penataan ruang secara daring, Senin (21/9/2020).
"Keinginan kami adalah menciptakan SDM yang profesional, sesuai nilai-nilai Kementerian ATR/BPN," kata Kepala PPSDM, Deni Santo.
Birokrasi yang Melayani, Profesional dan Terpercaya merupakan nilai-nilai yang kini dipegang oleh seluruh jajaran ATR/BPN.
Pelaksanaan kegiatan ini sesuai dengan Peraturan Menteri ATR/Kepala BPN Nomor 42 Tahun 2018 tentang Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil dalam Jabatan Fungsional Melalui Penyesuaian/Inpassing.
"Peserta yang lulus, nantinya kami targetkan menjadi pegawai yang dapat mengerti dan mengawal kegiatan penataan ruang dan mampu melakukan pengendalian tata ruang dengan baik," ujar Deni.
Ia menambahkan, untuk menciptakan pejabat fungsional yang berkompeten, terutama dari sisi manajerial dan teknis, PPSDM memberikan uji kompetensi terkait beberapa hal kepada para peserta.
"Uji kompetensi meliputi kemampuan manajerial, sosio kultural, serta ujian teknis terkait tata ruang. Usai uji kompetensi, kita juga akan mewawancarai peserta, yang bertujuan untuk mengetahui portofolio para peserta semua," tambahnya.
Presiden Joko Widodo sudah menginstrusikan melakukan perampingan struktur organisasi bagi setiap kementerian/lembaga, agar kementerian/lembaga lebih efektif dan efisien dalam bekerja. Sekretaris Direktorat Jenderal (Sesditjen) Tata Ruang, Hardian mengungkapkan, hal tersebut dapat mendorong kualitas kerja birokrasi.
"Hal tersebut akhirnya membuka peluang bagi setiap pegawai negeri sipil menduduki formasi jabatan fungsional," katanya.
Baca Juga: Rapat dengan DPR, ATR/BPN : Tahun 2021 Merupakan Tahun Transformasi Digital
Hardian menambahkan, uji kompetensi ini sudah dimulai pada 16-19 Agustus 2020, yang diawali dengan pendaftaran, pemanggilan peserta dan kemudian ujian inpassing.
"Saat dibuka, yang mendaftar 65 orang, tetapi setelah seleksi administrasi, yang lulus 55 orang dan saat ini sedang mengikuti uji kompetensi," ujar Hardian.
"Dalam pelaksanaan uji kompetensi hari ini, kami mengacu kepada indikator utama yakni standar kompetensi teknis penataan ruang. Standar kompetensi ini terdiri dari teknik penataan ruang, pengelolaan dan analisis data pemetaan dan sistem informasi grafis dalam penataan ruang, serta pemantauan pemanfaatan ruang," tambahnya.
Berita Terkait
-
Indeks Sumber Daya Manusia Indonesia Justru Naik di Tengah Pandemi Covid-19
-
Tingkatkan SDM Berkualitas, Kementerian ATR/BPN Gelar Pelatihan Managerial
-
Sofyan Djalil : Jadi Pejabat Bukan Capaian, tapi Pengabdian
-
Setelah 60 Tahun, Undang-Undang Pokok Agraria masih Digunakan di Indonesia
-
ATR/BPN Wujudkan One Spatial Planning Policy, Ditargetkan Rampung pada 2024
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat
-
Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya
-
Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan
-
Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri
-
Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain
-
Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam
-
Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU
-
Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?
-
Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah
-
Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi