Suara.com - Ketua DPRD Jakarta Prasetio Edi Marsudi menyebut pekerja yang pantas mendapatkan insentif selama penanganan corona ini tak hanya kalangan tenaga kesehatan. Petugas yang berada di lapangan juga harus mendapatkan keuntungan serupa.
Politikus PDI Perjuangan itu mengatakan petugas lain seperti Satpol PP dan Dinas Perhubungan juga harus diberi insensitif. Pasalnya mereka melakukan pekerjaan yang memiliki potensi penularan corona yang tinggi di lapangan.
"Kenapa kok Satpol PP juga (harus dapat insentif), dia itu di lapangan. Dia istilahnya, membubarkan, menjaga. Begitu juga Dishub," jelasnya.
Tak hanya itu, bahkan petugas di Kelurahan yang biasa melayani perizinan dan surat menyurat juga harus mendapatkan insentif. Sebab, mereka berisiko tinggi tertular karena bertemu orang yang berbeda-beda setiap harinya.
"Kelurahan tuh masyarakat dekat semua, lho. Mereka mengurusi izin ini itu. Kan ini (pelayanan) tidak boleh mati. Jadi harus dipertimbangkan, dipilah-pilah mana yang perlu dan tidak," katanya.
Selain itu ia menyarankan agar petugas kesehatan atau lainnya yang berada di kantor tanpa harus berjibaku dengan masyarakat langsung tak perlu dapat insentif. Menurutnya risiko mereka terpapar lebih kecil.
"Nah kalau yang di kantor tidak usahlah (dapat insentif). Ada beberapa SKPD. Karena anggarannya juga fokus ke anggaran Covid," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
Terkini
-
Peringatan Dini Cuaca Ekstrem Jabodetabek Hari Ini, Siap-Siap Hujan Lebat dan Angin Kencang!
-
Prabowo Panggil Menteri Airlangga Hingga Purbaya ke Istana, Ada Apa?
-
Gus Yaqut Ajukan Praperadilan, KPK Sebut Penetapan Tersangka Sudah Sesuai Aturan
-
Desak Pemerintah Bersihkan Oligarki, GMKR Tuntut Pemakzulan Gibran dan Adili Jokowi
-
Polisi Bagi-Bagi Roti dan Air di Tengah Aksi Ribuan Guru Madrasah di Depan DPR
-
Gelar Aksi, Warga Tagih Janji Ganti Rugi Lahan Flyover Pramuka Rp369 Miliar ke DPRD DKI
-
Ratusan Guru Madrasah Demo di DPR, Tuntut Kesejahteraan dan Inpres Pendidikan
-
Viral Maling Berjaket Merah Todongkan Senpi di Lenteng Agung, Polisi Buru Pelaku
-
Polisi Selidiki Dugaan Pidana Kebakaran Gudang Pestisida yang Cemari Sungai Cisadane
-
3 Langkah Taktis Dasco soal Krisis Penonaktifan BPJS PBI