News / nasional
Agung Sandy Lesmana | Stephanus Aranditio
Ketua Gugus Tugas Satgas Covid-19, Doni Monardo. (FB BNPB Indonesia)

Suara.com - Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mengaku lengah sehingga terjadi lonjakan kasus positif corona pasca libur Idul Fitri dan libur Hari Kemerdekaan RI beberapa bulan yang lalu.

Ketua Satgas Covid-19 Doni Monardo menyebut hal tersebut disebabkan oleh kurangnya sosialisasi protokol kesehatan sehingga penularan semakin menyebar.

"Kita lengah, mungkin kita juga kurang begitu sigap untuk sosialisasi," kata Doni dalam konferensi pers dari Gedung BNPB, Jakarta, Rabu (21/10/2020).

Meski sudah merasa lengah, pemerintah tetap memperbolehkan mobilitas warga untuk berwisata atau berkumpul keluarga pada saat libur panjang peringatan hari besar Maulid Nabi Muhammad SAW yang jatuh pada 28 Oktober - 1 November 2020 mendatang.

Doni menyebut warga sudah tujuh bulan berdiam diri di rumah pasti memiliki rasa bosan, sehingga butuh hiburan saat berlibur selama tetap mematuhi protokol kesehatan 3M; Memakai masker, Menjaga jarak, dan Mencuci tangan.

"Tujuh bulan lebih banyak masyarakat yang selama ini tidak berani keluar rumah keluar kota mungkin periode yang sekarang ini keinginan masyarakat untuk berlibur terutama ke daerah wisata," ucapnya.

Dia juga meminta pengelola wisata ataupun penginapan agar selalu melayani pengunjung dengan standar protokol kesehatan yang ditetapkan Kementerian Kesehatan, warga diminta untuk tidak masuk ke tempat yang tak sesuai protokol.

Meski begitu, Doni tetap menekankan masyarakat yang ingin berliburan untuk berfikir ulang mengingat pandemi belum berakhir dan ada pula fenomena cuaca La Nina yang masih berbahaya, diam di rumah lebih baik.

"Jangan sampai libur panjang kali ini justru menambah masalah baru buat kita, kita sudah bekerja keras selama tujuh bulan terakhir, kita sudah mampu mengendalikan sejumlah kasus di beberapa provinsi walaupun masih ada beberapa provinsi yang mengalami peningkatan," tegasnya

Sebagai informasi, saat ini pandemi virus covid-19 di Indonesia sudah menjangkiti 373.109 orang positif, 62.743 di antaranya dirawat, 297.509 sembuh dan 12.857 jiwa meninggal dunia.

Aktifkan Notifikasimu

Jadilah yang pertama menerima update berita penting dan informasi menarik lainnya.