Suara.com - Mantan Wakil Presiden Hamzah Haz masih dirawat di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat, hingga Sabtu (24/10/2020).
Kabar terbaru disampaikan oleh mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Jimly Asshiddiqie usai menjenguk mantan wakil presiden yang mendampingi Megawati Soekarnoputri. Walaupun masih dirawat di ruang cerebro intensive care unit, keadaan Hamzah Haz sudah mulai membaik.
"Baru selesai menjenguk Bapak Dr. Hamzah Haz, mantan Wapres-RI di CICU RSPAD. Alhamdulillah kesehatannya terawat dengan baik dan sudah mulai membaik. Mari kita doakan untuk kesembuhan beliau," kata Jimly melalui media sosial.
Mantan Wakil Presiden Hamzah Haz masuk ruang CICU RSPAD Gatot Soebroto karena tensi darah rendah dan mengalami kekurangan oksigen, pekan lalu.
Ketika itu, doa-doa dipanjatkan para sahabat untuk kesembuhan Hamzah Haz.
Rektor Universitas Ibnu Chaldun, Musni Umar, serta Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia Tengku Zulkarnain berharap Hamzah Haz cepat pulih dan dapat kembai beraktivitas. "Semoga bapak H. Hamzah Haz diberikan Allah kebaikan dan kami mendoakan beliau dengan keberkatan Al Fatihah. Amin. Beliau seorang sahabat yang rendah hati dan supel saat jadi pejabat negara," kata Tengku.
Awal pekan ini sempat beredar isu di media yang menyebutkan bahwa Hamzah Haz meninggal dunia. Isu ini dibantah oleh Priyo Sambadha, mantan ajudan Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid (Gus Dur).
"Saya banyak menerima pertanyaan tentang rumor yang beredar bahwa mantan Wapres Hamzah Haz meninggal dunia. Rumor itu tidak benar. Beliau memang sedang dirawat di RS, tapi alhamdulillah kondisi beliau stabil. Mari kita doakan semoga beliau segera pulih sehat kembali. Amin. Al Fatihah," katanya.
Ketika itu, Wakil Ketua Umum DPP PPP Amir Uskara mengatakan Hamzah Haz mengalami penurunan kesadaran sehingga dirawat.
Baca Juga: Doa-doa Sahabat untuk Hamzah Haz: Rumor Meninggal Sama Sekali Tak Benar
"Beliau masih di rawat di RSPAD, kesadarannya menurun sementara dirawat di ruang ICU," kata Amir di Jakarta.
Dia memohon doa kepada masyarakat untuk kesembuhan Hamzah Haz yang disebutkannya dalam kondisi kritis.
Wakil Ketua Umum DPP PPP Arwani Thomafi juga membantah kabar miring yang beredar kala itu. "Tidak benar Pak Hamzah Haz meninggal dunia," ujarnya.
Berita Terkait
-
Sampaikan Laporan Akhir ke Presiden, Komisi Reformasi Polri Serahkan Berkas Setebal 3.000 Halaman
-
Jimly Asshiddiqie Usul 16 UU Kepemiluan Disatukan Lewat Omnibus Law
-
Mulai Bahas Revisi UU Pemilu, Komisi II DPR Hadirkan Mahfud MD hingga Refly Harun ke Senayan
-
Tinggal Lapor ke Prabowo, Komisi Reformasi Polri: Ada 8 Perpol dan 24 Perkap Harus Direvisi
-
Jimly Mau Bisik-bisik ke Prabowo, Minta Waktu Lapor Hasil Komisi Percepatan Reformasi Polri
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
Terkini
-
Polisi Dilarang Live Streaming Saat Tugas, Kompolnas: Jangan Sibuk Sendiri Pas Layani Warga
-
Kemnaker Tandatangani MoU dengan Wadhwani dan Indosat: Perkuat Ekosistem Ketenagakerjaan Nasional
-
Tragedi Kereta Bekasi Tewaskan 16 Orang, Korlantas Bongkar Fakta Baru, Ada Tersangka?
-
Wapres Gibran Kecam Keras Pelecehan Seksual Puluhan Santriwati di Pati
-
PSHK Setuju Dana Banpol Naik, Tapi Pasang Syarat: Transparansi Total dan Reformasi Internal Partai
-
Kesaksian Warga soal Pengeroyokan Penjaga Warung di Kemayoran: Saya Anggota, Jangan Ikut Campur!
-
Pakar UMY Desak Batas Peradilan Militer Dipertegas: Jangan Jadi Pengecualian Hukum
-
BPS: Angka Pengangguran di Jakarta Capai 334 Ribu
-
Dipolisikan 40 Ormas Islam, Ade Armando Tantang Balik: Tunjukkan Bukti di Video Mana
-
Polda Kalsel Minta Maaf, AKBP Viral Merokok Sambil Nyetir Langsung Diperiksa Propam!