Suara.com - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon membantah pernah membuat pernyataan untuk menjelek-jelekkan petahana calon wali kota Medan Akhyar Nasution.
Bantahan tersebut untuk merespon pernyataan politikus Partai Demokrat Andi Arief yang merasa calon wali kota yang didukungnya dianggap tak memberikan kemajuan bagi Kota Medan. Andi Arief balas mengkritik calon wali kota yang didukung Fadli Zon: Bobby Nasution - Aulia Rachman.
"Jika benar tuduhan Fadli Zon, Kota Medan makin parah di bawah wali kota yang memimpin dua tahun Pak Akhyar, maka dipastikan Kota Medan akan semakin gak karuan jika dipimpin oleh wali kota paksaan Istana yang tidak berpengalaman dan tidak mengerti birokrasi. Dalam hal ini Fadli keblinger," kata Andi Arief.
Ketika berkunjung ke Kota Medan, Sumatera Utara, beberapa waktu yang lalu, Fadli Zon mengatakan di media sosial bahwa dia tak pernah berbicara tentang Akhyar dan justru Fadli Zon mengaku heran kenapa bisa muncul pernyataan yang seakan-akan menyerang Akhyar.
"Saya tak pernah bicara apapun tentang Akhyar. Tak tahu media mengutip darimana seolah kutipan ucapan saya," kata Fadli Zon.
Fadli Zon ke Kota Medan, selain melantik pengurus Himpunan Kerukunan Tani Indonesia Sumatera Utara, juga untuk memberikan dukungan kepada pasangan Bobby Nasution dan Aulia Rachman.
Bobby adalah mantu Presiden Joko Widodo, sedangkan Aulia Rachman adalah kader Gerindra.
Pasangan Bobby dan Aulia menghadapi pasangan Akhyar Nasution dan Salman Al Farisi.
Bobby dan Aulia didukung Golkar, PAN, NasDem, PDI Perjuangan, Hanura, PSI, Gerindra, dan PPP. Sementara Akhyar dan Salman didukung Partai Demokrat dan PKS.
Baca Juga: Fadli Zon Ajak Warga Medan Menangkan Mantu Jokowi, Denny: Perintah Partai
Berita Terkait
-
Vonis Gugatan atas Sangkalan Fadli Zon soal Perkosaan Massal 1998 Digelar 21 April
-
Eks Ketua TGPF Tegaskan Fakta Perkosaan Mei 98 Tak Bisa Disangkal
-
Lebaran ke Rumah Bobby Nasution, Raffi Ahmad dan Gigi Kembali Disentil Isu Liar Asal-usul Lily
-
Ada 2 Raja Saling Mengklaim di Keraton Solo, Fadli Zon Mengadu pada DPR
-
Fadli Zon Sebut Pemerintah Tak Intervensi Urusan Keraton Solo: Fokus Kami Hanya Cagar Budaya
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
-
90 Menit yang Menentukan! Trump Tak Jadi Pakai Senjata Nuklir ke Iran karena Ditekan?
-
Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Perang Iran Selama Dua Pekan
Terkini
-
Gencatan Senjata dengan Iran Disepakati, Netanyahu Dihujani Badai Kritik di Israel
-
Eks Pimpinan KPK: RUU Perampasan Aset Jangan Sasar 'Pedagang Pecel Lele', Fokus ke Pejabat Korupsi
-
Soroti RUU Perampasan Aset, Eks Pimpinan KPK: Harus Ada Pidana Asal, Jangan Main Rampas
-
Pemberontakan Para Jenderal di Pentagon, Gagalnya Serangan Darat Trump ke Iran
-
Di Tengah Wacana Pelarangan oleh BNN, Pengguna Sebut Vape Pangkas Pengeluaran
-
Prabowo: Jangan Anggap Presiden Pekerjaan yang Enak
-
Negara Teluk Sambut Gencatan Senjata Iran-AS, Dorong Diplomasi Menuju Perdamaian Permanen
-
PAN Sebut Kritik Saiful Mujani Hanya 'Buih' di Lautan, Bukan Gelombang
-
Jusuf Kalla Resmi Laporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri: Bagi Saya Ini Penghinaan!
-
Prabowo Cerita Temukan Video AI Diri Sendiri: Pandai Nyanyi, Pidato Bahasa Mandarin dan Arab