Suara.com - Gempa bumi bermagnitudo (M) 6,2 mengguncang Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, Jumat (15/01/2021) sekitar pukul 01.28 WIB.
Terkait hal itu, Basarnas turun tangan dan menerjunkan tim guna melakukan evakuasi terhadap korban dan puing-puing bangunan yang runtuh.
Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI (Purn.) Bagus Puruhito mengatakan, pihaknya juga mengirim tim SAR dari Makasar beserta kapal KN SAR Kamajaya.
Tak hanya itu, tim SAR dari Balikpapan beserta kapal KN SAR Wisanggeni juga terjun ke lokasi.
"Basarnas juga mengirim Tim SAR dari Makassar KN SAR Kamajaya beserta rescuer-nya. Dan juga dari Balikpapan KN SAR Wisanggeni beserta rescuer-nya," sambungnya.
Kemudian, terdapat pula bantuan pesawat Hercules milik TNI AU yang meluncur dari Jakarta ke Mamuju.
Perlengkapan tambahan juga dikirim untuk mengevakuasi bangunan yang runtuh akibat gempa Mamuju.
"Dari Palu melalui jalan darat, dan dari Jakarta tadi ada Hercules dari TNI AU yang berangkat ke Mamuju. Kita ikut sertakan satu tim urban SAR dari pusat bersama dengan perlengkapan tambahan untuk melakukan estrifikasi terutama pada bangunan runtuh," jelas Bagus.
Baca Juga: Update Gempa Mamuju dan Majene: 637 Orang Luka-luka dan 8 Meninggal
Berita Terkait
-
Longsor Akibat Kecelakaan Kerja di Sumedang: Empat Pekerja Tewas
-
BMKG Catat 1.556 Gempa Guncang Aceh Sepanjang 2025, Naik 39 Persen dari Tahun Lalu
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial
-
Gempa M 4,0 Guncang Bima, Getaran Terasa Seperti Truk Melintas
-
Belum Kering Luka Banjir, Gempa Magnitudo 5,4 Guncang Aceh Siang Ini
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
60 Ton Sampah Menggunung, Pemprov DKI Janji Pasar Induk Kramat Jati Bersih dalam 5 Hari
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji
-
BNI Hadirkan agen46 hingga Pelosok Kota Bima, Perluas Inklusi Keuangan
-
Indonesia Terpilih jadi Presiden Dewan HAM PBB, Amnesty International Indonesia: Kebanggaan Semu!
-
KPK Bongkar Alasan Jerat Eks Menag Yaqut: 'Permainan' Kuota Haji Tambahan Jadi Pemicu
-
Sinyal Keras KPK, Eks Menag Yaqut Secepatnya Ditahan di Kasus Korupsi Haji
-
Tanggapi Soal Pilkada Langsung dan Tidak Langsung, Menko Yusril: Keduanya Konstitusional