"Ini tanggung jawabnya ada di Kementerian Kesehatan untuk memastikan bahwa program testing dari rakyat yang diduga terkena, juga melakukan tracing atau pelacakan terhadap kontak erat dari yang sudah positif dan harus menyiapkan tempat isolasi yang nyaman agar yang bersangkutan bisa sembuh tanpa menulari teman-teman yang lain," kata Budi Gunadi.
Kementerian Kesehatan menyatakan akan bekerja ekstra keras untuk memastikan program testing, tracing, dan isolasi bisa dilakukan dengan baik.
"Saya percaya bahwa seluruh rakyat Indonesia memiliki modal sosial yang sangat besar untuk bisa melakukan ini bersama-sama," kata Budi.
Genjot 3T, jangan prokes melulu
Indonesia kini menjadi negara pertama di Asia Tenggara dengan angka kasus Covid-19 menembus satu juta.
Epidemiolog dari Griffith University Australia Dicky Budiman mengingatkan tindakan tracing, testing, dan treatment sama pentingnya dengan 3M.
"Jangan dilupakan bukan hanya prokes, itu kan (dijalankan) masyarakatnya, tapi 3T nya jauh lebih penting daripada vaksinasi dan dari prokes itu," kata Dicky kepada Ria Rizki, jurnalis Suara.com, Selasa (26/1/2021), malam.
Dia menyebut cakupan testing di Indonesia masih rendah, yakni sekitar 32 ribu per satu juta populasi.
"Ini satu performa testing yang rendah sekali," ujarnya.
Baca Juga: Gara-gara Kasus Covid-19 di Indonesia Tembus Satu Juta, Rupiah Jadi Loyo
Jika dibandingkan dengan negara terdekat yang juga memiliki satu juta kasus Covid-19, mereka mampu melakukan testing lima kali hingga enam kali lipat lebih banyak dari Indonesia.
Dicky menduga angka kasus yang ada sebenarnya lebih dari yang diumumkan pemerintah.
Dicky khawatir terjadi ledakan kasus di tengah program vaksinasi yang sekarang sedang berlangsung.
"Itu bukan hal yang tidak mungkin dan tidak ada jaminan juga vaksinasi itu akan berhasil, apalagi dengan strategi 3T yang sangat tidak memadai ini yang harus dipahami, diluruskan dan ditegaskan."
Pengaruhi nilai tukar rupiah
Dalam laporan Achmad Fauzi, jurnalis Suara.com, pergerakan nilai tukar rupiah pada Rabu (27/1/2021) dibuka menguat terhadap dolar Amerika Serikat dibandingkan penutupan Selasa kemarin.
Berdasarkan data Bloomberg, rupiah dibuka menguat di level Rp14.050 per dolar AS dibanding penutupan Selasa kemarin yang berada di level Rp14.065 per dolar AS.
Namun penguatan terhenti, rupiah berbalik melemah, terpantau pada pukul 09.25 WIB rupiah melemah dari pembukaan di level Rp14.066 per 1 dolar AS.
Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra mengatakan kekhawatiran peningkatan kasus Covid-19 bisa membatasi penguatan.
Tapi di sisi lain, menjelang pengumuman hasil rapat moneter Bank Sentral AS, The Fed, dolar AS terlihat melemah terhadap nilai tukar lainnya.
"Rupiah bisa menguat hari ini karena sentimen tersebut," kata Ariston.
Pasar kemungkinan mengantisipasi kemungkinan Bank Sentral AS akan memberikan pernyataan yang mendukung kebijakan suku bunga rendah dalam jangka waktu yang lebih lama untuk membantu pemulihan ekonomi AS.
"Sikap The Fed ini bisa menekan dolar AS," kata dia.
Berita Terkait
-
Nasib Pilu Korban Penyekapan Bandung, Menkes Tak Bisa Jamin Pulih Sempurna
-
Daerah Masih Kekurangan Dokter, Menkes Nilai AI Belum Bisa Jadi Solusi
-
Tak Lagi Dianaktirikan, Menkes Pastikan BPJS Dokter Magang Kini Ditanggung Negara
-
Gaji Dokter Timpang! Menkes: Ada yang Miliaran, Ada yang Selevel Tukang Parkir
-
Miris! Menkes Budi Bongkar Sisi Gelap Dunia Medis: Banyak Nakes Kena Bullying dari Seniornya
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
Terkini
-
Waspada! Kebijakan B50 Bisa Picu Krisis Minyak Goreng dan Bencana Lingkungan Akibat Sawit
-
Waspada El Nino hingga 2027, Megawati Keluarkan Instruksi 'Siaga Satu' Pangan dan Air
-
Dilarang Dekat Mabes, BEM UI Beberkan Rapor Merah 602 Kasus Kekerasan Polri di Depan Gedung ASEAN
-
Presiden Belarus Tiba di Jakarta, Disambut Menhan Sjafrie Sjamsoeddin
-
Dapat Kado Keranda Mayat dari BEM UI, Kapolri Akui Polri Belum Sempurna dan Butuh Kritik
-
Kepalanya Busuk, Bawahnya Pasti Busuk! BEM UI Meradang Usai Aksi Bawa Keranda Dihadang
-
Kado Keranda Mayat BEM UI Dilucuti Polisi, Demo #MatinyaReformasiPolri Ricuh
-
Tarif Transjabodetabek Bisa Berubah Total, Pola Jauh-Dekat Beda Harga
-
Buntut 5 Peserta Tewas, Kemhan Pangkas Durasi Latihan SPPI Jadi 2 Pekan
-
Disekat Mulai dari Pintu Masuk! Begini Skenario Ketat Sidang Perdana dr Tifa Besok