Suara.com - Sejumlah pedagang di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat yanga akan divaksinasi Covid-19 mengaku takut, Rabu (17/2/2021), hari ini.
Beberapa pedagang yang ditemui Suara.com di ruang tunggu titik lokasi vaksinasi Covid-19 mengatakan, ada rasa khawatir yang mereka rasakan jelang disuntik vaksin.
Salah satunya, Salsa seorang pedagang tas di lantai 5 Blok A Pasar Abang, saat ditemui perempuan berusia 22 ini mengatakan bahwa tubuhnya sedang gemetar.
"Ini saya lagi gemetaran ini," kata Salsa kepada Suara.com.
Salsa mengaku rasa khawatir dan takut yang dialaminya, disebabkan informasi bohong yang banyak beredar di internet terkait vaksinasi Covid-19.
"Soalnya kan banyak informasi hoaks di luar sana, jadi takut kenapa-kenapa saja sih," ujarnya.
Namun meski dibayangi rasa takut, Salsa tetap bersedia untuk divaksin Covid-19, dengan harapan bisa terhindar dari wabah global ini.
Selain Salsa pedagang lainnya juga merasakan ketakutan, seperti yang diungkapkan Bobby.
"Ada rasa takut, soalnya kan di luar sana banyak informasi negatif tentang reaksinya," ujarnya.
Baca Juga: Pekerja Rumah Sakit Jadi Penerima Dosis Pertama Vaksin Covid-19 di Jepang
Namun pada akhirnya Bobby tetap bersedia, karena sudah menyaksikan Presiden Joko Widodo di suntik vaksin Covid-19.
"Akhirnya bersedia divaksin, karena ada pelopor Bapak Jokowi yang sudah divaksin terlebih dahulu," ujarnya.
Meski ada beberapa pedagang yang takut untuk divaksin, tidak sedikit juga dari mereka yang bersikap biasa saja dan bahkan menyambut baik program ini, seperti yang diungkapkan Besslin.
"Rasa takut tidak ada. Saya senang, karena dengan vaksin ini saya bisa terhindar dari virus Covid-19," ujarnya.
Di samping itu terkait banyaknya informasi simpang siur mengenai vaksin Covid-19, Besslin
mengaku tidak terpengaruh sama sekali.
"Karena ya kalau mau membuktikan kebohongan informasi itu harus dibuktikan sendiri, dengan mau divakskin," ujarnya.
Berita Terkait
-
Profil Carina Joe, Pahlawan Vaksin Covid-19 Raih Bintang Jasa Utama dari Presiden Prabowo
-
CEK FAKTA: Joe Biden Terserang Kanker Gara-gara Vaksin Covid-19, Benarkah?
-
Seorang Dokter di Inggris Coba Bunuh Pasangan Ibunya dengan Vaksin COVID-19 Palsu!
-
Pesta Seks Selama Pandemi dan Kebohongan Vaksin Covid-19, Dokter di New York Terancam Penjara!
-
Kemenkes Bantah Adanya Detoksifikasi Vaksin Covid-19, Definisinya Beda Jauh
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Perang Iran Vs AS-Israel Terus Memanas, BEM SI Desak Program MBG Dievaluasi Tapi Jangan Disetop
-
Ambisi Perang AS-Zionis Bikin Rakyat Israel Sengsara, Muncul Seruan Gulingkan Netanyahu
-
Indonesia Marah Besar di PBB Setelah 3 Pasukan TNI Gugur Akibat Serangan Militer Israel
-
Mendagri Terbitkan SE, Atur Ketentuan Transformasi Budaya Kerja bagi ASN Pemda
-
Tak Semua ASN Bisa WFH, Ini Daftar Sektor Pelayanan Publik yang Tetap Wajib Masuk Kantor
-
Update Kasus TPKS Gedung DPP Bapera: Konfrontir Saksi Berujung Ricuh, Polisi Amankan Pelaku
-
WFH ASN Bukan Work From Anywhere, Kemenag Tegaskan Pegawai Harus Standby di Rumah
-
Indonesia Berduka Nama Personel UNIFIL yang Tewas Dibacakan Lantang di Depan Dewan Keamanan PBB
-
Belajar dari Zebra Cross 'Pac-Man', Pemprov DKI Diminta Wadahi Kreativitas Warga di Fasilitas Publik
-
Perang Iran di Depan Mata? Ribuan Tentara AS Mendarat, Trump Minta Negara Arab 'Bayar' Perang