Suara.com - Ketua Satgas Covid-19 Doni Monardo meminta pemerintah daerah waspada lonjakan kasus Covid-19 setelah Lebaran dan dia menyarankan penerapan mikro lockdown tingkat RT.
"Upaya-upaya untuk segera melakukan mikro lockdown versi Payo Selincah, ini bisa menjadi rujukan di seluruh daerah, jangan menunggu kasus menjadi besar, begitu ada data dimana satu RT lebih dari 5 rumah ada pasien Covid maka harus ada langkah-langkah," kata Doni, Selasa (11/5/2021).
Strategi mikro lockdown terbukti berhasil dijalankan di RT 4, Kelurahan Payo Selincah, Jambi, ketika beberapa warganya positif Covid-19 usai menjalani tradisi Punggahan atau tradisi berkumpul di rumah salah seorang warga saat Ramadhan.
Pengurus RT 4, menutup semua akses masuk wilayah, termasuk fasilitas umum, seperti masjid. Mereka juga langsung berkoordinasi dengan Satgas Covid-19 daerah, polda, danrem hingga wali kota. Kemudian dilakuka pelacakan dan hasilnya terdeteksi 21 orang positif Covid-19 bergejala ringan.
Selama mikro lockdown, seluruh pasien menjalani karantina mandiri di rumah, pengurus RT mengadakan sejumlah kegiatan penyembuhan, seperti senam dan olahraga, diawasi Satgas Covid-19 Jambi.
"Jadi kalau daerah ada kasus yang meningkat, lakukan inisiatif mikro lockdown, jadi cukup lockdown itu dilakukan di tingkat RT jangan yang di lockdown tingkat kabupaten, tidak mungkin, terlalu repot, banyak sekali aturan yang harus dilakukan, dengan adanya mikro lockdown ini maka pemerintah daerah bisa memenuhi kebutuhan warga," kata Doni.
Berita Terkait
-
Panglima TNI Kunjungi PPAD, Pererat Silaturahmi dan Apresiasi Peran Purnawirawan
-
Kau Pergi, Tapi Tak Pernah Hilang: Doa dan Cinta untuk Doni Monardo
-
CATATAN Egy Massadiah: Ketika Jenderal Maruli Membangunkan Sang Komandan
-
Santi Ariviani Istri Doni Monardo Bukan Orang Biasa, Anak Pensiunan TNI Sekaligus Mantan Bupati
-
Mengenal Reizalka Dwika Monardo, Putra Doni Monardo yang Lolos Akmil Tanpa Embel-embel Nama Sang Ayah
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Patung Yesus 25 Meter Segera Berdiri di Perbatasan Papua
-
Bukan Massa Mahasiswa, 21 Orang Bawa Petasan dan Diduga Molotov Dipulangkan
-
3.055 Gempa Susulan Guncang NTT, Masyarakat Diminta Tetap Tenang dan Waspada
-
Tampang 3 WNA Diduga Tentara Israel Kasari Staff Gym di Bali, Pemilik: Kalian Pembunuh Bayi
-
Pelajar 15 Tahun di Serang Tewas Terlindas Truk Usai Gagal Menyalip dari Kiri
-
Cara Mudah Menghitung Volume Kubus: Rumus Lengkap dengan Contoh Soal
-
WIKA dan Waskita Terancam Delisting, Danantara Pasrah: Kasihan Investor
-
Dokumen dan Foto Keluarga Disita, Kejagung Respons Permohonan Pengembalian Barang Febrie Adriansyah
-
The Man Who Didn't Like Animals: Ketika Si Pembenci Hewan Berubah Hati
-
Bikin Resah dan Bahayakan Pengendara, Truk Sampah 'Roboh' di Bogor Akhirnya Ditarik dari Jalan