Suara.com - Seorang lansian di Malaysia rela berjalan sejauh 3 km karena motornya mogok di tengah jalan, demi mendapatkan vaksin Covid-19.
Siti Meriam Sulong, menyadur Sinar Harian Minggu (13/6/2021), rela berjalan dari rumahnya di Kampung Pasir Hor, Kelantan untuk mendapatkan vaksin Covid-19 di Kompleks Balai Islam, Lundang.
Wanita 76 tahun tersebut mengaku tetap semangat meski harus berjalan kaki hampir tiga jam menuju lokasi Pusat Vaksin (PPV) pada Selasa (1/6).
Wanita tersebut mengaku harus berjalan kaki setelah sepeda motor milik putranya bernama Suhaimi Husin (42), mogok.
Menurut Siti Meriam, dia seharusnya menerima dosis pertama bulan lalu tetapi harus mengatur jadwal ulang karena masalah transportasi.
"Pada hari pengangkatan baru, sepeda motor anak saya mogok lagi, tetapi saya masih menahannya dan menuju ke PPV dengan berjalan kaki karena saya tidak ingin menunda lagi," jelas Siti Meriam.
"Saya berangkat dari rumah pukul 10 pagi karena janji saya sekitar jam 13.30 dan saya sampai di Kompleks Balai Islam Lundang pukul 1 siang." sambungnya.
Ibu empat anak tersebut mengatakan sesampainya di Kompleks Balai Islam Lundang, ia meminta izin kepada perawat yang bertugas untuk beristirahat terlebih dahulu.
Dia juga menyebutkan bahwa staf di PPV juga membantu memesan taksi dan membayarnya untuk perjalanan pulang setelah menerima suntikan.
Baca Juga: Soal Haji, Ustaz Abdul Somad Dimaki Warganet Malaysia Pakai Sebutan Ini
Siti Meriam mengaku tidak ingin merepotkan kedua anaknya yang tinggal bersama karena memiliki masalah kesehatan, selain dua lainnya yang tinggal di luar Kelantan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
60 Ton Sampah Menggunung, Pemprov DKI Janji Pasar Induk Kramat Jati Bersih dalam 5 Hari
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji
-
BNI Hadirkan agen46 hingga Pelosok Kota Bima, Perluas Inklusi Keuangan
-
Indonesia Terpilih jadi Presiden Dewan HAM PBB, Amnesty International Indonesia: Kebanggaan Semu!
-
KPK Bongkar Alasan Jerat Eks Menag Yaqut: 'Permainan' Kuota Haji Tambahan Jadi Pemicu
-
Sinyal Keras KPK, Eks Menag Yaqut Secepatnya Ditahan di Kasus Korupsi Haji
-
Tanggapi Soal Pilkada Langsung dan Tidak Langsung, Menko Yusril: Keduanya Konstitusional