Suara.com - Pemilih Jerman telah mengguncang lanskap politik negara itu. Mereka membatasi dominasi CDU/CSU dan SPD - untuk saat ini. Ini adalah perubahan yang perlu, kata Pemimpin Redaksi DW Manuela Kasper-Claridge.
Perubahan telah datang. Keputusan pemilih Jerman sudah jelas. Kompromi basa-basi dari koalisi besar terakhir tidak akan terjadi lagi.
Sekarang saatnya menghadapi tantangan besar seperti perubahan iklim, digitalisasi, dan modernisasi yang diperlukan di Jerman.
Tugas-tugas besar ini sekarang hanya dapat diselesaikan dengan bekerja sama dengan partai yang lebih kecil. Dalam semua koalisi yang mungkin, Partai Hijau dan Demokrat Bebas akan memiliki suara besar.
Tidak ada yang akan berhasil tanpa mereka — dan itu hal yang baik. Harga mahal Hijau Banyaknya suara yang masuk ke Partai Hijau jelas menunjukkan bahwa pemilih Jerman khawatir dengan perubahan iklim.
Dari hasil ini, Partai Hijau akan masuk ke dalam pembicaraan koalisi untuk membentuk pemerintahan berikutnya dengan banyak kepercayaan diri. Mereka akan menjadi bintang yang banyak dirayu dan dengan demikian dapat membuat dorongan yang lebih besar untuk tuntutan mereka.
Namun, Jerman mungkin kurang siap dengan perubahan yang diharapkan oleh Partai Hijau, bersama dengan kandidat kanselir mereka Annalena Baerbock.
Terutama — seperti yang juga ditunjukkan oleh hasil pemilu — ketika perubahan itu membutuhkan dana. FDP akan mendapat suara Itu karena membentuk pemerintahan tanpa FDP hampir tidak mungkin.
FDP melihat diri mereka sendiri sebagai deregulasi besar dan dapat menggagalkan beberapa keinginan Partai Hijau.
Baca Juga: Menlu Jerman Serukan Galang Poros AS-Uni Eropa di Asia-Pasifik
Mereka menaruh kepercayaan pada pasar, digitalisasi dan pengurangan birokrasi. Mereka menginginkan perlindungan iklim, tetapi tanpa kenaikan pajak.
Bagaimana tepatnya hal itu seharusnya terlaksana adalah sesuatu yang harus mereka jelaskan dalam pembicaraan koalisi awal.
CDU/CSU siap untuk oposisi Yang sangat jelas adalah skala kekalahan konservatif. Meskipun CDU/CSU kehilangan suara lebih sedikit daripada yang diperkirakan sebelumnya lewat berbagai jajak pendapat, hal ini tidak bisa menutupi penurunan dramatis dari pemilu terakhir.
Kandidat kanselir CDU, Armin Laschet, tidak dapat meyakinkan pemilih, meskipun mencapai beberapa keberhasilan sebagai perdana menteri negara bagian terpadat di Jerman, Nordrhein-Westfalen.
Dukungan untuk partai saudara CDU di Bayern, CSU, juga anjlok. Ini tampak seperti hasil pemilu terburuk mereka sejak 1949.
Setelah 16 tahun di pemerintahan, apa yang disebut "persatuan" CDU dan CSU sudah matang untuk menjadi oposisi.
Berita Terkait
-
Ketua Partai Hijau Murka 11 Warga Penolak Tambang Divonis Bersalah: Muak dengan Peradilan Negeri Ini
-
Imbas Protes Acara Trans7, Roy Murtadho Skakmat Gus Yahya 'Tiarap' Bicara Isu Ini: Mana Suara Anda?
-
Wacana Turunkan Usia Pemilih Jadi 16 Tahun, Parlemen Selandia Baru akan Laksanakan Voting
-
Sukacita Warga Jerman Menyambut Kembalinya Festival Bir Oktoberfest
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
Pilihan
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday Malam Ini
-
Menkes Budi Gunadi Sadikin Susul Chatib Basri dan Luhut ke Istana
-
Bupati Muara Enim Resmi Pakai Rompi Oranye KPK
-
Luhut Bawa Chatib Basri ke Istana, Ini Tujuannya
-
Di Mana Menkeu Purbaya saat Chatib Basri Dipanggil Prabowo ke Istana
Terkini
-
Bukan Cuma Megathrust, Sesar Misterius Ini Membentang dari Jakarta ke Surabaya, Seberapa Bahaya?
-
Kejar Quick Wins! Prabowo Boyong Menkes ke Lampung Besok demi Resmikan RSUD Baru
-
Narrative Backlash! Pakar: Unggahan Lama Prabowo Soal Rupiah Kini Jadi Senjata Makan Tuan
-
Polisi Sita Dokumen dari Lantai 12 WIKA Tower, Buntut Kasus Korupsi Pabrik Gula
-
DKI-Depok Kompak, Jalan Berlubang di Bawah Flyover UI Akhirnya Rata Aspal
-
Biar Serentak ke Meja Hijau, KPK Tambah 30 Hari Masa Tahanan Gus Yaqut di Kasus Haji
-
Otto Hasibuan Digugat Warga, Prabowo Didesak Nonaktifkan Sang Wamenko
-
Saran Mitigasi Korupsi Diabaikan, Ombudsman Bongkar Celah Maladministrasi di BGN dan Imipas
-
Korupsi CSR PT PJU Mandek, Boyamin Saiman Ancam Seret Kejari Banyuwangi ke Jalur Hukum
-
Keluar Istana, Budi Gunadi Jawab Isu Jadi Menkeu Baru