Suara.com - Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan Mahfud MD berharap pembukaan Pekan Olahraga Nasional XX dan Pekan Paralimpiade Nasional XVI 2021 di Papua berlangsung aman dan lancar. Aparat keamanan sudah mengantisipasi berbagai kemungkinan yang bakal terjadi pada pelaksanaan acara tersebut.
Pada Kamis (30/9/2021), Mahfud dan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian sudah melihat persiapan pembukaan PON XX dan Peparnas XVI 2021 di Stadion Lucas Enembe, Kabupaten Jayapura, sekaligus menyaksikan gladi resik.
"Saya bersama bapak menteri dalam negeri melakukan pengecekan terakhir dan melihat persiapan akhir yang dilakukan oleh panitia. Semua berjalan baik," kata Mahfud dalam keterangan pers, Jumat (1/1/2021).
Mahfud mendapatkan laporan dari pangdam serta kapolda Papua bahwa banyak kontingen sudah mulai bertanding sejak 22 September 2021 dan pertandingan berjalan lancar.
"Insyaallah dari sudut keamanan semuanya sudah diantisipasi secara berlapis, tapi penuh kedamaian tidak menakutkan. Tidak serem gitu, karena ini pesta olahraga,” ujarnya.
Mahfud meminta aparat menjalankan tugas secara maksimal agar pembukaan PON yang nanti dihadiri oleh Presiden Joko Widodo dapat berjalan dengan aman dan lancar serta sesuai protokol kesehatan.
"Saya mengimbau masyarakat mendukung acara ini, aparat TNI Polri, Pemda, supaya semuanya bekerja dengan sebaik-baiknya,” kata dia.
“Saya sudah mendapat laporan, kemudian melihat sendiri lokasi-lokasi dan apa yang sudah berjalan dalam beberapa hari terakhir ini. Semua berjalan baik dan Insyaallah akan tetap baik, itu kalau dari sudut keamanan. Kalo dari segi acaranya juga sudah sangat memadai."
Baca Juga: PON Papua: Jabar Singkirkan Atlet Tuan Rumah untuk Melenggang ke Final Muaythai
Berita Terkait
-
Mahfud Tegaskan Gaya Militer Tak Cocok dalam Budaya Polri, Ini Penjelasan Lengkapnya
-
Mahfud Sebut Diskusi Reformasi Polri dengan Prabowo Berlangsung Hangat dan Mengasyikkan
-
Mahfud MD: KPRP Rekomendasikan Rangkap Jabatan Polri Dibatasi Lewat UU ASN
-
Coret Usul Kementerian Polri, Mahfud MD: Takut Dipolitisasi Orang Partai
-
Mahfud MD: Komisi Reformasi Fokus Benahi Sistem Karier Polri, Bukan Usul Nama Ganti Kapolri
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Periksa Plt Walkot Madiun, KPK Dalami Permintaan Dana CSR Hingga Ancaman ke Pihak Swasta
-
Buntut Investasi Google ke PT AKAB, Nadiem Disebut Paksakan Penggunaan Chromebook
-
Oditur Militer akan Sambangi Andrie Yunus di RSCM?
-
Sinergi Kemensos Bersama BPS dan DEN Perkuat Digitalisasi Bansos Berbasis DTSEN
-
Kebijakan Libur Sekolah Lebih Awal Saat Piala Dunia 2026 di Meksiko Tuai Protes Keras Orang Tua
-
Fatma Saifullah Yusuf Ajak Siswa SRMA 21 Surabaya Ciptakan Lingkungan Bebas Bullying
-
Parigi Moutong Siapkan Lahan 9,2 Hektare untuk Sekolah Rakyat Permanen
-
DWP Kemensos Gaungkan Kampanye Anti Bullying Remaja Berkarakter dan Berempati di SRMA 13 Bekasi
-
Alarm Demoralisasi Jaksa: PAM SDO Kejagung Diminta Tak Asal 'Sikat' Tanpa Bukti
-
Pakar Sebut Parpol Pamer Kesetiaan ke Prabowo Cuma Kedok: Haus Kekuasaan Demi Modal Finansial