Suara.com - Berapa angka selanjutnya dari deretan berikut: 7, 8, 5, 5, 3, 4, 4 ?
Kami akan memberikan jawabannya di akhir artikel ini, tapi satu hal yang ingin kami sampaikan bahwa pemecahan masalah seperti ini bisa mendorong seseorang untuk mendaftar ke Badan Intelijen Inggris (GCHQ), seperti yang dilakukan Amena.
Dia mendaftar untuk menjadi mata-mata magang di program sekolah musim panas GCHQ.
GCHQ adalah badan intelijen, keamanan, dan siber Inggris, yang memiliki misi menjaga keamanan negara dengan menganalisis dan mengacaukan komunikasi kelompok tertentu yang berpotensi mengancam Inggris.
Baca juga:
- Siapa George Blake, mata-mata Soviet dan agen MI6 yang meninggal dunia di Rusia?
- Mata-mata China asal Singapura gunakan LinkedIn untuk 'memburu' sasaran
- Pengakuan mantan bos mata-mata Israel yang ungkap operasi intelijen Mossad
Tentu saja Amena bukan nama sebenarnya. Demi keamanan, dia tidak bisa menyebutkan namanya.
Radio 1 Newsbeat berbincang dengannya melalui Zoom, tapi kameranya dimatikan.
Dia hanya mengatakan bahwa usianya sekitar 20 tahun dan dia merupakan generasi pertama Inggris-Bangladesh. Dia menjalani sekolah musim panas itu sekitar dua tahun lalu dan sekarang dia bekerja di GCHQ.
Isu keberagaman
GCHQ sedang mencoba merekrut kandidat-kandidat seperti Amena karena sebelumnya lembaga itu memiliki reputasi buruk terkait perekrutan etnis minoritas.
Baca Juga: Tingkatkan Kemampuan Intelijen di Era Digital, Personel Humas Polda Jateng Ikuti Pelatihan
Pada Oktober 2020, kepala GCHQ mengaku mereka membutuhkan kandidat yang lebih beragam untuk menggambarkan kondisi nasional yang sebenarnya.
Tahun ini, jumlah perempuan yang mendaftar naik dua kali lipat, sementara jumlah pendaftar dengan latar belakang etnis minoritas meningkat tiga kali lipat dibandingkan 2020 lalu.
Amena mengatakan keberagaman di GCHQ menjadi penting karena "ketika kita datang dari latar belakang yang berbeda-beda, kita mempunyai cara pandang yang berbeda-beda terhadap sesuatu."
Namun, dia memilih untuk tidak memberi tahu keluarganya apa yang dia lakukan dan menggambarkannya sebagai sesuatu yang "sulit".
"Dalam budaya saya, membuat orang tua bangga itu penting. Tapi, sulit untuk melakukan itu ketika kita tidak bisa memberitahu mereka apa yang kita kerjakan," kata Amena.
"Saya khawatir mereka akan terlalu bangga untuk menyimpan informasi itu sendiri."
Tak satu pun teman Amena tahu apa yang dia lakukan.
"Ketika Anda bekerja di GCHQ, Anda diperingatkan untuk berhati-hati dengan apa yang Anda katakan di luar pekerjaan, tetapi yang paling menyedihkan adalah, orang tidak benar-benar bertanya tentang pekerjaan.
"Saat berbincang dengan orang lain, saya sering khawatir jika dia bertanya tentang apa yang saya lakukan, tapi ternyata tidak. Orang-orang senang membicarakan dirinya sendiri."
Pelatihan 'Catfish'
Amena sekarang menjadi peretas etis untuk GCHQ. Peretas etis adalah yang bertugas menembus jaringan untuk menguji atau mengevaluasi keamanannya, bukan berniat jahat atau kriminal.
Dia bekerja dalam tim yang secara legal meretas teroris, mengganggu rencana aksi kriminal, dan melindungi Inggris dari ancaman yang berkembang, seperti serangan ransomware - virus komputer digunakan untuk menyerang seseorang dan menuntut uang tebusan.
"Ini sangat keren. Pekerjaan di garda terdepan yang mengasyikkan," katanya.
"Seringkali, saya duduk dalam rapat dan berpikir, 'Saya tidak percaya mereka membiarkan saya mengetahui semua informasi ini'."
https://www.instagram.com/p/BpmOEJFg15H/
Ini adalah pekerjaan yang rumit. Dia menggambarkan perannya di sekolah musim panasnya seperti yang dilakukan presenter Nv Schulman dalam acara Catfish MTV.
Keterampilan yang dia dapatkan sangat berguna saat kencan online. Amena mengatakan dia melakukan pemeriksaan latar belakang orang-orang yang berpotensi kencan dengannya, dengan menggunakan "teknik open source" - alat penelitian yang bisa digunakan siapa saja.
"Cari artikel berita apa pun yang mereka sebutkan atau lihat halaman media sosial mereka. Lihat apakah mereka terdaftar dalam pemilu, atau Anda bisa menelusuri gambar mereka dengan Reverse Image Search. Semua sudah tersedia."
"Saya melakukannya untuk diri saya sendiri dan tentunya juga harus dilakukan semua orang untuk memastikan bahwa kita aman."
Sekarang saya lebih tenang
Setiap hari, ketika memasuki gedung, Amena menggunakan tiga kartu yang berbeda. Dia juga menggunakan kode untuk mengakses catatannya.
Terlepas dari keamanan yang tinggi dalam pekerjaannya, dia mengaku menjadi lebih tenang sejak memulai semua ini.
"Saya bisa membaca berita tanpa rasa cemas karena saya tahu orang-orang yang mengerjakannya dan saya harus mempercayai mereka."
Saat ini, Amena dan rekan kerjanya sedang sibuk. Pekan lalu, direktur GCHQ mengatakan serangan ransomware di Inggris naik dua kali lipat dibanding tahun lalu.
Namun, Amena menekankan dia dan rekan kerjanya masih bisa menikmati kehidupan di luar pekerjaan mereka.
"Ada kesalahpahaman soal ini, bahwa Anda harus menjadi 'kutu buku', atau seluruh hidup Anda hanya didedikasikan untuk pekerjaan. Tapi, nyatanya, saya menghabiskan banyak akhir pekan saya di pub."
Dan jika Anda masih membaca ini untuk mengetahui jawaban pertanyaan di awal artikel, jawabannya adalah enam. Angka-angka itu menggambarkan urutan jumlah huruf dari nama-nama bulan dan Agustus memiliki enam huruf.
Berita Terkait
-
Pemimpin Tertinggi Iran Bersembunyi di Bunker, Intelijen AS Klaim Komunikasi Terputus
-
Eks Direktur BAIS Bongkar Rahasia Dapur Intelijen: Cuma Kasih 'Bisikan', Sisanya Hak Presiden
-
Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Intelijen Itu Alat Negara, Bukan Alat Emosi
-
Letjen TNI Agus Widodo Dikabarkan Resmi Jabat Wakil Kepala BIN, Gantikan Komjen Imam Sugianto
-
Jejak Intelijen dan Napas Pancasila: Belajar Keteguhan dari Seorang Asad Said Ali
Terpopuler
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- Petinggi FPI Novel Bamukmin Ditunjuk Jadi Komisaris Hotel Indonesia Natour
- 'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Running Asics Diskon di Sports Station, Potongan Harga hingga 64 Persen
Pilihan
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
Terkini
-
Tarif TransJakarta Diusul Jadi Rp5.000, Pekerja Informal Berpotensi Paling Terbebani!
-
Lapor Polisi, Pengacara Ahli Waris Hyperbowling Ungkap Kronologi Teror Drone Isi Benda Mirip Granat
-
Ucapan Ulang Tahun Dasco untuk Nadiem Picu Spekulasi, Begini Penjelasannya!
-
KPK Cek Keaslian Sekaligus Telusuri Asal-Usul 55 Kg Platinum yang Ditemukan di Mobil Bupati Langkat
-
Tragedi Kebakaran Palmerah: Dikira Sudah Selamat, Kakek Suratman Ditemukan Tewas Terpanggang
-
Heboh Kabar PHK 90 Persen Karyawan Tokopedia, Stephanie Susilo Akhirnya Buka Suara di DPR
-
Tiga Pembantai Polisi di Katingan Diciduk! Serang Petugas Pakai Parang Saat Gerebek Narkoba
-
Anggaran MBG 2027 Bakal Turun, Segini Hitung-hitungannya!
-
Banggar DPR Respons Usulan Gaji Kepala Daerah Naik Demi Cegah Korupsi: Direm Dulu, Jaga Fiskal
-
Tampang Ciut Bang Jago Naik Ninja Pukul Pengendara di Jagakarsa, Kini Pasrah Dites Urine Polisi