Suara.com - Sebuah video yang memperlihatkan seorang pria mengadakan prosesi pemberian nama telah viral. Bukan tanpa alasan, pria ini mengadakan prosesi pemberian nama anak kucing.
Momen tersebut diunggah oleh akun TikTok @riomaryono, Jumat (14/1/2022). Hingga berita ini ditulis, video telah ditonton 1,9 juta kali dan mendapat lebih dari 321 ribu tanda suka.
"Prosesi pemberian nama baby cat Devon," tulisnya sebagai keterangan unggahan seperti dikutip Suara.com, Minggu (16/1/2022).
Dalam video, terlihat seorang pria bersiap mengadakan prosesi pemberian nama bayi kucing. Bahkan, mereka yang hadir dalam prosesi juga mengenakan busana adat Jawa.
Pria ini terlihat menggunakan busana beskap putih dan jarik. Ia terlihat membawa sebuah kotak berwarna hijau turun dari tangga.
Kotak hijau tersebut ternyata berisi seekor anak kucing bernama Devon yang sedang tertidur pulas. Tidak lama kemudian, tampak sejumlah orang yang datang membawa beberapa seserahan.
Para wanita yang hadir dalam acara itu sudah mengenakan kebaya beserta jarik. Sementara itu, para pria terlihat mengenakan beskap dan pakaian batik.
Dalam video tampak beberapa orang yang membawa seserahan dalam prosesi tersebut. Mereka membawa tumpeng yang sudah dilengkapi beragam lauk, buket makanan kucing, dan buah-buahan.
Pria yang mengenakan beskap putih itu terlihat menggendong anak kucing miliknya yang terlihat masih tertidur pulas.
Baca Juga: Viral Mobil Plat Merah Lawan Arah di Bekasi, Netizen: Gak Bisa Dijadikan Teladan
Tidak lama kemudian, pria ini lalu membagikan tumpeng tersebut kepada orang-orang yang hadir dalam prosesi itu.
Ia membagikannya dengan daun pisang yang dibentuk pincuk. Orang-orang yang hadir dalam prosesi itu kemudian langsung memakan tumpeng tersebut.
Melihat video prosesi pemberian nama kucing ini, warganet lantas menuliskan beragam tanggapan.
"Ketika orang kaya gabut, lah aku punya kucing 10 ekor masih suka pusing mikirin makanannya," tulis salah seorang warganet di kolom komentar.
"Orang kaya kebanyakan duit, gapapa. Panjang umur ya mpus," ujar salah satu warganet.
"Semoga jadi kucing yang soleh dan berbakti," tulis warganet.
Berita Terkait
-
Viral Video Belatung di Vagina, Warganet TikTok Heboh Bereaksi Mual: Jangan Lihat Deh!
-
Viral Video Pegawai Konter HP Tertabrak Mobil di Banyuwangi Hingga Terpental
-
Viral Kakek Penjual Cilok Sampai Gemetar Pikul Dagangannya, Hanya Dapat Untung Rp200 per Butir
-
Naik Angkot, Wanita Beri Salam ke Pria Pengendara Motor, Ujungnya Malu Sendiri
-
Baju Suami Kekecilan, Perempuan Ini Sulap Jadi Setelan Anak, Hasilnya Banjir Pujian
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas di Bawah 60 Juta, Pilihan Terbaik per Januari 2026
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
Pilihan
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
-
Sita Si Buruh Belia: Upah Minim dan Harapan yang Dijahit Perlahan
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
Terkini
-
Kasus Kematian Diplomat Dihentikan, Keluarga Arya Daru Tempuh Langkah Hukum dan Siap Buka 'Aib'
-
Breaking News! KPK Resmi Tetapkan Eks Menag Yaqut Tersangka Korupsi Kuota Haji
-
Profil Damai Hari Lubis: Dulu Garang Tuding Ijazah Palsu, Kini 'Luluh' di Depan Jokowi?
-
5 Sindiran Politik Tajam Pandji Pragiwaksono dalam 'Mens Rea' yang Viral
-
Legislator DPR Bela Pandji: Kritik Komedi Itu Wajar, Tak Perlu Sedikit-sedikit Lapor Polisi
-
Bukan untuk Kantong Pribadi, Buruh Senior Depok Kawal Upah Layak bagi Generasi Mendatang
-
Giliran PBNU Tegaskan Pelapor Pandji Pragiwaksono Bukan Organ Resmi: Siapa Mereka?
-
Polemik Batasan Bias Antara Penyampaian Kritik dan Penghinaan Presiden dalam KUHP Baru
-
Dua Tersangka Hoax Ijazah Palsu Temui Jokowi di Solo, Sinyal Kasus Akan Berakhir Damai?
-
Menag Ingatkan Perbedaan Pandangan Agama Jangan Jadi Alat Adu Domba Umat