Suara.com - Dua hakim anggota mencecar terdakwa Azis Syamsuddin terkait pertemuannya dengan mantan Kepala Dinas Bina Marga Kabupaten Lampung Tengah, Taufik Rahman di Gedung DPR mengenai Dana Alokasi Khusus APBN P Kabupaten Lamteng tahun 2017 sekitar Rp 25 miliar.
Keterangan itu digali majelis hakim dalam pemeriksaan terdakwa eks Wakil Ketua DPR RI itu dalam kasus suap kepada penyidik KPK dari unsur Polri Stepanus Robin Pattuju mengenai penanganan perkara di Lampung Tengah di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta Pusat, Senin (17/1/2022).
Awalnya, Hakim Fahzal Hendri menanyakan kepada terdakwa Azis, apakah pernah bertemu dengan saksi Taufik Rahman di Gedung DPR RI menanyakan terkait anggaran turun APBN P untuk Kabupaten Lampung Tengah tahun 2017 sebesar Rp 25 miliar.
"Pernah saudara ketemu Taufik Rahman di DPR?" tanya hakim Fahzal di PN Tipikor, Jakarta Pusat, Senin (17/1/2022).
Jawaban Azis, pun mengaku tidak pernah bertemu Taufik di ruangan kerjanya saat kasus itu, Azis masih menjabat sebagai Ketua Badan Anggaran DPR RI.
"Di ruangan saya tidak pernah," ucap Azis.
Azis pun kembali mengaku tak ingat pertemuannya yang ditanyakan oleh hakim.
"Saya tidak ingat yang mulia," kata dia.
Hakim Fahzal pun terus mengorek keterangan Azis. Keterangan saksi Taufik Rahman pun dalam sidang kembali disampaikan Hakim Fahzal kepada Azis Syamsuddin.
Baca Juga: Sidang Munarman: Eksepsi Ditolak Hakim, Saksi Banyak Berstatus Ditahan
Taufik pernah bertemu dengan Azis untuk menanyakan anggaran yang turun ke Lampung Tengah. Di mana Azis sesuai pengakuan Taufik turun sebesar Rp 25 miliar.
"Saudara sendiri pernah sampaikan ke Taufik Rahman?" kembali tanya hakim Fahzal.
Jawaban, Azis pun masih sama tidak mengingat pertemuan itu. Azis malah menyampaikan bahwa ia sering dijumpai banyak orang.
"Secara ingat persis. Saya tidak ingat yang mulia. Tapi orang banyak yang nanya ke saya. Bukan hanya bupati, bukan hanya wali kota. Bukan hanya gubernur, kementerian lembaga pun datang ke saya," ujar Azis.
Mendengar Azis, hakim Fahzal bukan meminta jawaban tersebut. Ia, fokus mempertanyakan terkait pertemuan dengan Taufik.
"Yang lain saya enggak tau, Taufik rahman pernah nggak?.Bertemu dengan saudara lalu menanyakan masalah anggaran perubahan yang diajukan dia (Taufik ) itu? tanya Hakim Fahzal.
Berita Terkait
-
Sidang Munarman: Eksepsi Ditolak Hakim, Saksi Banyak Berstatus Ditahan
-
Divonis Lebih Ringan jadi 11 Tahun Penjara, AKP Stepanus Robin: Saya Sangat Kecewa
-
Eksepsi Ditolak Hakim, Kubu Munarman Bakal Bawa Banyak Tahanan ke Sidang
-
Digelar 2 Kali Seminggu, Hakim Kebut Pemeriksaan Saksi Setelah Tolak Eksepsi Munarman
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
Terkini
-
Indonesia Lebih Dulu, Kenapa Donald Trump Pilih Pakistan Jadi Mediator Damai?
-
Iran Endus Rencana Licik AS: Curiga Sabotase Perundingan dan Jadikan Israel Tameng
-
BRIN Kembangkan Teknologi Plasma, Mungkinkah Produksi Pupuk Lebih Ramah Lingkungan?
-
Gencatan Senjata Terancam Batal, Iran Bersumpah Bakal Hanguskan Seluruh Aset AS di Timur Tengah
-
Netanyahu Siap Negosiasi Langsung dengan Lebanon Usai Serangan Maut
-
Dinilai Lebih Hemat, Bisakah Energi Surya Gantikan PLTD dan Kurangi Impor BBM?
-
Hilang 2 Hari, Mobil Boks Curian Tiba-Tiba Muncul Terparkir di Jalan S Parman
-
Ramai Polemik Blokir Komdigi: Magdalene dan Kritik Warganet Dibungkam?
-
Menlu Iran Peringatkan Amerika Serikat Jangan Mau Jadi Pion Benjamin Netanyahu
-
KPI Dorong Perempuan Jadi Pengawas Kebijakan Publik, Bukan Sekadar Partisipan