Suara.com - Menteri Sosial, Tri Rismaharini tak kenal lelah. Usai mengecek progres pembangunan rumah tahan gempa di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) di siang harinya, Risma kemudian mendadak mengunjungi Balai Efata di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Rabu, (2/3/2022) malamnya.
Setibanya di sana, Risma menyampaikan beberapa arahan. Salah satunya adalah mengembangkan agar para penyandang disabilitas di Balai Efata Kupang ini menghasilkan karya lebih banyak. Misalnya, memproduksi kursi roda elektrik yang bisa semakin memudahkan aktivitas penyandang kebutuhan khusus.
Risma mengakui, memproduksi kursi roda elektrik bukanlah perkara mudah apalagi di tengah keterbatasan yang ada. Namun, menurutnya hal itu tak lantas dijadikan batu halangan untuk terus berinovasi.
Oleh karena itu, dia menyarankan, agar Kepala Balai Efata mengajak anak-anak penyandang disabilitas untuk mempelajari proses produksi pembuatan kursi roda elektrik ke Solo.
"Pak nanti tolong diajak anak-anak ini ke Solo untuk belajar membuat kursi roda elektrik. Setelah belajar sekitar 1-2 minggu di Solo, nanti pulang ke sini, kalian terapkan dan produksi di sini," kata Risma di Balai Efata Kupang, NTT, pada Rabu, (2/3/2022) malam.
Selain kursi roda elektrik, Risma juga mendorong Kepala Balai Efata untuk lebih komunikatif dengan anak-anak penyandang disabilitas. Seperti menanyakan apa minat dari anak-anak tersebut.
"Misalnya mereka tertarik membuat sepatu, diajak pak ke Bandung untuk belajar bagaimana proses membuat sepatu," kata Risma.
Risma menambahkan, jangan sampai keterbatasan anggaran menjadi penghalang anak-anak penyandang disabilitas di Balai Efata untuk tidak berinovasi.
"Pak, kalau ada masalah seperti itu tolong dibicarakan. Jujur saya malu, masa kita tidak bisa memenuhi keinginan anak-anak yang ingin berkembang. Anak-anak tolong habis ini, kalian tulis yah kalian pengennya apa. Kalian tulis. Nanti kita usahakan," pungkas Risma.
Berita Terkait
-
Kunjungi Balai Efata, Mensos Motivasi Anak-anak Penyandang Disabilitas
-
Cegah Banjir di NTT, Kemensos Akan Berikan Bantuan Alat Berat
-
Pembangunan Rumah Tahan Gempa di NTT Selesai April 2022
-
Kunjungi Perbatasan RI-Timor Leste, Mensos Siapkan Pembangunan Community Center
-
Secara Khusus Terbang ke Pangandaran, Mensos Kunjungi Bocah Korban Kekerasan Seksual
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
Terkini
-
Ada Pihak Bantu Bupati Kuansing Saat OTT, KPK Sempat Kehilangan Jejak
-
Wamensos Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Kulon Progo, Progres Capai 91 Persen
-
Polri Diminta Kuasai KUHP-KUHAP Baru, Kepastian Hukum Jadi Taruhan
-
Korban Ledakan Kapal Aceh Hebat 2 Bertambah, 3 Taruna Meninggal Dunia
-
Diduga Didiskriminasi Sekolah, Pendidikan Siswa Disabilitas Psikososial Ini Terancam
-
Terdakwa TPPU Sebut Ada Permintaan Dana Pilpres Rp21,5 M, Nama Eks Pangdam Terseret
-
Label A-D Dinilai Membingungkan, BPOM Diminta Revisi Peraturan Nilai Gizi
-
Keras Koalisi Sipil di Hari Bhayangkara: Polisi Alat Rakyat, Bukan Partai Cokelat!
-
Parkir Ditutup Tenda Didirikan, PN Jaktim Antisipasi Massa Pendukung Sidang Perdana dr Tifa
-
Dari Pajero ke Land Cruiser, Bupati Kuansing Disebut 'Main' Jual Beli Jabatan Sejak 2021