Tuai Pro Kontra Warganet
Melansir kolom komentar, warganet meramaikan postingan pemilik akun TikTok @anjaycol4 ini dengan kritikan.
Ya, alih-alih bersimpati dengan apa yang dialami olehnya, publik menilai pemuda ini kurang memahami transaksi di bank. Publik juga masih menduga potongan berasal dari administrasi bank.
"Udah berbulan-bulan kali saldonya kosong gak ada biaya buat potongan admin, jadi sekali ngisi langsung kena banyak," komentar warganet.
"Baru ngisi kali setelah saldo 0 berbulan bulan kaya saya, ya auto kepotong admin yang udah udah," imbuh warganet lain dengan pendapat serupa.
"Giliran di suruh cetak rekening koran dia malah tunjukin buku tabungannya udah di sobek-sobek dan bilang ga ada harapan, definsi pengen belaga pinter tapi jatohnya memalukan diri sendiri," ujar warganet.
"Wkwkwk yang lebih ngenes kalo nabung di celengan bang, duit juga suka ilang belom lagi celengannya dimakan rayap," tutur warganet.
"Liat di mutasi lahh juned. Nabung celengan bambu aja mendingan," timpal yang lainnya.
Kalau menurut kalian, siapa yang salah dalam peristiwa ini? Simak video selengkapnya di sini.
Baca Juga: Guru ini Mengamuk di Kelas Sampai Angkat Meja Dipicu Karena Murid Bandel
Administrasi Bulanan Bank BRI
Postingan akun TikTok @anjaycol4 secara spesifik merujuk pada Bank BRI. Melansir situs resminya, terdapat beberapa jenis tabungan yang dilayani oleh Bank BRI, dengan sasaran nasabah serta besaran administrasi bulanan yang berbeda-beda pula.
Untuk produk tabungan BritAma, biaya administrasi bulanannya disesuaikan dengan besaran saldonya:
- Saldo kurang dari Rp 10 juta, admin Rp 11.000
- Saldo lebih dari Rp 10 juta, admin Rp 12.000
- Kartu Classic, admin bulanan Rp 2.000
- Kartu Gold, admin bulanan Rp 6.500
Untuk produk tabungan BritAmaX yang ditujukan untuk anak muda, besara admin bulanannya adalah Rp 6.000.
Untuk produk BritAma Bisnis, admin bulanannya gratis dengan syarat minimal saldo mencapai Rp 5 juta.
Untuk produk BRI Simpedes, admin bulanannya sebesar Rp 5.500 untuk saldo berapapun.
Berita Terkait
-
5 Sindiran Politik Tajam Pandji Pragiwaksono dalam 'Mens Rea' yang Viral
-
Prabowo Komentari Podcast di Sosial Media: Banyak Pakar Bicara Asal
-
Saldo GoPay yang Hilang Ternyata Bisa Balik Lagi, Begini Caranya
-
Geger Video Mesum Pasangan Misterius di Pos Polisi Tulungagung, Pelaku Diburu
-
4 Fakta Buba Tea Bali yang Viral Jual Matcha Infus, Harga Mulai Rp190 Ribu
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
60 Ton Sampah Menggunung, Pemprov DKI Janji Pasar Induk Kramat Jati Bersih dalam 5 Hari
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji
-
BNI Hadirkan agen46 hingga Pelosok Kota Bima, Perluas Inklusi Keuangan
-
Indonesia Terpilih jadi Presiden Dewan HAM PBB, Amnesty International Indonesia: Kebanggaan Semu!
-
KPK Bongkar Alasan Jerat Eks Menag Yaqut: 'Permainan' Kuota Haji Tambahan Jadi Pemicu
-
Sinyal Keras KPK, Eks Menag Yaqut Secepatnya Ditahan di Kasus Korupsi Haji
-
Tanggapi Soal Pilkada Langsung dan Tidak Langsung, Menko Yusril: Keduanya Konstitusional