Suara.com - PT Pengembangan Pariwisata Indonesia atau ITDC target pembangunan Tana Mori Labuan Bajo tahap pertama rampung awal tahun 2023. Adapun penyelesaian dan fasilitas MICE sendiri ditargetkan pada kuartal keempat 2022.
Jika pembangunan tahap pertama rampung, maka pembangunan destinasi pariwisata Tana Mori akan memasuki tahap kedua berupa pembangunan fasilitas akomodasi hotel bintang lima.
Pendanaan pembangunan tahap pertama Tana Mori menggunakan dana Penyertaan Modal Negara (PMN) sebesar Rp470 milyar yang bersumber dari APBN Tahun 2021.
ITDC merupakan BUMN pengembang dan pengelola destinasi pariwisata.
Kawasan pariwisata Tana Mori Labuan Bajo ada di Nusa Tenggara Timur.
"Pengembangan kawasan pariwisata Tana Mori merupakan penugasan pemerintah ketiga bagi ITDC dalam pengembangan destinasi pariwisata di Indonesia. Kami berkomitmen untuk menjalankan penugasan ini dengan sebaik-baiknya sehingga dapat memenuhi apa yang menjadi target pemerintah," kata Direktur Utama ITDC Abdulbar Mansoer dalam keterangan di Jakarta, Rabu.
Pengembangan kawasan pariwisata seluas 20 hektare itu merupakan bagian dari pengembangan kawasan KEK seluas 338 hektare.
Perseroan akan menyediakan fasilitas pertemuan dan akomodasi terintegrasi serta dilakukan guna mendukung peningkatan kunjungan wisatawan ke Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Labuan Bajo.
Hingga pekan ketiga Juni 2022, realisasi kemajuan pembangunan tahap pertama Tana Mori telah mencapai 34,26 persen meliputi pembangunan infrastruktur dasar dan utilitas, fasilitas MICE, dan pusat kebugaran.
Baca Juga: Cok Ace : Pariwisata Harus Memberikan Kontribusi Bagi Masyarakat Sekitar
Abdulbar mengatakan capaian itu melebihi target yang ditentukan pemerintah, yaitu sebesar 32,90 persen.
Kemajuan pembangunan ini mencakup lingkup pekerjaan konstruksi, pekerjaan perencanaan serta pekerjaan umum.
"Kami percaya bahwa pengalaman pengembangan The Nusa Dua dan The Mandalika akan mampu kami terapkan dalam pengembangan Tana Mori dan kami optimistis proyek ini akan selesai sesuai tenggat waktu dengan kualitas berstandar internasional," ujarnya.
ITDC berkomitmen akan memanfaatkan dana ini untuk membangun infrastruktur dasar, yaitu jalan akses, utilitas antara lain jaringan listrik, jaringan plumbing, ground water tank, tempat pembuangan sampah sementara, fasilitas utama kawasan berupa fasilitas MICE untuk 200 pax, serta fasilitas lainnya berupa pusat kebugaran.
Pembangunan infrastruktur, venue MICE dan pusat kebugaran ini adalah bagian dari rencana utama pengembangan keseluruhan Tana Mori, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur.
ITDC memastikan pengembangan Tana Mori dilakukan dengan mengedepankan prinsip-prinsip pariwisata berkelanjutan, seperti kawasan-kawasan pariwisata yang perseroan kelola The Nusa Dua Bali dan The Mandalika Lombok.
Berita Terkait
-
Kemegahan Budaya Ranah Minang Tersaji di Festival Minangkabau 2026
-
Jawa Tengah Siapkan 1.000 Desa Wisata sebagai Motor Ekonomi 2027
-
Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika
-
KPK Tindak Lanjuti Laporan Dugaan Korupsi ITDC di Proyek Mandalika
-
Bukan Sekadar Tempat Wisata: Industri Pariwisata Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Lokal
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang
-
Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang
-
Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA
-
Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah
-
Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?
-
Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!
-
Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat
-
Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan
-
Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai
-
Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi