Suara.com - Koalisi masyarakat sipil yang menolak Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP) mendapat perlakukan yang tidak menyenangkan. Seorang anggota polisi diduga berkata kasar dengan menyebut mereka 'Anjing. '
Berdasarkan video yang diunggah Blok Politik Pelajar (BPP) di akun Instagram dengan nama pengguna @blokpolitikpelajar, terdengar diduga seorang polisi mengeluarkan perkataan tidak pantas, yakni menyebut 'Anjing'.
Dalam video terlihat koalisi masyarakat akan meninggalkan tempat aksi di depan salah satu hotel yang berada di kawasan Jakarta Pusat.
Massa kemudian berpamitan kepada polisi yang berada di lokasi, sambil mengucapkan terimakasih kepada polisi.
"Terima kasih ya Pak," kata salah satu massa kepada ke sekumpulan anggota polisi.
Namun ucapan terimakasih itu dibalas dengan perkataan kasar yang diduga dilontarkan salah satu anggota polisi.
"Iya Anjing!" kata pria yang diduga anggota polisi dengan nada ketus.
Mendapatkan umpatan itu, sejumlah peserta aksi sempat tidak terima. Namun, Kepala Bagian Operasional Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Saufi Salamun yang terlihat dalam video itu menenangkan massa aksi hingga akhirnya membubarkan diri.
"Udah mbak, udah," katanya.
Baca Juga: Masyarakat Sipil Sebut Kick Off RKUHP Cuma Formalitas Belaka, Tanpa Dengar Masukan Publik
Terpisah Juru Bicara BPP, Iqbal Ramadhan ketika dihubungi Suara.com mengatakan, peristiwa itu terjadi bersamaan dengan sosialisasi pemerintah terkait dengan RKUHP di sebuah hotel di Jakarta Pusat pada Selasa (23/8/2022) kemarin.
"Kemarin kami konferensi pers terkait menolak RKUHP di depan Hotel Ayana. Bertepatan dengan sosialiasi yang pemerintah lakukan. Kami tidak mengganggu jalan dan hanya berdiri di trotoar," kata Iqbal kepada Suara.com, Rabu (24/8/2022).
Pada saat itu, tiba-tiba datang sekelompok polisi meminta surat pemberitahuan. Dikatakan Iqbal mereka hanya menggelar konferensi pers.
"Polisi juga mengatakan bahwa kami menganggu pengguna jalan, sedangkan sewaktu polisi tidak datang ramai-ramai jalanan tetap lancar. Sebaliknya ketika polisi datang jalanan yang menjadi macet," jelasnya.
Setelahnya, mereka mewawancarai salah satu anggota polisi dengan maksud bercanda, agar suasana menjadi tidak tegang.
"Tetapi ditanggapi dengan amarah bahkan mengatakan kami monyet dan anjing seperti video yang di atas," ujar Iqbal.
"Saya ingat saya mengatakan ke polisi bahwa bapak seharusnya bisa becanda sedikit saja jangan suka marah-marah dan dijawab dengan 'kita ini bukan dagelan!' dengan nada yang tinggi dan mata yang melotot. Jadi jelas ya mana yang memprovokasi dan mana yang aksi dengan humor dan damai," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Kecelakaan Beruntun di Pasaman, Dua Penumpang Luka-luka dan Sejumlah Kendaraan Rusak
-
Tragedi Proyek Sekolah Rakyat, 3 Pekerja Hanyut di Sungai Ogan Saat Menyeberang
-
Anak Kembali Aktif Bersekolah, Jangan Lupakan Perlindungan dari Demam Berdarah Dengue
-
Bypass Jantung Kini Tak Perlu Belah Tulang Dada, Teknik Minimal Invasif Percepat Pemulihan
-
Polisi Ungkap Plot Twist Kasus Jesslyn Wijaya, Dugaan Penculikan Terpatahkan
-
IHSG Diproyeksi Menguat Besok, Ini Saham yang Bisa Dipantau
-
Produk RI Makin Dilirik Asing, UMKM Perak Lokal Tembus Tiga Negara
-
Lowongan 94 Nakes di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, Rekrutmen Dibuka Agustus
-
BNI Wujudkan Mimpi Pasangan Miliki Rumah Pertama Setelah 14 Tahun Menikah
-
Kevin Hardino dan Rachel Kesyah Aurellia Terpilih Jadi Bujang Gadis Palembang 2026