Suara.com - Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan memperbarui terkait syarat naik pesawat terbaru 2022 bagi Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN). Adapun aturan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Nomor 82 Tahun 2022 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang dalam Negeri dengan Transportasi Udara pada Masa Pandemi Covid-19 pada Jumat (26/8/2022) lalu.
Syarat terbaru naik pesawat 2022 tersebut berlaku mulai Senin, 29 Agustus 2022 kemarin. Peraturan ini sewaktu-waktu dapat berubah dan mungkin akan dilakukan perbaikan sesuai dengan arahan atau pemberitahuan dari instansi yang berwenang.
Dalam surat edaran tersebut ada beberapa syarat dan ketentuan yang harus dipenuhi oleh PPDN dengan menggunakan moda transportasi udara atau pesawat.
Lantas bagaimana syarat naik pesawat terbaru 2022? Simak ulasan selengkapnya berikut ini.
Syarat Naik Pesawat Terbaru 2022
Melalui Surat Edaran nomor 82 tahun 2022 yang diterbitkan Kemenhub, terdapat beberapa sejumlah aturan dan persyaratan terbaru untuk tetap menerapkan protokol kesehatan bagi pelaku perjalanan dalam negeri dengan menggunakan transportasi udara atau pesawat. Tujuan diterbitkannya Surat Edaran ini adalah untuk dapat melakukan pencegahan terjadinya peningkatan penularan virus COVID-19.
Berdasarkan SE syarat naik pesawat terbaru 2022 disebutkan, bagi pelaku perjalanan orang dalam negeri (PPDN) dengan menggunakan pesawat pada masa pandemi COVID-19 wajib sudah mendapatkan vaksinasi. Berikut ini persyaratan lengkapnya.
- Pelaku perjalanan wajib mengunduh dan menggunakan aplikasi PeduliLindungi sebagai utama syarat melakukan perjalanan dalam negeri
- Pelaku perjalanan dengan rentan usia 18 tahun ke atas wajib sudah harus mendapatkan vaksin dosis ketiga (booster)
- Pelaku perjalanan yang berstatus WNA atau dari luar negeri dengan usia 18 tahun ke atas wajib sudah mendapatkan vaksin minimal dosis kedua
- Pelaku perjalanan dengan usia 6-17 tahun wajib sudah mendapatkan vaksinasi dosis kedua
- Pelaku perjalanan dengan usia 6-17 tahun yang berasal dari perjalanan luar negeri tidak diwajibkan vaksinasi
- Pelaku perjalanan dengan usia di bawah 6 tahun tidak wajib vaksin namun tetap harus melakukan perjalanan dengan pendamping orang dewasa.
Apakah naik pesawat harus melakukan tes PCR? Berdasarkan aturan terbaru naik pesawat, pelaku perjalanan tidak diwajibkan menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR atau Rapid Test Antigen.
Peraturan ini berlaku juga bagi pelaku perjalanan yang sudah memenuhi syarat vaksinasi dan melakukan perjalanan dalam negeri dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang berlaku.
Baca Juga: CEK FAKTA: (TERBARU) Mau Terbang, Tak Perlu PCR ataupun Antigen. Wajib Vaksin Booster!
Syarat Naik Pesawat Terbaru Khusus Penumpang Komorbid
Dalam aturan terbaru naik pesawat juga memuat sejumlah aturan bagi pelaku perjalanan yang memiliki kondisi kesehatan khusus atau penyakit komorbid sehingga menyebabkan ia tidak dapat menerima vaksinasi.
Disebutkan dalam SE, khusus bagi penumpang dengan kondisi tersebut tidak diwajibkan syarat vaksinasi serta tidak wajib menunjukkan hasil tes PCR atau Rapid Test Antigen.
Akan tetapi, pelaku perjalanan dengan kondisi khusus itu wajib melampirkan surat keterangan dokter yang berasal dari Rumah Sakit Pemerintah yang menyatakan jika yang bersangkutan belum dan/ atau tidak dapat mengikuti vaksinasi COVID-19 jenis apapun.
Demikian tadi syarat naik pesawat terbaru 2022 bagi Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN). Semoga bermanfaat!
Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: (TERBARU) Mau Terbang, Tak Perlu PCR ataupun Antigen. Wajib Vaksin Booster!
-
Mulai Hari Ini Tidak Perlu Lagi Tes PCR dan Antigen Saat Pergi Dengan Pesawat
-
Aturan Naik Pesawat Terbaru Mulai Hari Ini, Bebas Antigen dan Tes PCR!
-
Cek Syarat Naik Pesawat Terbaru Agustus 2022 Sesuai SE Menhub
-
Kala Ikan Hasil Tangkapan Nelayan di China Harus Dites PCR
Terpopuler
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Liburan Lebaran ke Luar Negeri Kini Lebih Praktis Tanpa Perlu Repot Tukar Uang
Pilihan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
Terkini
-
Komnas HAM Dorong Agar Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilakukan Melalui Pengadilan Umum
-
Hilal di Batas Kriteria MABIMS, Bosscha ITB Sebut Posisi Bulan Sulit Diamati
-
Update Korban Perang AS-Israel vs Iran: Tembus Ribuan Jiwa Meninggal Dunia
-
Angka Pemudik 2026 Melonjak 10 Persen, Simak Data Lengkap Kemenhub Berikut Ini
-
Apa Itu Ladang Gas South Pars? Pusat Energi Dunia yang Diserang Rudal Israel
-
Lebaran Berpotensi Sabtu 21 Maret, Kemenag DIY Pantau Hilal di POB Syekh Bela Belu Sore Ini
-
Beri Kejutan Menyenangkan, LRT Jabodebek Berlakukan Tarif Rp1 Saat Idul Fitri 2026
-
Hilal Dinilai Belum Penuhi Kriteria, BRIN-BMKG Prediksi Idulfitri 2026 Jatuh 21 Maret
-
Trump 'Cuci Tangan', Marahi Israel Serang Ladang Gas South Pars Milik Iran
-
KWP Salurkan 2.000 Sembako Jelang Idul Fitri 2026, Sasar Hingga Pelosok Desa