Suara.com - Dunia politik Indonesia digegerkan dengan langkah Partai NasDem mengusung Anies Baswedan sebagai bakal calon presiden 2024.
Di tengah hiruk-pikuk politik tersebut, aktivitas Presiden Joko Widodo dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo turut menjadi sorotan publik. Sebab Ganjar tampak masuk ke dalam mobil Indonesia 1 yang ditumpangi Jokowi.
Seperti dilihat Suara.com di akun Twitter @yusuf_dumdum, terlihat Ganjar yang berjalan keluar dari kawasan industri di Kabupaten Batang yang tengah ditinjau bersama Jokowi pada Senin (3/10/2022).
Namun alih-alih menuju kendaraannya sendiri, Ganjar justru diarahkan untuk masuk ke dalam mobil yang ditumpangi Jokowi. Bahkan Ganjar sempat terlihat berdiri di ambang pintu, seolah memastikan apakah benar dirinya diajak masuk ke dalam mobil Mercedes Benz tersebut.
"Kode apa ini?" celetuk @yusuf_dumdum.
Momen inilah yang mendapat sorotan banyak pihak, serta tentu saja mendadak dibandingkan dengan langkah Surya Paloh mengumumkan pencalonan Anies hari ini.
"Kode nasdem umumkan AB... Jokowi umumkan GP," komentar warganet.
"Ganjar penerus Jokowi. Lanjuut..." kata warganet.
"Lanjutkan perjuanganku, Pak Ganjar!" tulis warganet.
Baca Juga: Ditanya Pilih AHY atau Khofifah Sebagai Cawapres, Anies: Waktu Masih Panjang
"Yang nanti tahun 2024 akan menggunakan mobil itu, Om..." imbuh warganet lainnya.
Foto Ganjar dan Jokowi Juga Dianggap Kode Keras
Bukan hanya momen ketika Ganjar diajak naik semobil dengan Jokowi, foto kedua kader PDI Perjuangan itu pasca meninjau kawasan industri juga menuai beragam respons publik.
Ketimbang fokus pada kegiatannya, warganet justru sibuk berandai-andai apabila Ganjar maju sebagai calon presiden dan menggandeng Jokowi sebagai wakilnya, sebuah isu yang belakangan turut menuai pro dan kontra.
"Pak presiden dan calon presiden," kata warganet.
"Presiden RI dan penerusnya," ujar warganet.
Berita Terkait
-
Ditanya Pilih AHY atau Khofifah Sebagai Cawapres, Anies: Waktu Masih Panjang
-
Capres Nasdem Anies Baswedan: 'Bismillah, Kami Siap Jalan Bersama'
-
Jokowi Beri Santunan Rp50 Juta untuk Setiap Korban Meninggal Dunia dalam Peristiwa di Stadion Kanjuruhan
-
Setelah NasDem Deklarasi, Demokrat Singgung Kedekatan Anies - AHY: Kalau Ketemu Bak Dua Pendekar Tingkat Tinggi
-
Puji Jokowi Lihai Selesaikan Proyek, Pengamat Australia: Bukan Kelasnya Presiden, Tapi...
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- Detik-detik Menteri Trenggono Pingsan di Podium Upacara Duka, Langsung Dilarikan ke Ambulans
Pilihan
-
Pertamina Mau Batasi Pembelian LPG 3 Kg, Satu Keluarga 10 Tabung/Bulan
-
Keponakan Prabowo Jadi Deputi BI, INDEF: Pasar Keuangan Pasang Mode Waspada Tinggi
-
Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
Terkini
-
Bukan Cuma 28, Satgas PKH Ungkap Potensi Gelombang Baru Pencabutan Izin Perusahaan Pelanggar Hutan
-
KAI Daop 1 Rilis Jadwal Mudik Lebaran 2026, Siapkan 37 Ribu Kursi Per Hari
-
Pascabanjir Cengkareng, Sudin LH Jakbar Angkut 187 Ton Sampah dalam 8 Jam
-
Mensos Paparkan Data Bencana Januari 2026: 34 Titik Melanda Indonesia, Jawa Jadi Wilayah Terbanyak
-
12 Aparat Hukum Diduga Perkosa Seorang Ibu di Papua, Saksi Mata Ungkap Kronologi Pilu
-
Mensos: Indonesia Resmi Miliki Data Tunggal DTSEN, Tak Ada Lagi Kementerian Punya Data Sendiri
-
Dua Bulan Bencana Sumatra: 1.204 Korban Meninggal, Ratusan Orang Hilang
-
Kemensos Butuh Rp2 Triliun Tangani Pasca-Bencana Sumatra, Anggaran Tersedia Baru Rp600 Miliar
-
KPK Ungkap Perusahaan Rudy Tanoesoedibjo Tak Salurkan Bansos
-
Isu Reshuffle Kabinet Mencuat, Menlu Sugiono: Saya Baru Dengar Sekarang