Suara.com - Istri Ganjar Pranowo, Siti Atikoh aktif melakukan kampanye di berbagai daerah untuk menyampaikan visi dan misi pasangan Capres dan Cawapres Ganjar Pranowo dan Mahfud MD. Bukan cuma itu, Ibu Alam Ganjar itu juga ternyata rutin melaporkan temuannya di lapangan kepada saang suami.
"Saya selalu melaporkan kepada Mas Ganjar temuan di lapangan, apa aspirasi masyarakat," kata Atikoh, dikutip Jumat.
Meski demikian, dirinya hanya sebagai kepanjangan lidah alis si penyampai pesan. Sedangkan untuk urusan kebijakan dan penyelesaiaanya, hal itu akan menjadi tanggung jawab Ganjar-Mahfud apabilan nanti terpilih sebagai presiden dan wakil presiden pada Pemilu 2024.
"Saya hanya bagian dari kepanjangan lidah masyarakat. Tapi untuk implementasi, tentu bukan ranah saya," katanya.
Baca Juga
Hotman Paris Sebut Gibran Punya Nyali: Ini Sama Saja Seperti Anak Medan
Gibran Dianggap Tak Punya Etika Saat Debat, Nikita Mirzani Ikut Ngamuk: Sudah Dua Kali Minta Maaf
Adapaun beberapa persoalan yang ditemui Atikoh, satu diantaranya terkait harga kebutuhan pokok yang tidak stabil. Sebagai Ibu rumah tangga, tentu dirinya sangat memahami hal itu.
Baca Juga: Kasus Penganiayaan Relawan Ganjar-Mahfud di Boyolali, Komnas HAM Beberkan Fakta Baru
"Permasalahan yang saya temui di Pasar Induk Bondowoso, juga di pasar-pasar lain pada umumnya, mengenai harga kebutuhan pokok. Saya paham lah kebutuhan rumah tangga, perlu mengatur uang. Pendapatan tetap, pengeluaran tambah terus. Kestabilan harga terasa pentingnya," kata istri mantan Gubernur Jawa Tengah itu.
"Semoga kita lekas mendapatkan kepastian. Saling bantu, berjuang bersama," lanjutnya.
Lagi-lagi, pernyataan Siti Atikoh lewat akun instagram peribadinya itu banjir pujian warganet. Banyak yang menyebut dirinya adalah sosok calin Ibu Negara idaman.
"Slalu mendukung ibu atiaoh dengan sepenuh hati sht slalu untuk calon ibu negara ku," komentar warganet.
"Calon ibu negara idaman kita smua, panutan kita smua. Kluarga yg sma2 berjuang nggih ibu... Lope you pool ibu atiqoh," timpal warganet lainnya.
Berita Terkait
-
Mahfud Md ke Partai Pengusung Ganjar: Tidak Akan Tunduk dan Patuhi Siapapun
-
Seberapa Tajir Said Aqil Siradj? Komisaris BUMN Dukung AMIN, Terakhir Kali Lapor Kekayaan 23 Tahun Lalu
-
Minta Jokowi Tahan Diri, TPN Sebut Aturan Hanya Membolehkan Presiden Kampanye Jika Jadi Kontestan
-
Hal Paling Asyik Dirasakan Mahfud MD Saat Berkunjung ke Daerah
-
Gibran Buka Suara Usai Kunjungannya ke PT Sritex Sukoharjo Disusul Ganjar Pranowo
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
Terkini
-
Kuasa Hukum Lee Kah Hin Optimistis Raih Keadilan dalam Praperadilan Kasus Sumpah Palsu
-
Anak-anak Papua Antusias Sambut Speed Boat Pengantar Makan Bergizi Gratis di Danau Sentani
-
Jelang Lebaran, Prabowo Larang Keras Menteri dan Pejabat Gelar Open House Mewah
-
YLBHI: Negara Wajib Ungkap Pelaku Teror Andrie Yunus dan Tanggung Seluruh Biaya Pengobatan
-
Prabowo - Gibran Zakat di Istana! Baznas Gaspol Kejar Target Rp60 Triliun Demi Berantas Kemiskinan
-
Posko THR Kemnaker Terima 1.134 Konsultasi, Hari Ini Layanan Aduan Mulai Dibuka
-
Perjuangan HAM Tak Berhenti Usai Penyerangan Andrie Yunus, KontraS: We keep moving forward, Tatakae!
-
Ajak Warga Ikut Bongkar Pelaku Teror Air Keras Aktivis KontraS, Polri: Identitas Kami Lindungi
-
OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman, Diduga Terkait Penerimaan dari Sejumlah Proyek
-
Cegah Kecelakaan Saat Mudik, Kemnaker Periksa Kesehatan dan Kelelahan Pengemudi di 6 Kota