Suara.com - Pendiri Cyrus Network Hasan Nasbi mengungkap bahwa ia sejak awal tahun 2023 sudah sangat yakin Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo tidak akan kuat menghadapi Prabowo Subianto.
Meski pun kata Hasan Nasbi di Januari 2023, sejumlah lembaga hasil survei menempatkan Prabowo berada di peringkat kedua. Menurut Hasan Nasbi, hasil survei dari lembaga yang ia pimpin juga menempatkan Prabowo di tempat kedua.
"Kalau yang saya baca (hasil survei Prabowo), eh ini nih yang bakal jadi presiden. Walaupun (Prabowo) masih di nomor dua," ungkap Hasan Nasbi seperti dikutip Selasa (26/3).
Baca juga:
Lanjut Hasan, saat itu dari hasil survei memperlihatkan bahwa trend Ganjar stagnan sementara angka Prabowo Subianto terus naik.
"Ini gak akan menang ini. Ini Januari 2023. Survei kita survei Desember 2022," tambah Hasan Nasbi.
"Berdasarkan data ini capres (Prabowo) yang bakal jadi. Ini berdasarkan bukan feeling, bacaan kita, dengan melihat data itu Prabowo yang akan menang. Gak akan kuat nih Ganjar, mau Anies, Ganjar gak akan kuat menghadapi Prabowo," ungkap Hasan Nasbi.
Meskipun kata Hasan, ia tak pernah memprediksi bahwa Prabowo bisa menang Pilpres dalam satu putaran.
Baca juga:
Dari data hasil survei 2022 itu, Hasan kemudian menceritakan ia menghubungi salah satu sahabatnya yang juga politisi Gerindra Sufmi Dasco Ahmad.
Di pertemuan itu, Dasco kata Hasan Nasbi cukup heran mengapa bisa dikatakan Prabowo menang Pilpres padahal hasil survei masih menempatkannya di peringkat kedua.
"Masa lo bilang nomor dua bisa menang jadi presiden," kata Hasan Nasbi menirukan kata-kata Dasco.
Hasan lalu menjelasksan kepada Dasco bahwa ia bukan melihat data melainkan membaca hasil survei tersebut.
Hasil survei itu kemudian kata Hasan Nasbi dibawa oleh Dasco. Setelahnya baru pada Februari 2023, mayor Teddy menghubungi dirinya dan meminta Hasan Nasbi untuk jadi teman diskusi Prabowo.
"Menurut saya Teddy banyak melakukan terobosan-terobosan yang membuat Prabowo bertemu dengan orang-orang yang selama ini mungkin gak mau ketemu pak Prabowo dan begitu juga sebaliknya," cerita Teddy.
Berita Terkait
-
Beda Cara Bobby Nasution dan Anies Baswedan Saat Tutup Tempat Hiburan Malam, Ada yang Menyamar hingga Cukup Tandatangan
-
Gibran Bicara 'Pemilu Diulang Sampai Jagoan Menang', PKS: Kami Maunya Pemilu Jurdil
-
Tak Terima Disebut Hotman Paris Cengeng, Timnas AMIN Bela Diri Soal Gugatan Pilpres 2024
-
Anies Baswedan Dikritik saat Baca Buku di MRT, Netizen: Orang Indonesia Belum Cocok Dikasih Pemimpin Cerdas
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Kronologis Mobil Berisi Bom Tabrak Sinagoge Michigan: 140 Anak Nyaris Jadi Korban, 30 Orang Dirawat
-
AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
Mudik Aman dan Nyaman, BPJS Kesehatan Sediakan Layanan Gratis Bagi Pemudik
-
Siti Maimunah: Perlawanan Perempuan di Lingkar Tambang Adalah Politik Penyelamatan Ruang Hidup
-
Jusuf Kalla Ingatkan Dampak Perang Iran-Israel, Subsidi Energi dan Rupiah Terancam
-
Singgung KUHAP Lama, Kejagung Buka Peluang Kasasi atas Vonis Bebas Delpedro Cs
-
Selama Ramadan, Satpol PP DKI Temukan 27 Tempat Hiburan Malam Langgar Jam Operasional
-
Komnas HAM: Teror Air Keras ke Andrie Yunus Serangan terhadap HAM
-
Pecah Kongsi! AS Beri Waktu Seminggu ke Israel Selesaikan Perang Lawan Iran