"Saya berharap siapapun yang terpilih tidak semata-mata karena faktor finansial, itu catatan kritis saya sebagai warga Cilegon," pungkasnya.
Syaeful Bahri juga menegaskan pernyataannya tentang ketiga calon disampaikan berdasarkan faktor subjektifitas dengan seberapa kenal dirinya dengan ketiga bakal calon Wali Kota Cilegon itu.
"Statment ini tidak bermaksud menginjak yang satu dan mengangkat yang lain enggak," pungkas Syaeful Bahri.
Sementara itu, Pengamat Politik dari The Sultan Center Edi M Abduh juga turut berkomentar soal sosok Isro Mi'raj dan Robinsar yang sama-sama berikhtihar merebut kursi orang nomor satu di Kota Cilegon itu.
"Kang Isro punya pengalaman di anggota Dewan, punya leadership di Dewan, religius," ungkapnya memberi penilaian kepada sosok Ketua DPRD Kota Cilegon itu.
"Budaya lokal sangat akrab dengan beliau artinya familier di masyarakat Cilegon dan santun," imbuh mantan dosen STIE Al-Khairiyah (kini menjadi Universitas Al-Khairiyah alias Unival).
"Kalau mas Robin sama di komunitas di pegiat sepak bola leadershipnya, pengalaman dia karena dia juga pengusaha sama seperti Pak Dede, pengusaha muda yang suskses juga," kata Edi M Abduh.
"Beliau juga sedang banyak berkecimpung di OKP, karena memang dari ketiga calon ini yang paling muda Robinsar, karena memang percaya diri karena dia suara terbanyak yah di Kota Cilegon, kemudian dia berani ikut kontestasi Pilkada Cilegon," paparnya.
Edi M Abduh kembali menyebut kedua sosok pemuda yang berebut restu Golkar dalam Pilkada Cilegon itu merupakan sosok yang religius dan santun.
"Religius semua religius, kesantunan, yang terbaru Robinsar karena belum pernah jadi anggota Dewan hanya pengusaha dan sepak bola di PSSI, kalau Pak Isro dua kali yah (Dua periode), cuma punya cita-cita untuk membangun Cilegon lebih kretif, inovatif dengan pemuda lebih energik," paparnya.
"Cuma pertanyaannya mereka semua bisa enggak merangkul semua elemen yang ada di kota Cilegon yang lebih heterogen dibanding lima tahun lalu. Karena kita lebih heterogen, stylis karena sekarang era digital," pungkas Edi M Abduh.
Berita Terkait
-
Bahlil Diserang PDIP Soal Batu Bara PLN, Ade Ginanjar Pasang Badan: Jangan Politisasi Energi
-
DPR Apresiasi Dian Siswarini karena Dividen PT Telkom Jadi yang Tertinggi
-
Penampilan Denny Caknan Sukses Tutup HUT ke-27 Cilegon, Alun-Alun Dipadati Ribuan Masyarakat
-
Bela Rudy Masud, Waketum Golkar: Beliau Pemimpin Low Profile dan Tidak Anti Dialog
-
Pusaran Korupsi Fadia Arafiq Seret Suami yang Anggota DPR dan Anak, Begini Respons Golkar
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Meledak di TikTok! Pernikahan Nathalie Holscher Tembus 75 Juta Tayangan, Jadi Top Trending
-
Gas Whip Pink Ternyata Laris Manis di Tempat Hiburan Malam Jakarta, Omzet Tembur Rp5 Miliar
-
4 Shio yang Hidupnya Berubah Lebih Baik 29 Juli 2026, Ada Awal Baru yang Dinanti
-
Ke Mana BBM Ilegal Sumsel Mengalir? Polisi Bongkar 96 Kasus dan Sita 1,28 Juta Liter
-
Danantara Perdana Ikut Rapat KSSK, Purbaya Bela: Arahan Presiden, Cuma Beri Masukan
-
Ip Man: Kung Fu Legend, saat Film Bela Diri Modern Hilang Momen Ikoniknya
-
BMKG Pastikan Gempa M6,8 di Jepang Tak Berpotensi Tsunami di Indonesia
-
Ribuan Ijazah SMA-SMK Negeri di Riau Belum Diambil, Dinas Pendidikan: Gratis!
-
Pakai Rompi Oranye, Anggota DPRD Jatim Fraksi Gerindra Mahrus Ali Resmi Ditahan KPK
-
Pengembangan Minyak Jelantah Jadi Avtur Tersendat, Emiten ESSA Stop Proyek SAF