Suara.com - Setidaknya 140 orang mengalami luka-luka ketika sebuah kereta yang membawa 800 penumpang menabrak sebuah truk di perlintasan di Rusia Selatan pada Senin (28/7/2024). Insiden itu juga menyebabkan delapan gerbong tergelincir, kata otoritas Kereta Api Rusia.
Sang masinis, yang melakukan perjalanan dari Kazan di Tatarstan ke Adler di Laut Hitam, menginjak rem ketika dia melihat truk Kamaz, yang pengemudinya melanggar peraturan lalu lintas dan memasuki persimpangan meskipun ada alarm, tambah Kereta Api Rusia.
Kereta menabrak truk dengan kecepatan sekitar 65 kilometer per jam (40 mph) di dekat stasiun Kotelnikovo, yang terletak di wilayah selatan Volgograd sekitar 1.200 km (750 mil) selatan Moskow.
“Sekitar 140 orang mengalami luka dan memar,” kata Kereta Api Rusia, seraya menambahkan bahwa 15 orang, termasuk tiga anak-anak, telah dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.
Pengemudi Kamaz, yang terlempar sekitar 15 meter (50 kaki) akibat benturan tersebut, berada dalam kondisi serius, kata saluran Mash Telegram, yang menerbitkan video yang menunjukkan sisa-sisa kabin truk yang rusak dan seorang pria yang menjadi korban. Katanya adalah pengemudi dengan darah di wajahnya.
Mash mengatakan sebelumnya bahwa dua orang tewas dalam tabrakan tersebut, namun hal itu tidak dikonfirmasi oleh pejabat Rusia.
Video yang dipublikasikan oleh kantor berita negara TASS menunjukkan gerbong tergelincir, beberapa di antaranya terpelintir.
Kementerian Darurat Rusia mengatakan petugas pemadam kebakaran dan penyelamat berusaha menyelamatkan penumpang, dan mengatakan total sembilan gerbong tergelincir.
Baca Juga: Sopir Bus Tabrak Warga Sumut Hingga Tewas, Damri Tanggung Jawab?
Berita Terkait
-
Tanpa Rel, Trem Canggih Asal China Siap Meluncur di IKN Agustus Ini
-
Terima Bantuan Rusia, Kim Jong Un Siapkan Putrinya untuk Memimpin Korea Utara?
-
Sopir Angkot Demo di Balkot, KAI Alihkan 10 Perjalanan KA di Stasiun Gambir ke Jatinegara
-
Skandal Olimpiade Paris, Koki Reality TV Ditangkap Diduga Mata-mata Rusia Berencana Sabotase
-
Sopir Bus Tabrak Warga Sumut Hingga Tewas, Damri Tanggung Jawab?
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Biaya Perang Amerika Serikat Lawan Iran Tembus Rp 1.000 Triliun
-
Ketum Parpol Dibatasi 2 Periode, Eks Penyidik KPK: Cegah Kekuasaan Terlalu Lama dan Rawan Korupsi
-
Kawat Berduri Blokade Anak-anak Palestina Sekolah ke Tepi Barat
-
Praka Rico Gugur Usai Dirawat, Korban Kedua TNI dalam Serangan ke Pos UNIFIL Lebanon
-
Bangun Iklim Kompetitif, Mendagri: Ajang Penghargaan Pemda Pacu Kinerja Kepala Daerah
-
Profil Praka Rico Pramudia, Gugur dalam Misi Perdamaian di Lebanon
-
Circle Korupsi Sulit Dibongkar? Eks Penyidik KPK Ungkap Peran Loyalitas dan Skema Berlapis
-
Daftar 4 TNI Gugur di Lebanon, Terakhir Praka Rico Pramudia
-
AS Siapkan Imbalan Rp172 Miliar Buru Hashim Al-Saraji Tokoh KSS Terduga Penyerang Fasilitas Diplomat
-
KPK Usul Capres Harus dari Kader Partai, Golkar: Ideal, Tapi Jangan Tutup Pintu untuk Figur di Luar