Suara.com - Pembuat konten teknologi asal Inggris, Arun Rupesh Maini, yang dikenal luas sebagai Mrwhosetheboss, telah mencetak Rekor Dunia Guinness baru dengan menciptakan replika ponsel pintar terbesar di dunia. iPhone 15 Pro Max-nya yang berukuran besar berdiri tegak setinggi 6,74 kaki.
Maini, yang dikenal karena ulasan mendalam dan konten teknologinya yang inovatif, mengambil proyek ambisius untuk membangun versi yang lebih besar dari ponsel pintar andalan Apple. Untuk mencapai prestasi ini, ia bekerja sama dengan DIYPerks, spesialis pembuat gadget, yang bernama asli Matthew Perks. Kolaborasi tersebut menghasilkan replika iPhone yang berfungsi yang tidak hanya memecahkan rekor sebelumnya tetapi juga menarik perhatian luas.
Dengan pencapaian menciptakan ponsel pintar raksasa yang menjulang lebih dari dua meter, ia terus memantapkan reputasinya sebagai tokoh terkemuka dalam konten terkait teknologi di YouTube.
"Rasanya seperti momen lingkaran penuh. Saya sangat bangga dengan tim kami dan Matt karena berhasil melakukan hal yang belum pernah dilakukan sebelumnya," katanya kepada Guinness World Records. "Saat tumbuh dewasa, saya akan menghilang ke perpustakaan selama berjam-jam untuk membaca buku Guinness World Records terbaru, jadi mendapatkan penghargaan itu sendiri terasa sangat tidak nyata."
Menurut GWR, Arun mulai mengunggah konten di YouTube pada tahun 2011 dan sejak itu telah mengumpulkan banyak pengikut berkat ulasan teknologinya. Ia menciptakan iPhone besar ini untuk merayakan keberhasilannya melampaui Apple dalam jumlah pelanggan di YouTube, target yang telah ia kejar baru-baru ini.
Matthew, seperti yang ditunjukkan oleh nama penggunanya, membuat gadget buatan sendiri, biasanya versi super besar atau miniatur dari konsol yang tersedia secara komersial.
Berita Terkait
-
Dirilis Sebentar Lagi, Ini yang Harus Diketahui Tentang iPhone 16 dan iPhone 16 Plus
-
Gaji Asisten Stafsus Presiden Dipertanyakan, Sebulan Bisa Beli iPhone 15 Pro Max
-
OCA Sematkan AI untuk Perluas Layanan Chatbot yang Lebih Pintar dan Efisien
-
Inovasi Teknologi, MAN 2 Bantul Uji Coba Presensi Siswa Menggunakan Barcode
-
Sukses Menggelar TransTRACK Tecknology Summit, TransTRACK Siap Ekspansi di Berbagai Negara
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
Terkini
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar
-
Sekjen ASEAN Serukan Indo-Pasifik yang Terbuka dan Inklusif di Tengah Memanasnya Geopolitik
-
Kejari Jakbar Sita Uang Rp5,19 Miliar dari Kasus Korupsi Pembebasan Lahan Srengseng
-
Bahlil Lahadalia Siap Buka Data untuk Penyidikan Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU
-
BEM SI Dukung Pengusutan Dugaan Korupsi oleh Kortastipidkor Polri, Minta Tak Ada Intervensi
-
Kejagung Tepis Isu TNI Jaga Jampidsus Febrie Adriansyah Karena Ditarget Polri
-
TNI Jaga Rumah Jampidsus Febrie Ancam Supremasi Sipil dan Independensi Hukum
-
Kejagung Tegaskan Surat Edaran Jamintel soal Kewaspadaan Tak Terkait Penggeledahan Polri
-
Bukan Balas Dendam dan Politik! Polri Harus Profesional Usut Kasus Korupsi yang Seret Jampidsus