Suara.com - Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) telah menggelar reka ulang atau rekonstruksi kasus pelecehan seksual pada Rabu (11/12/2024) dengan menghadirkan pemuda disabilitas tunadaksa, I Wayan Agus Suartama (IWAS) alias Agus 'Buntung' sebagai terangka. Namun, ketika sedang menjalankan rekonstruksi kasus tersebut, Agus 'Buntung' sempat terlihat marah hingga melotot.
Detik-detik ekspresi Agus berubah terlihat geram di lokasi rekonstruksi itu terekam video amatir dan beredar di media sosial, TikTok pada Rabu kemarin.
"Rekonstruksi Agus buntung," tulis keterangan unggahan di akun @yusumartin0 dikutip Suara.com pada Kamis (12/12/2024).
Dalam video berdurasi 12 detik itu, awalnya Agus terlihat sedang berboncengan dengan pemeran pengganti yang dilibatkan dalam rekonstruksi tersebut. Tampak, rekonstruksi tersebut juga dikawal ketat aparat kepolisian karena banyak warga yang turut menyaksikan.
Namun, tiba-tiba terdengar suara seseorang yang berteriak kepada Agus dengan ucapan kasar.
"B****an," pekik orang ketika menghardik Agus.
Mendengar makian itu, Agus yang tampak sedang dibonceng di atas sepeda motor pun tampak geram dan menatap tajam orang yang menghardiknya itu. Bahkan, Agus tampak melotot seolah memberi sinyal marah.
Ekspresi Agus yang menerima makian dari wanita di lokasi rekontruksi lantas diramaikan netizen dengan beragam komentar. Namun, kebanyakan netizen justru menganggappi ekspresi melotot Agus dengan guyonan.
"Ya elah segala nengok, pake bombastic side eye lagi," tulis akun @ra****** disertai emoji tertawa.
"Kak gak takut sama tatapannya agus wkwkw," timpal akun @di********.
"Agus: Awas gw tandai lu," celetuk akun @ma**********
"Si agus lirik langsung komat kamit," guyon akun @ne******.
Selain itu, tak sedikit juga netizen yang salah fokus alias salfok dengan pembawaan Agus karena dianggap santai ketika menjalankan rekonstruksi. Diketahui, total ada 49 adegan yang diperagakan Agus dalam rekonstruksi yang digelar di tiga lokasi, salah satunya di Taman Udayana, Mataram.
"Mukanya ga ada rasa bersalahnya ya Allah Agus, Agus," sindir akun @li*******
"The real petantang petenteng," celetuk akun @Je******.
Tag
Berita Terkait
-
Sebut Jhon LBF Bak Preman, Wamenaker Immanuel Ebenezer Siap Bekingi Septia: Saya Gak Peduli Siapa Dia!
-
Rela Temani Anaknya Jalani Rekonstruksi, Ekspresi Sedih Ibunda Agus 'Buntung' Bikin Terenyuh: Kasihan...
-
Viral Santri Jalan Jongkok Demi Roti, Adab Istri Gus Miftah Ning Astuti Ikut Dikecam: Kayak Mener Belanda...
-
Ngaku-ngaku Keturunan Prabu Brawijaya, Arkeolog BRIN Sebut Leluhur Gus Miftah Tokoh Fiktif: Tak Tercatat Sejarah!
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Durian Musang King dan Black Thorn Jadi Komoditas Baru Andalan Sulsel
Pilihan
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
-
Penampakan 50 Pria Baju Loreng Geruduk Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Febrie Adriansyah
-
Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
-
50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
Terkini
-
Kabar Baik! DPR Janji Kawal Aspirasi Kesejahteraan dan Perlindungan Guru
-
Selain 74 Kg Emas, Polisi Sita Foto Keluarga Jampidsus Febrie Adriansyah di Rumah Mewah Sentul!
-
Tuduh AS Langgar MoU Islamabad, Iran: Ingkar Janji Ada Konsekuensinya
-
Balas Kematian Warga Sipil, Iran Serang Fasilitas Militer AS di Dua Negara Teluk
-
KPK Dalami Dugaan Gratifikasi di MPR, Ma'ruf Cahyono Kembali Diperiksa
-
Disrupsi AI: Bagaimana Teknologi Bisa Tingkatkan Kemampuan Berbahasa
-
Jejak Karier Febrie Adriansyah, Dari Jaksa di Jambi Hingga Jadi Jampidsus yang Dijaga Ketat TNI
-
Kebakaran TPA Jatiwaringin Ungkap Risiko Timbunan Sampah, Begini Penjelasan Peneliti BRIN
-
DPR Warning Keras, Tak Boleh Ada Pihak Intervensi Kasus Korupsi Batu Bara
-
Menag Perketat Syarat Jadi Kyai dan Pesantren Usai Marak Kasus Pelecehan