Suara.com - Kelompok militan Palestina, Hamas, pada Minggu mengumumkan bahwa mereka akan membebaskan tiga sandera wanita Israel sebagai bagian dari tahap pertama kesepakatan gencatan senjata dengan Israel.
Israel belum mengonfirmasi identitas ketiga wanita tersebut dan kemungkinan tidak akan melakukannya hingga mereka diserahkan setelah pukul 16.00 waktu setempat (14.00 GMT).
Namun, Forum Sandera dan Keluarga Hilang telah menyebutkan nama mereka sebagai Romi Gonen, Doron Steinbrecher, dan Emily Damari.
Romi Gonen, seorang penari berusia 23 tahun, diculik saat menghadiri festival musik Nova pada 7 Oktober 2023. Ia sempat bersembunyi bersama beberapa teman sebelum tertembak di tangan dan dibawa ke Jalur Gaza.
Doron Steinbrecher, seorang perawat hewan berusia 30 tahun, diculik dari rumahnya di Kibbutz Kfar Aza, salah satu komunitas yang terkena serangan Hamas.
Sebelum ditangkap, ia sempat menghubungi keluarganya dan mengatakan bahwa ia ketakutan karena orang-orang bersenjata telah tiba di gedungnya.
Emily Damari, 28 tahun, warga Inggris-Israel, juga diculik dari Kibbutz Kfar Aza. Menurut ibunya, ia terluka akibat tembakan dan pecahan peluru sebelum dibawa ke Gaza.
Kesepakatan gencatan senjata ini diharapkan dapat mengarah pada pembebasan lebih banyak sandera di tengah ketegangan konflik Israel-Palestina yang masih berlangsung.
Baca Juga: Warga Palestina Rayakan Gencatan Senjata, Sandera Israel Dibebaskan
Berita Terkait
-
Warga Palestina Rayakan Gencatan Senjata, Sandera Israel Dibebaskan
-
Hamas Serahkan Tiga Sandera Pertama ke Palang Merah, Gencatan Senjata Dimulai
-
Gaza Kembali Normal Pasca Gencatan Senjata, Ribuan Petugas Keamanan Dikerahkan
-
Hamas Umumkan 3 Wanita Israel yang Dibebaskan dari Gaza
-
Perang di Jalur Gaza Belum Berakhir? Israel Tunda Pelaksanaan Gencatan Senjata
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Polisi Periksa Taipan Tan Kian Jadi Saksi di Kasus Korupsi Jumbo yang Seret Jampidsus
-
Polisi Periksa 15 Saksi Korupsi, Sekuriti Rumah Jampidsus Febrie di Sentul Ikut Dicecar
-
Polda Metro Jaya Pastikan Bakal Periksa Jampidsus Febrie Soal Rumah, Dolar hingga Emas 74 Kg!
-
816 Titik Bazar Daging Murah Sudah Sambangi Permukiman Warga Jakarta
-
Kejagung Bantah Datangi Polda Metro Jaya Pasca Penggeledahan Cafe de'Clan Signature
-
Geledah 13 Lokasi dan Sita 74 Kg Emas Tapi Belum Ada Tersangka, Polda: Masih Pendalaman Paripurna
-
Prabowo: Banyak yang Nyusup ke MBG untuk Jadi Maling!
-
Open House Sekolah Rakyat di Lombok Barat, Gus Ipul: Siswa Tunjukkan Banyak Perubahan