Suara.com - Menjelang Idul Adha 2025, umat Islam di Indonesia mulai mencari informasi seputar harga hewan kurban 2025. Salah satu acuan terpercaya datang dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) yang setiap tahun merilis daftar harga hewan kurban secara nasional.
Berdasarkan informasi resmi yang dikutip dari laman Baznas, harga hewan kurban telah disesuaikan dengan jenis dan bobot hewan ternak. Data ini penting sebagai pedoman bagi masyarakat yang ingin menunaikan ibadah kurban sesuai syariat Islam.
Untuk diketahui, perintah berkurban di Idul Adha memiliki dasar kuat dalam Al-Quran. Seperti tertuang dalam Surat Al-Kautsar ayat 1-2 yang menyebutkan perintah untuk melaksanakan sholat dan menyembelih kurban sebagai bentuk syukur atas nikmat Allah SWT.
Berikut daftar harga hewan kurban 2025 dari Baznas:
1 Ekor Domba/Kambing
Harga: Rp 3.000.000
Berat: 27–30 kg
1 Ekor Sapi
Harga: Rp 21.000.000
Berat: 260–300 kg
1/7 Sapi (Patungan 7 Orang)
Harga: Rp 3.000.000 per orang
Berat: 260–300 kg
Harga tersebut berlaku umum secara nasional dan digunakan dalam program kurban Baznas yang bisa diakses melalui kanal digital maupun kantor perwakilan daerah.
Harga Hewan Kurban 2025 di Daerah
Melalui akun media sosial resmi @baznassulteng, Baznas Sulawesi Tengah (Sulteng) mengumumkan daftar harga hewan kurban lokal yang juga bisa dijadikan pertimbangan.
Perbedaan harga disesuaikan dengan jenis dan bobot hewan kurban, serta skema patungan yang berlaku. Berikut rinciannya:
1. Sapi berbobot > 200 kg
Harga per ekor: Rp 15.750.000
Harga patungan (per orang): Rp 2.250.000
2. Sapi berbobot > 150 kg
Harga per ekor: Rp 14.700.000
Harga patungan (per orang): Rp 2.100.000
3. Domba berbobot 25 kg
Harga per ekor: Rp 4.000.000
4. Kambing berbobot 25 kg
Harga per ekor: Rp 3.000.000
Tag
Berita Terkait
-
Impor Daging Sapi Harus Segera Direalisasikan untuk Turunkan Harga
-
Peternak Sapi Perah Indonesia Menua, Regenerasi Jadi Tantangan Besar Industri Susu
-
ShopeeFood Angkat Kisah Mie Sapi Gajahan dan Nasi Telur Bahagia, Dua Kuliner Lokal Yogyakarta
-
Viral! Pendaki Rinjani Bawa Sapi Hidup untuk Logistik, Publik Sebut Tindakan Ini Sudah Keterlaluan
-
Inilah 4 Resep Rendang Daging Sapi yang Gurih dan Empuk!
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
8 Cara Mengatasi Cushion yang Terasa Terlalu Pekat atau Terlalu Cair
-
Presiden Beberkan PFII: Lokasi di Jakarta, Bahasanya Inggris dan Kemungkinan Ada Hakim Asing
-
Penanganan Karhutla Bromo Fokus Pembasahan Delapan Hotspot
-
AI dan Semikonduktor Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi 2027, Targetnya 6%
-
9 Rekomendasi Serum Anti Aging yang Aman untuk Ibu Hamil dan Menyusui
-
Bursa Mineral Akan Jadi Mesin Utama Pertumbuhan Ekonomi di 2027
-
DPR Kaji Usul Prabowo Bentuk Pengadilan AD Hoc Adili Pengurus BUMN
-
Daftar Pengalihan Arus Jalan Protokol Jakarta Saat Perayaan HUT RI ke-81
-
Satu Langkah Lagi, Dasco Sebut Finalisasi Perpres Ojol Digelar 18 Agustus di DPR
-
Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026