Suara.com - Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanuel Ebenezer, mengeluarkan kocek pribadi untuk menebus ijazah dua sekuriti mantan karyawan PT Virtus Facility Services. Perusahaan meminta tebusan agar dokumen pribadi tersebut bisa dikembalikan.
Awalnya, Wamen yang akrab disapa Noel ini melakukan sidak ke kantor Virtus di bilanngan Kebayoran, Jakarta Selatan atas dasar aduan dari dua mantan karyawan ihwal ijazah mereka yang ditahan sejak 2017.
Mereka mengadukan kepada Noel, pihak perusahaan meminta tebusan sebesar Rp2 juta per orang sebagai tebusan.
Noel sendiri sudah bertemu secara langsung oleh pihak perusahaan dan menanyakan mengenai penahanan ijazah.
Ia menegaskan kepada pihak perusahaan bahwa penahan ijazah terhadap karyawan maupun mantan karyawan merupakan tindakan kriminal dan melanggar aturan. Terlebih pihak perusahaan meminta uang sebagai tebusan.
Tetapi Noel merasa tidak mendapatkan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan tersebut.
Ia menganggap pihak perusahaan justru mencoba melalukan debat dengan mempermasalahkan sidak Noel ke perusahaan dengan membawa wartawan.
Sebelumnya, pihak perusahaan melalui pengamanan dalam berupaya menghadang wartawan untuk ikut Noel ke lantai atas menuju ruang untuk audensi. Mengetahui sikap perusahaan, Noel menegaskan agar pertemuan ia dan perusahaan harus diliput sebagai bentuk keterbukaan informasi.
Penegasan serupa disampaikan Noel saat audensi, di mana pihak perusahaan masih mempermasalahkan kehadiran Noel yang mendadak bersama awak media.
Baca Juga: Wamenaker Geruduk PT Dutapalma! Temukan Pelanggaran Penahanan Ijazah dan Pesangon
"Ini persoalan teknis Pak, masa permasalahkan ini. Ini kewajiban mereka media untuk mendapatkan informasi publik, transparansi. Kewajiban negara adalah membina. Kewajiban Bapak menyampaikan itu, gak ada yang salah. salahnya di mana? Nggak ada yang salah," tutur Noel, Jumat (13/6/2025).
Noel mempertegas kembali tujuannya datang sidak untuk mempertanyakan kebijakan perusahaan yang menahan ijazah karyawan dan meminta tebusan. Padahal hal tersebut bertentangan dengan aturan.
"Ini pulangin saja ijazah. Ngapain sih harus bertahan dengan argumentasi?" kata Noel.
Alasan Perusahaan Tahan Ijazah
Pihak perusahaan menyampaikan alasan mereka harus menahan ijazah para pekerja maupun karyawan yang sudah resign.
Mereka berujar penahanan ijazah tersebut berkaitan dengan modal awal yang harus dikeluarkan untuk gada pratama, yakni pelatihan dasar wajib yang calon anggota satpam. Virtus merupakan perusahaan penyedia jasa, salah satunya jasa satuan pengamanan atau satpam.
Berita Terkait
-
Wamenaker Sidak PT Artaboga, Diduga Tahan Ijazah Pekerjanya Hingga 5 Tahun
-
Tuai Kontroversi Lagi, Wamenaker Immanuel Ebenezer Ingin Pecat HRD
-
Pendidikan Wamenaker Immanuel Ebenezer, Pernyataannya Sering Tuai Kontroversi: Terbaru, Pecat HRD!
-
Job Fair Disebut HRD Hanya Formalitas, Wamenaker Murka: Saya Minta Segera Dipecat!
-
Wamenaker Geruduk PT Dutapalma! Temukan Pelanggaran Penahanan Ijazah dan Pesangon
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali