“Ini ngawur saudara, jadi dia benci dengan Islam, dengan Arab sehingga menumbuhkan sikap rasis,” katanya.
Ia pun menduga Dedi Mulyadi seolah ‘playing victim’ dengan mengatakan bahwa dirinya difitnah di berbagai kesempatan.
Padahal menurut Rizieq, semua tudingan anti-Islam yang ditujukan kepada Dedi Mulyadi tersebut berdasarkan fakta.
“Saat ini kadang-kadang dia ceramah di mana-mana (bilang) ‘saya difitnah, katanya saya benci Islam, saya dilawan’. Bukannya difitnah, fakta,” ujar Habib Rizieq.
Habib Rizieq juga sebelumnya melontarkan kritik pedas soal penggantian nama RSUD Al Ihsan oleh gubernur Jawa Barat tersebut.
Sebelumnya diberitakan bahwa Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi resmi mengganti nama RSUD Al Ihsan menjadi RSUD Welas Asih.
Keputusan tersebut sudah ditandatangani sejak 19 Juni 2025 lalu. Keputusan Dedi mengganti nama RSUD Al Ihsan menjadi RSUD Welas Asih belakangan menimbulkan pro dan kontra.
Tidak sedikit yang menganggap Dedi sebagai anti- Islam atau Islamofobia.
Sementara itu melalui unggahannya, Dedi menjelaskan makna dari Welas Asih.
Baca Juga: Sekolah Swasta di Jabar Terancam Gulung Tikar Gara-gara Kebijakan 'Nyeleneh' Dedi Mulyadi?
“Al Ihsan kalau di bahasa kita kan artinya kebaikan. Welas Asih kalau di Bahasa Arab kan Ar Rahman Ar Rahim,” katanya dalam video yang diunggah pada 4 Juli 2025.
Perubahan nama tersebut juga menurut Dedi sebagai langkah untuk meningkatkan pelayanan di rumah sakit tersebut.
“Dan terutama dari jajaran manajemen rumah sakit adalah meningkatkan layanannya. Menggunakan nama-nama yang indah harus seiring dengan kualitas layanan yang lebih baik,” pungkasnya.
Kontributor : Rizka Utami
Tag
Berita Terkait
-
Benarkah Bogor Biang Keladi Banjir Jakarta? Pernyataan Dedi Mulyadi Tuai Kritik
-
Habib Rizieq Kritik Keras Dedi Mulyadi soal Penggantian Nama RSUD Al Ihsan: Ada Urusan Apa?
-
Tangis Bocah SD Anak Yatim yang Digugat ke Pengadilan: Kok Kakek-Nenek Tega...
-
Bocah SD Anak Yatim Digugat Kakek-Nenek, Dedi Mulyadi: Saya Bantu, Jangan Takut!
-
Bocah SD Digugat Kakek-Neneknya ke Pengadilan, Terancam Kehilangan Rumah Almarhum Ayah
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Biaya Perang Amerika Serikat Lawan Iran Tembus Rp 1.000 Triliun
-
Ketum Parpol Dibatasi 2 Periode, Eks Penyidik KPK: Cegah Kekuasaan Terlalu Lama dan Rawan Korupsi
-
Kawat Berduri Blokade Anak-anak Palestina Sekolah ke Tepi Barat
-
Praka Rico Gugur Usai Dirawat, Korban Kedua TNI dalam Serangan ke Pos UNIFIL Lebanon
-
Bangun Iklim Kompetitif, Mendagri: Ajang Penghargaan Pemda Pacu Kinerja Kepala Daerah
-
Profil Praka Rico Pramudia, Gugur dalam Misi Perdamaian di Lebanon
-
Circle Korupsi Sulit Dibongkar? Eks Penyidik KPK Ungkap Peran Loyalitas dan Skema Berlapis
-
Daftar 4 TNI Gugur di Lebanon, Terakhir Praka Rico Pramudia
-
AS Siapkan Imbalan Rp172 Miliar Buru Hashim Al-Saraji Tokoh KSS Terduga Penyerang Fasilitas Diplomat
-
KPK Usul Capres Harus dari Kader Partai, Golkar: Ideal, Tapi Jangan Tutup Pintu untuk Figur di Luar