Suara.com - Polemik ijazah Jokowi asli atau palsu sampai hari ini masih menjadi perdebatan.
Di tengah polemik ini, kini muncul foto dokumentasi mahasiswa baru (maba) Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM) angkatan 1980.
Potret itu diunggah oleh akun Instagram nusantara9798 pada 2 Agustus 2025.
Dalam narasi postingan itu, mempertanyakan wajah Presiden ke-7 RI tidak ada.
"Kenapa wajah Jokowi tidak ada?" keterangan yang dituliskan.
"Joko Widodo alias Jokowi di mana?" pertanyaan selanjutnya.
Hingga muncul sebuah pernyataan jika potret dokumentasi Maba Fakultas Kehutanan UGM 1980 itu membuka tabir kepalsuan ijazah Jokowi.
Dengan sebuah sindirian, akun itu berharap foto baru yang beredar ini tidak disalah gunakan dan diedit.
"Semoga foto ini gak disalah gunakan dengan menambahkan editan wajah Pinokio di dalamnya," tulisnya dilansir pada Senin, 4 Agustus 2025.
Baca Juga: Isu Ijazah Jokowi: Pengamat Sentil 'Tokoh Besar' di Baliknya, Bagaimana SBY dan Prabowo?
Meski belum diketahui apakah foto tersebut memang benar dokumentasi Maba Fakultas Kehutanan UGM atau bukan, namun beragam reaksi netizen muncul dengan kubu yang percaya.
Menurut mereka yang percaya, bukti jika Jokowi memang tak pernah kuliah di UGM sedikit demi sedikit dikeluarkan.
"Game not over yet, satu persatu fakta dikeluarin alumni FHut UGM dalam hening. PMJ dilema," komentar netizen.
"Karena memang bukan Anggota, bukan mahasiswa UGM," celetuk netizen percaya.
"Netizen hebat kemampuan intelijen nya melampaui batas CIA dan MI6," komentar netizen lain.
Berita Terkait
-
Ada Bukti Video, Pelapor Kasus Jokowi Ultimatum Polisi Panggil Roy Suryo Minggu Depan
-
Prahara Ijazah Jokowi: 5 Fakta Terbaru yang Mengejutkan, Siapa Calon Tersangka Berikutnya?
-
Dulu Menuduh, Kini Dituduh: Giliran Roy Suryo Cs Diperkarakan
-
'Jumat Keramat' untuk Roy Suryo Cs: Pelapor Desak Polda Metro Usut Tuntas Kasus Ijazah Jokowi
-
Jokowi Tertawa Dituduh Untung dari Isu Ijazah Palsu: Kalau Mau Saya Diuntungkan, Buatlah Gaduh Terus
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Dompet Menjerit Jelang Ramadan, Petani Tak Nikmati Harga Pangan yang Melambung Tinggi
-
Merayap dalam Senyap, Kenaikan Harga Pangan Semakin Mencekik Rakyat Kecil
-
Alarm Bahaya untuk BEI, Mengapa Indonesia Terancam Turun ke Kasta Banglades?
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
-
Sudah Rampung 90 Persen, Prabowo Segera Teken Dokumen Tarif Trump
Terkini
-
Wamensos Beberkan Rincian Bantuan Bencana Sumatra: Santunan Rp15 Juta hingga Modal Usaha Rp5 Juta
-
Kemensos Gelontorkan Rp13,7 Miliar Tangani Puluhan Bencana di Awal Tahun 2026
-
Kemensos Catat 37 Kejadian Bencana di Awal 2026, Banjir Masih Jadi Ancaman Utama
-
Pramono Anung Akui Operasional RDF Rorotan Masih Penuh Tantangan: Kami Tangani Secara Serius
-
Paulus Tannos Kembali Ajukan Praperadilan dalam Kasus e-KTP, KPK: Tidak Hambat Proses Ekstradisi
-
Epstein Files Meledak Lagi: Deretan Nama Besar Dunia Terseret, dari Trump sampai Bos Teknologi
-
Pemerintah Nilai Tak Ada Resistensi RI Gabung BoP, Sebut Cuma Beda Pendapat
-
MGBKI Dukung Putusan MK soal Kolegium Dokter Spesialis, Tegaskan Independen dan Berlaku Langsung
-
Perluasan Digitalisasi Bansos di 41 Daerah, Gus Ipul: Transformasi Bangsa Mulai Dari Data
-
Menko Yusril: Pemerintah Siapkan Kerangka Aturan Cegah Risiko TPPU di Sistem Pembayaran Cashless