"Bentar lagi muncul kok tapi editan tapi yang kelihatan cuma gundule saja," tuding netizen lainnya.
Ada netizen lain yang memberikan pendapat tentang foto ijazah Jokowi karena pakai kacamata.
"Ijazah berkacamata itu aja sudah fatal dan gak mungkin karena jaman itu jangan kan kacamata, anting-anting, jilbab aja dilarang," komentar netizen.
Reuni Jokowi dan teman seangkatan
Kalaiu itu foto saat mahasiswa baru, Jokowi belum lama ini melakukan reuni bersama teman seangkatannya di Fakultas Kehutanan UGM.
Dia bersama teman-teman angkatan 1980 tampak melepas rindu dan bernostalgia dalam acara reuni tersebut.
Sayangnya acara reuni di tengah isu ijazah palsu Jokowi itu justru mendapat banyak cibiran.
Netizen menilai reuni yang terkesan mendadak itu banyak kejanggalan terjadi.
Hingga Jokowi dituding hanya ingin membungkap publik agar percaya dirinya adalah alumni UGM.
Baca Juga: Isu Ijazah Jokowi: Pengamat Sentil 'Tokoh Besar' di Baliknya, Bagaimana SBY dan Prabowo?
Namun netizen terutama hatersnya menilai kalau reuni itu bebau settingan, bahkan teman-teman Jokowi banyak yang bayaran.
Yang paling bikin heboh adalah salah satu teman Jokowi bernama Mulyono disebut seorang calo bis di terminal Tirtonadi.
Pria itu disebut memiliki nama asli Wakidi bukan Mulyona.
Dalam pernyataan pria itu, dia menyebut saat kuliah seangkatan dengan Jokowi belum ada penjurusan kuliah.
Padahal saat Jokowi masuk jika melihat website Fakultas Kehutana UGM sudah memiliki 4 jurusan kuliah yang wajib diambil mahasiswanya.
Berita Terkait
-
Ada Bukti Video, Pelapor Kasus Jokowi Ultimatum Polisi Panggil Roy Suryo Minggu Depan
-
Prahara Ijazah Jokowi: 5 Fakta Terbaru yang Mengejutkan, Siapa Calon Tersangka Berikutnya?
-
Dulu Menuduh, Kini Dituduh: Giliran Roy Suryo Cs Diperkarakan
-
'Jumat Keramat' untuk Roy Suryo Cs: Pelapor Desak Polda Metro Usut Tuntas Kasus Ijazah Jokowi
-
Jokowi Tertawa Dituduh Untung dari Isu Ijazah Palsu: Kalau Mau Saya Diuntungkan, Buatlah Gaduh Terus
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
-
Dompet Menjerit Jelang Ramadan, Petani Tak Nikmati Harga Pangan yang Melambung Tinggi
-
Merayap dalam Senyap, Kenaikan Harga Pangan Semakin Mencekik Rakyat Kecil
-
Alarm Bahaya untuk BEI, Mengapa Indonesia Terancam Turun ke Kasta Banglades?
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
Terkini
-
Polisi Sebut Habib Bahar Ikut Lakukan Pemukulan di Kasus Penganiayaan Banser
-
Riza Chalid Diburu Interpol, Kerry Andrianto: Ayah Tak Tahu Apa-apa
-
Uji Coba Digitalisasi Bansos di Banyuwangi Diklaim Sukses, Angka Salah Sasaran Turun Drastis
-
Tak Sendiri, Habib Bahar Ternyata Tersangka Keempat Kasus Penganiayaan Banser!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
-
Waspada Tren 'Whip Pink, Kepala BNN Singgung Risiko Kematian: Secara Regulasi Belum Masuk Narkotika
-
Anggaran Mitigasi Terbatas, BNPB Blak-blakan di DPR Andalkan Pinjaman Luar Negeri Rp949 Miliar
-
Berduka dari Abu Dhabi, Megawati Kenang Kesederhanaan Keluarga Jenderal Hoegeng dan Eyang Meri
-
KPK Panggil Eks Dirut Pertamina Elisa Massa Manik Terkait Kasus Jual Beli Gas PGN
-
Kolegium Dokter Harus Independen! MGBKI Kritik Kemenkes 'Kaburkan' Putusan Penting Ini