Silfester Matutina bukan nama baru di dunia relawan politik nasional. Ia mendirikan Solmet sejak 2013, mendukung Jokowi sejak pencalonan presiden berpasangan dengan Jusuf Kalla.
Dia juga menjadi bagian dari tim pemenangan Prabowo-Gibran saat Pilpres 2024 lalu. Ia dikenal sebagai penanggung jawab Gerakan Tegak Lurus Jokowi, serta kerap melawan pihak-pihak yang mengkritik Jokowi.
“Pak Jokowi adalah orang yang dikirim Tuhan untuk memperbaiki dan memajukan bangsa kita dan mempunyai hati buat rakyat,” ujar Silfester dalam wawancaranya di kanal YouTube Helmy Yahya Bicara.
Silfester lahir di Ende, Flores, NTT, pada 19 Juni 1971. Dia juga dikenal sebagai wiraswasta.
Nama Silfester Matutina juga sempat mencuat usai terlibat adu mulut panas dengan Rocky Gerung dalam sebuah acara talkshow di televisi nasional.
Loyalis garis keras Presiden Jokowi itu nyaris melayangkan pukulan setelah dirinya disebut “bodoh” oleh Rocky Gerung.
Peristiwa ini terjadi saat keduanya hadir sebagai narasumber di acara Rakyat Bersuara yang ditayangkan iNews TV, Selasa (3/9/2024) malam.
Sejak awal, diskusi berjalan panas. Ketegangan memuncak ketika Rocky menyindir soal “penjilat kekuasaan”, yang membuat Silfester meradang dan menyebut Rocky sebagai pecundang.
“Jadi anda salah. Dan anda pikir, kami ini rumit berpikir, kamu lihat muka saya cerah, hidup saya bahagia. Anda lihat, anda sendiri sampai hari ini masih bujangan lapuk, kasihan,” ujar Silfester.
Tak berhenti di situ, Silfester memojokkan Rocky dengan menuntut bukti tudingan bahwa Presiden Jokowi ikut campur dalam Pilpres 2024.
Jawaban Rocky yang bernuansa filosofis justru membuat emosi Silfester meledak. Ia berdiri, mendekat, dan menunjuk Rocky sambil memaki. Aiman, selaku pembawa acara, segera melerai dan menarik Silfester menjauh.
Berita Terkait
-
Ironi Hakordia, Silfester Matutina Si Manusia Kebal Hukum?
-
Roy Suryo Klaim Siap Diperiksa Sebagai Tersangka Ijazah Jokowi, Sindir Kasus Silfester Matutina
-
Jadi Tersangka Kasus Ijazah Jokowi, Roy Suryo Tuntut Keadilan dan Singgung Nama Silfester Matutina
-
Eks Jubir Gus Dur Sentil Kejagung: Prestasi Rp13 T Jadi Lelucon, Loyalis Jokowi Tak Tersentuh?
-
Kejagung Pastikan Silfester MatuniaTerpidana Kasus Fitnah Jusuf Kalla Jadi Target Operasi
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan
-
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati
-
Peringati Usia ke-80, Persit Kartika Chandra Kirana Mantapkan Pengabdian Dalam Berkarya
-
Indonesia Darurat Kekerasan Anak? MPR Soroti Celah Sistem Perlindungan Anak
-
Polisi Bongkar Gudang Penadah HP Curian di Bekasi, 225 iPhone dan Android Disita
-
Yuk Liburan ke Surabaya! Jelajahi Panggung Budaya Terbesar Tahun Ini di Perayaan HJKS ke-733