Suara.com - Istana memastikan bakal mengundang para presiden terdahulu pada upacara peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia si Istana Merdeka, Jakarta.
Meski sudah pasti mengundang para mantan kepala negara, pihak Istana masih merahasiakan terkait konfirmasi kehadiran mereka. Termasuk mengenai kehadiran Presiden ke-7 RI Joko Widodo atau Jokowi dan Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi belum mengungkapkan saat ditanya terkait konfirmasi kehadiran mereka.
"Tunggu tanggal mainnya dong," kata Prasetyo usai meninjau gladi upacara di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (12/8/2025).
Diketahui selain Jokowi dan Megawati, mantan presiden yang turut diundang hadir adalah Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Diberitakan sebelumnya, momen pertemuan antara Jokowi dan Megawati menjadi salah satu hal yang paling dinanti publik pasca-dinamika politik terakhir.
Peluang pertemuan keduanya kini terbuka di Istana Merdeka, Jakarta, setelah pemerintah memastikan akan mengundang seluruh presiden dan wakil presiden yang telah purna tugas untuk menghadiri upacara peringatan HUT Ke-80 RI.
Pemerintah melalui Mensesneg Prasetyo mengonfirmasi bahwa undangan resmi akan disampaikan kepada semua pemimpin terdahulu, termasuk Jokowi dan Megawati.
"Kalau undangan presiden-presiden yang sudah purna, wakil presiden-wakil presiden yang sudah purna berserta dengan keluarga seperti biasa pasti Insya Allah akan diundang," ujar Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (25/7/2025).
Baca Juga: Puan Maharani Lempar Kode Keras, Sebut Ada Kejutan Sekjen Baru PDIP: Hasto Gagal Comeback?
Prasetyo menjelaskan bahwa komunikasi informal melalui silaturahmi telah dilakukan dengan para tokoh.
Meskipun proses konfirmasi resmi masih berjalan, ia menyebut sudah ada sinyal positif dari para tokoh yang diundang. Hal ini membuka harapan akan kehadiran Jokowi dan Megawati dalam satu acara kenegaraan yang sama.
"Secara lisan juga beliau-beliau Insya Allah jika tidak ada halangan akan berkenan hadir," ucap dia.
Jika keduanya sama-sama hadir, ini akan menjadi momen langka yang mempertemukan Jokowi dan Megawati di panggung publik setelah hubungan keduanya diretas oleh perbedaan pandangan politik dalam Pemilu 2024.
Pemerintah sendiri telah menetapkan bahwa upacara peringatan detik-detik proklamasi tahun ini akan tetap digelar di Istana Merdeka, Jakarta, yang akan menjadi saksi bisu jika pertemuan tersebut benar-benar terjadi.
Berita Terkait
-
Sinyal Jokowi 'Tenggelam', Absen 17 Agustus Hindari Megawati? Manuver Prabowo Ambil Alih Panggung
-
Bongkar 'Gerak Tipu' Prabowo Subianto Lewat Amnesti, Jokowi Ditinggal, Megawati Dirangkul?
-
Upacara 17 Agustus di Istana Diprediksi Penuh Drama Politik, Jokowi Bakal Absen?
-
Amien Rais Sebut IKN Proyek Mustahil: Serangan Frontal dari Kegagalan Proyek hingga Isu Ijazah
-
Puan Maharani Lempar Kode Keras, Sebut Ada Kejutan Sekjen Baru PDIP: Hasto Gagal Comeback?
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
- 7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Polisi Buka Peluang Tambah Tersangka Kasus Daycare Little Aresha
-
Nyawa Dijaga Malah Diajak Berantem: Curhat Eks Penjaga Rel Liar Hadapi Pemotor 'Batu' di Jalur Tikus
-
Wamen PANRB Tinjau MPP Kota Kupang untuk Perkuat Pelayanan Publik Terintegrasi
-
Tim Advokasi Bongkar Sisi Gelap Tragedi PRT Benhil: Penyekapan, Gaji Ditahan, hingga Manipulasi Usia
-
Dua Hakim Dissenting Opinion: Ibam Seharusnya Dibebaskan di Kasus Chromebook
-
MBG di Kalbar Serap 22 Ribu Tenaga Kerja, BGN: Ekonomi Masyarakat Bawah Bergerak Kencang
-
Tebus Kekecewaan Insiden LCC MPR, Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak Dapat Beasiswa Kuliah ke China
-
Wamen PANRB Dorong Kolaborasi Lintas Instansi Perkuat Program Sekolah Rakyat
-
PRT Benhil Tewas Usai Lompat dari Lantai 4, Tim Advokasi Ajukan 6 Tuntutan ke Polisi
-
Divonis 4 Tahun Bui, Korupsi Pendidikan di Masa Pandemi Perberat Hukuman Ibam