Istilah ini merujuk pada kader-kader dari kelas bawah yang memiliki semangat juang dan militansi tinggi untuk terus bergerak ke lapisan sosial atas, layaknya pasukan kerja paksa Korea di era Jepang yang dikenal tangguh.
Filosofi inilah yang kerap ia tanamkan kepada para kader di bawah komandonya.
Sederet Kontroversi Bambang Pacul
Di balik rekam jejaknya yang solid, nama Bambang Pacul juga tak lepas dari kontroversi. Salah satu yang paling menyita perhatian publik adalah saat rapat kerja Komisi III DPR dengan Menko Polhukam Mahfud MD pada Maret 2023.
Kala itu, Pacul secara terbuka menyatakan bahwa pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset tidak cukup dilobi di tingkat DPR, melainkan harus mendapat restu dari "juragan" atau ketua umum partai politik.
Pernyataannya ini sontak memicu perdebatan sengit dan membuatnya menjadi sorotan tajam publik.
Selain itu, gaya kepemimpinannya di Jawa Tengah juga pernah menuai kritik dari internal partai. Pada 2021, sejumlah kader PDIP di Purworejo mengkritik sikapnya yang dinilai cenderung memberi tekanan dan membuat kader bermental "pesuruh".
Ia juga dikenal dengan adagium kontroversialnya yang menyebut kader yang tidak tegak lurus instruksi partai sebagai "celeng" (babi hutan).
Harta Kekayaan Bambang Pacul
Baca Juga: Drama Hasil Tes DNA: Lisa Mariana Ngamuk Ancam RK hingga Akhirat, Pengacaranya Justru Puji Polisi
Sebagai pejabat negara, Bambang Wuryanto rutin melaporkan harta kekayaannya kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dilaporkan pada 31 Maret 2023 untuk periodik 2022, total harta kekayaan Bambang Pacul mencapai Rp 6.518.236.504.
Harta tersebut terdiri dari sejumlah aset, dengan tanah dan bangunan menjadi penyumbang terbesar. Berikut rinciannya:
- Tanah dan Bangunan: Total senilai Rp 2.606.404.500 yang tersebar di beberapa lokasi di Bantul.
- Alat Transportasi dan Mesin: Dua unit mobil senilai Rp 1.775.000.000.
- Harta Bergerak Lainnya: Rp 91.500.000.
- Surat Berharga: Rp 0.
- Kas dan Setara Kas: Rp 2.145.332.004.
- Harta Lainnya: Rp 0.
Total kekayaan tersebut tidak termasuk utang, karena dalam LHKPN tersebut Bambang Pacul tercatat tidak memiliki utang.
Pencopotan Bambang Pacul dari kursi Ketua DPD PDIP Jawa Tengah menjadi babak baru dalam dinamika internal partai banteng.
Meski kehilangan jabatan strategis di daerah, pengaruhnya di tingkat pusat sebagai Wakil Ketua MPR RI periode 2024-2029 dan politisi senior di Senayan dipastikan akan tetap diperhitungkan dalam peta politik nasional.
Berita Terkait
-
Jakarta sampai Ikut Bergetar! Gempa di Bekasi Robohkan Musala, Ada Korban Jiwa?
-
Drama Hasil Tes DNA: Lisa Mariana Ngamuk Ancam RK hingga Akhirat, Pengacaranya Justru Puji Polisi
-
Ngaku Diperintah Surya Paloh, Sahroni Blak-blakan Protes OTT KPK: Republik Ini Gak Ada yang Bersih!
-
Gebrakan 'Ngeri' KPK di DPR: Tuntut Kewenangan Penuh di RKUHAP, Ngotot Lepas dari Supervisi Polri!
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Tepis Isu Pesanan, Dasco Tegaskan Revisi UU Polri Bukan Demi Jabatan Kapolri
-
Konflik Papua Tak Kunjung Usai, Komnas HAM Desak Tiga Pihak Ini Segera Duduk Bersama
-
Jerit Keadilan Keluarga M Berlian di DPR: Vonis Seumur Hidup Cuma Modal Lie Detector!
-
Kronologi Lengkap Oknum Peneliti Indonesia Diduga Palsukan Riset Demi 'Travel Grant'
-
Penjajahan Gaya Baru? PSN Papua Berpotensi Singkirkan Warga Lokal
-
Pramono Wukuf di Arafah, Wagub Rano Karno Pimpin Jakarta Rayakan Idul Adha
-
Final dan Mengikat, Dasco Pastikan Putusan MK Soal Kuota Perempuan 30 Persen Masuk Revisi UU Pemilu
-
Mendagri Serahkan Hewan Kurban Kemendagri dan BNPP, Bentuk Kepedulian Sosial Kepada Masyarakat
-
'To Kill or To Be Killed', Jaleswari Ingatkan TNI Dilatih Membunuh Bukan Urus Sawah
-
Biar Setara dengan TNI, Dasco Sebut Usulan Perpanjangan Usia Pensiun Polri Layak Dipertimbangkan