- DPR sahkan RUU Haji-Umrah, bentuk Kementerian Haji gantikan peran Kemenag dalam teknis.
- Menteri Agama diarahkan fokus sebagai ulama, mengayomi umat dan kerukunan lintas agama.
- Transformasi ini inisiatif Presiden Prabowo demi sistem haji modern, transparan, dan akuntabel.
Suara.com - Sebuah visi baru untuk peran Menteri Agama di masa depan dilontarkan oleh Ketua Komisi VIII DPR RI, Marwan Dasopang, seiring lepasnya tugas mengurus penyelenggaraan teknis ibadah haji.
Marwan mengatakan bahwa menteri agama akan berfokus penuh berperan sebagai 'ulama' yang mengayomi seluruh kepentingan umat beragama.
"Segera, Menteri Agama tidak lagi mengurusi urusan haji, betul-betul menjadi ulama, mengurusi kepentingan umat beragama," kata Marwan saat memimpin rapat dengar pendapat mengenai evaluasi dan laporan keuangan haji tahun 2025 bersama jajaran pemerintah terkait di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (27/8/2025).
Ia menilai, beban teknis dan logistik yang sangat kompleks dalam penyelenggaraan haji selama ini telah menyita banyak waktu dan energi Kementerian Agama.
Lantaran itu, dengan dialihkannya tugas tersebut ke kementerian khusus, menteri agama dapat lebih fokus pada pembinaan keumatan, kerukunan, dan isu-isu keagamaan yang lebih luas.
Marwan bahkan secara spesifik memuji Menteri Agama saat ini, Nasaruddin Umar, sebagai figur yang sangat cocok untuk menjalankan peran yang lebih fokus tersebut.
"Jadi sudah tepat menjadi Kiai Haji Nasaruddin Umar," ujarnya.
Pernyataannya ini sekaligus menegaskan bahwa rapat evaluasi haji yang masih gunakan landasan UU Nomor 8 Tahun 2019, kemungkinan besar menjadi yang terakhir pada hari ini.
Sebelum tugas besar penyelenggaraan haji resmi berpindah tangan ke Kementerian Haji dan Umrah.
Baca Juga: Kabinet Prabowo Kian 'Gemoy'! Kemenkeu Beberkan Sumber Anggaran Kementerian Haji dan Dua Badan Baru
Sebelumnya, sebuah langkah bersejarah dalam tata kelola haji dan umrah Indonesia telah diambil.
DPR secara resmi mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah menjadi undang-undang dalam Rapat Paripurna, di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (26/8/2025).
Pengesahan yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal ini menandai lahirnya sebuah lembaga baru yang akan mengurusi jemaah: Kementerian Haji dan Umrah.
"Apakah Rancangan Undang-Undang tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah dapat disetujui menjadi undang-undang?" tanya Cucun di hadapan anggota dewan.
Pertanyaan itu dijawab dengan seruan "Setuju" yang menggema di ruang sidang, menandai berakhirnya era Badan Penyelenggara (BP) Haji.
Transformasi dari badan menjadi kementerian ini merupakan inisiatif langsung dari Presiden Prabowo Subianto.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Purbaya Temukan Uang Ribuan Triliun Milik Jokowi di China? Kemenkeu Ungkap Fakta Ini
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan, RAM 6 GB Performa Jempolan
- 5 Sepatu Skechers Paling Nyaman untuk Jalan Kaki, Cocok Dipakai Lansia
- 5 Sunscreen untuk Hilangkan Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
Pilihan
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?
-
Bursa Transfer Liga Inggris: Manchester United Bidik Murillo sebagai Pengganti Harry Maguire
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
Terkini
-
Balik Kampung Bangun Masjid Rp1 Miliar, Haji Suryo Siapkan 3.000 Loker di Lampung Timur
-
Misteri Asap di Nanggung: Video Evakuasi Viral Disebut Hoaks, Tapi Isu Korban Jiwa Terus Menguat
-
Bukan Sekadar Elektoral, Legislator Gerindra Sebut Era Prabowo Sebagai Fase Koreksi Sejarah
-
JATAM Ungkap 551 Izin Industri Ekstraktif Kepung Sumatra, Masuk Kawasan Rawan Bencana
-
Mobil Listrik Terbakar Hebat di Tol Lingkar Luar, Penyebabnya Diduga Korsleting
-
Mayat Pria Tanpa Identitas dengan Luka Lebam Mengapung di Kali Ciliwung, Korban Pembunuhan?
-
Presiden Prabowo Dukung Penuh Sasakawa Foundation Berantas Kusta di Indonesia
-
MBG Selama Ramadan Dianggap Penting Agar Nutrisi Anak Tetap Terpenuhi
-
Jejak Berdarah Pembunuh Sadis Rumania Berakhir di Bali, Diciduk Tim Gabungan di Kerobokan
-
Tanggul Sungai Kalimalang Jebol! Ratusan Keluarga di Karawang Terendam Banjir