- Polemik soal surat pernyataan penerimaan program MBG di MTs Negeri 2 Brebes akhirnya diluruskan.
- Dadan menyampaikan bahwa telah dilakukan mediasi antara SPPG dengan pihak sekolah.
- Dadan membeberkan ada tiga poin kesepakatan dalam mediasi tersebut.
Suara.com - Polemik soal surat pernyataan penerimaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di MTs Negeri 2 Brebes akhirnya diluruskan.
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menegaskan bahwa isu wali murid diminta menandatangani angket berisi klausul "tidak menuntut jika terjadi keracunan atau kejadian luar biasa (KLB)” adalah bentuk framming negatif.
Dadan menyampaikan bahwa telah dilakukan mediasi antara Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dengan pihak sekolah.
"Telah dilakukan mediasi antara pihak SPPG dan Mts negeri 2 Brebes. Terkait polemik penyebaran angket dan framming negatif yang menyatakan bahwa pihak wali murid tidak akan menuntut jika terjadi KLB dan framming negatif lainnya," kata Dadan kepada Suara.com, Selasa (16/9/2025).
Dadan membeberkan ada tiga poin kesepakatan dalam mediasi tersebut.
Pertama, pihak MTs Negeri 2 Brebes sepakat menarik angket kontroversial yang sempat beredar.
Sekolah juga diminta menjelaskan langsung kepada wali murid bahwa angket itu ditarik, dan tujuan awalnya murni hanya untuk mendata alergi siswa.
Kedua, sekolah telah sepakat menerima program MBG serta menandatangani Perjanjian Kerja Sama sesuai dengan petunjuk teknis yang dikeluarkan Badan Gizi Nasional. Dengan begitu, siswa tetap bisa menjadi penerima manfaat makanan bergizi gratis.
Ketiga, kedua pihak berkomitmen untuk meluruskan informasi yang keliru yang telah beredar di media.
Baca Juga: Cegah Siswa Keracunan, BGN Ajari Penjamah di Mimika soal MBG: Diiming-imingi Sertifikat Hygiene!
"Akan berupaya men-take down pemberitaan yang tidak benar dan menaikkan klarifikasi sesuai dengan poin pertama,” kata dia.
Semula beredar surat resmi dengan kop surat MTs Negeri 2 Brebes terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang di dalamnya orang tua murid diminta menandatangani pernyataan menerima atau menolak MBG.
Dalam surat itu juga tertulis risiko yang harus ditanggung wali murid bila terjadi gangguan kesehatan usai menyantap MBG, mulai dari alergi, sakit perut, hingga kemungkinan keracunan.
Di bagian bawah surat juga terdapat ruang untuk materai Rp10.000 yang menunjukkan sifatnya resmi atau legal formal.
Berita Terkait
-
Sesuai Arahan Prabowo, Guru dan Tenaga Pendidik Bakal Dapat MBG
-
Bayar Bioskop Dapat Bonus Iklan Prabowo, Netizen Heran: Ini Sosialisasi atau Propaganda?
-
Asosiasi Pengusaha Dukung Rekomendasi MUI Soal Jaminan Halal Program MBG
-
Cegah Siswa Keracunan, BGN Ajari Penjamah di Mimika soal MBG: Diiming-imingi Sertifikat Hygiene!
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Sudah Dapat Tiket Upacara 17 Agustus 2026 di Istana? Simak Aturan Berpakaiannya
-
Tinggalkan Gaya Lama, Pakar Dorong Kapal PPA Segera Dilengkapi Rudal Aster
-
Hair Serum Dipakai Kapan? Ketahui Waktu Terbaik dan Cara Aplikasinya agar Hasil Maksimal
-
Semen Gresik Raih TOP BRAND AWARDS 2026, Bukti Tetap Menjadi Pilihan Masyarakat Indonesia
-
Nadiem Sindir Perlakuan 'Spesial' Kejagung ke Febrie Adriansyah: Saya Langsung Diborgol
-
Top Skor AFF 2026 Memanas! Mitchell Baker Kini Dikejar Ketat Wing Naing Tun
-
Smartfren Luncurkan Unlimited 5G di Semarang, Perkuat Jaringan Digital di Jawa Tengah
-
Profil John van den Brom Pelatih FC Twente yang Usir Mees Hilgers, Suka Ribut dan Ngomong Kasar
-
Mas Dhito Kembali Salurkan 216 Bantuan Pertanian Bagi Petani Guna Dukung Peningkatan Produksi
-
Empat Buronan Pemerintah China Dideportasi dari Semarang, Diduga Terlibat Love Scamming