"Bran @gibran_tweet. Ijazah kursusmu dari Insearch UTS mana coba saya lihat. Insearch sepengetahuanku artinya program atau kursus untuk persiapan masuk UTS. Sekalipun mengeluarkan ijazah, levelnya hanya D1 alias kursus. Jadi sebenarnya kamu itu di Australia kuliah atau cuma kursus saja?," bunyi cuitan lain Dokter Tifa.
Temuan Dokter Tifa juga serupa dengan yang dihadirkan oleh Roy Suryo saat hadir di kantor Kemendikdasmen.
Jokowi dituding palsukan ijazah: Tifa sampai lakukan analisis anatomi
Serupa dengan kasus ijazah Gibran, kasus ijazah Jokowi juga makin membesar gegara Dokter Tifa.
Dokter Tifa sempat menyinggung bahwa terdapat banyak kejanggalan dari ijazah Jokowi. Tak cukup di situ, Dokter Tifa juga sampai membuat analisis anatomi bahwa foto wisuda Jokowi yang tersebar luas di publik adalah palsu.
Dokter Tifa menuding bahwa Jokowi memalsukan seluruh informasi yang menunjukkan bahwa ia benar lulus dari Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada.
Roy Suryo juga beberapa kali kesempatan ikut membenarkan apa yang disampaikan Dokter Tifa.
Pihak Universitas Gadjah Mada sampai Bareskrim Polri akhirnya turun tangan meluruskan dugaan tersebut. Tepatnya pada 22 Mei 2025 lalu, Bareskrim Polri mulai menyelidiki tudingan Roy Suryo.
Bareskrim Polri akhirnya menyatakan bahwa mereka melakukan uji forensik terhadap dokumen ijazah asli Jokowi dan membandingkannya dengan tiga ijazah milik rekan kuliahnya di UGM. Hasilnya, dokumen asli ijazah Jokowi dinyatakan identik.
Alhasil, ijazah Jokowi adalah asli, tak seperti tudingan Roy Suryo dan Dokter Tifa.
Baca Juga: Duduk Perkara Polemik Ijazah Gibran yang Dipermasalahkan Roy Suryo, Benarkah Tidak Sah?
Kontributor : Armand Ilham
Berita Terkait
-
Jadi Tempat Gibran Kuliah, Kampus MDIS Sebenarnya Ranking Berapa di Singapura?
-
Ijazah Gibran Diragukan, Pakar Pendidikan Internasional Bongkar Fakta Sebaliknya
-
Paket Bansos 'Wakil Presiden RI' Muncul di Tengah Aksi Hari Tani
-
Duduk Perkara Polemik Ijazah Gibran yang Dipermasalahkan Roy Suryo, Benarkah Tidak Sah?
-
Viral Didi Lionrich Nilai Jabatan Jokowi di Bloomberg Tak Penting: Cuma 2-3 Hari Doang
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger
-
Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global
-
Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun
-
Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen
-
Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan
-
Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar
-
3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?
-
Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper
-
Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?
-
Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK