- Pemerintah pusat dan daerah berkomitmen mengakhiri ego sektoral dan bekerja terpadu untuk mempercepat pembangunan perbatasan yang maju dan sejahtera
- Prioritas utama pengelolaan perbatasan mencakup penuntasan batas negara, pembangunan 11 PLBN modern baru, dan penciptaan pusat-pusat ekonomi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat
- Pembangunan tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga bertujuan mengubah citra perbatasan dari wilayah terluar menjadi beranda depan yang merepresentasikan kedaulatan dan pelayanan publik Indonesia yang unggul
Dengan bangga, Mendagri menyebut kualitas 15 PLBN yang telah beroperasi saat ini jauh melampaui fasilitas milik negara tetangga. Rencana penambahan 11 PLBN baru pun tengah digodok bersama Kementerian Pekerjaan Umum.
“PLBN bukan hanya pintu gerbang negara, di dalamnya terdapat unsur CIQS (Customs, Immigration, Quarantine, and Security) yang menjadi wajah pelayanan pemerintah,” ujarnya.
Prioritas ketiga, yang tak kalah penting, adalah mendorong lahirnya pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di kawasan perbatasan.
Menurut Tito, pembangunan ini tidak hanya akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal, tetapi juga berfungsi sebagai sabuk pengaman (buffer zone) yang memperkuat sistem pertahanan nasional.
“Ini tidak mudah, perlu kerja sama yang solid antara pusat dan daerah,” kata Mendagri.
Sekretaris BNPP RI, Komjen Pol. Makhruzi, mengamini arahan tersebut dan menegaskan bahwa kolaborasi adalah fondasi utama.
“Sinergi menjadi kata kunci. Tanpa keselarasan langkah, pembangunan perbatasan tidak akan mencapai hasil optimal,” ungkapnya.
Dengan target pembangunan di 18 provinsi dan 74 kabupaten/kota perbatasan, BNPP optimistis bahwa melalui kolaborasi solid, perbatasan Indonesia akan bertransformasi menjadi kawasan yang tangguh, berdaulat, dan menjadi motor penggerak ekonomi baru.
Baca Juga: Prabowo Kukuhkan Komisi Percepatan Reformasi Polri, Jimly Jadi Ketua
Berita Terkait
-
Mendagri Tito Dapat Gelar Kehormatan "Petua Panglima Hukom" dari Lembaga Wali Nanggroe Aceh
-
Diganjar Penghargaan Teladan, Tito Karnavian Beberkan Kunci Sukses Pimpin Negara Kompleks
-
Prabowo Kukuhkan Komisi Percepatan Reformasi Polri, Jimly Jadi Ketua
-
Ledakan di SMA 72 Jakarta, Menkopolkam Pastikan Investigasi Mendalam, Motif Masih Misteri
-
Gubernur Riau Jadi Tersangka KPK! Kemendagri Siapkan Pengganti Sementara
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
3 Laptop Budget Rp5 Jutaan RAM 8 GB Cocok untuk Mahasiswa, Ringan dan Anti Lemot
-
Maunya AS - Iran Damai, Tapi Wapres JD Vance Bingung
-
Piala Dunia 2026 Segera Usai, Apa Saja Kegiatan Pemain setelah Ini?
-
4 Tahun Mangkrak Usai Kebakaran, Pramono Buka Pintu bagi Investor Rombak Jakarta Islamic Centre
-
Sampah Menggunung 2 Meter di Rusun Waduk Pluit, Pramono Target Bakal Beres 10 Hari
-
D.O. EXO Diincar jadi Pemeran Utama Drama Zombie Unik We Are the Zombies
-
Dokter Tifa Optimis Eksepsi Diterima Hakim: Allah Bersama dengan Kami
-
Selat Hormuz Diwarnai Perang Besar AS-Iran, Harga Minyak Dunia Melonjak Tajam!
-
Jangan Buang Minyak Bekas ke Wastafel! Ini Dampaknya
-
'Penyakit Mematikan' Argentina: Mengapa Inggris dan Lawan Lainnya Selalu Runtuh di Menit Akhir?